Showing posts with label Motivasi Bisnis. Show all posts
Showing posts with label Motivasi Bisnis. Show all posts

KERJASAMA ITU NISCAYA

Motivasi Bisnis - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Motivasi Bisnis, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Motivasi Bisnis, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : KERJASAMA ITU NISCAYA
link : KERJASAMA ITU NISCAYA

Baca juga


Motivasi Bisnis


Silakan Baca Email Ini Sampai Tuntas....
Ini kisah detail tentang percakapan Saya dengan Kang Asep Saepulloh, owner Mukena Yumna. Kami dekat, karena Kang Asep ini ketua SSN Daerah Kota Tasikmalaya.
Suatu hari Kang Asep diskusi tentang permintaan mukena yang gak bisa dia tangani. Permintaan banyak, tetapi produksi gak ngejar. Sebagai pemain fashion, ijinkan Saya menjelaskan ke Anda.
Produksi di fashion itu ada batasnya. Mau pake vendor sekalipun, tetap saja produksi per bulan itu ada batasnya.

Sementara permintaan fashion muslim itu menanjak hampir 5x sd 10x lipat saat mendekati lebaran. Misalnya bulan biasa permintaan 1.000 pcs, di bulan rajab-sya'ban-ramadhan bisa nanjak 5-10 kali permintaan. Berarti persediaan harus 5.000 pcs sd 10.000 pcs.
Yang repotnya, kita gak bisa nambah produksi di deket-deket lebaran doank. Semua penjahit penuh, vendor maklun lagi penuh order, dan mereka hanya MENDAHULUKAN brand yang memang orderannya kontinu dari bulan-bulan sebelumnya.

Maka pilihan manajemen BRAND fashion cuma 1 : melakukan PRODUKSI kontinu selama bulan biasa, dan menumpuk stok untuk perang dagang di lebaran.
Jadi begini....

Kalo Anda mau jualan 10.000 pcs di lebaran, Anda gak bisa tiba-tiba cari vendor jahit yang bisa ngejahit 10.000 pcs di bulan rajab, tetapi Anda harus memproduksi 2.000 pcs per bulan dari 5 bulan sebelum ramadhan. Dan semua stok yang diproduksi, baru bisa dijual di bulan ramadhan. Jadi mesti puasa 4 bulanan.

Mekanisme ini jelas logis dan memang cara mainnya begini, yang jadi masalah, kalo modal kerja kita hanya cukup untuk 1.000 pcs, ini yang repot.
Andai para vendor jahit bisa digeber di rajab saja, maka bisa aja bikin dulu, bayar tempo, jadi manajamen brand fashion ada kesempatan untuk jualan dulu, begitu laku, jadi cash, bayar deh.
Tetapi dengan pola nyetok barang, dengan pola numpuk barang untuk stok perang lebaran, uang akan tersimpan jadi barang dalam waktu yang lama, dan baru bisa sales pas lebaran. Ini benar-benar makan modal kerja.
Ya itulah kurang lebih nasalah Yumna, atau masalah brand fashion yang lain.

Saya pun corat coret kertas didepan Kang Asep.
1. Kita bicara demand yang bisa diukur dulu. Sebenernya kelebihan permintaannya berapa?
2. Dari situ, akan kelihatan kita harus produksi berapa pcs dari januari. Saya minta kang Asep nge geber produksi dari januari.
3. Konsepnya begini, investor bantu bahan baku, akhirnya kami hitung HPP per mukena, sudah sama tenaga kerja, saya minta kang asep buka kesempatan kerjasama syirkah bantu biaya produksi per 1.000 mukena.
4. Orat-oret jadi konsep, tinggal ditawar-tawarkan.
Alhamdulillah di akhir juni kemarin Saya WA an sama Kang Asep, alhamdulillah 600 juta berhasil dikelola. Semua modal investor kembali, dan bagi hasilnya juga gede banget, karena memang
kerjasama 6 bulan, langsung bagi dari margin jualan mukena.
Resiko nya jelas, kalo mukena gak kejual, investor langsung jadi juragan mukena... hehehehe... kembali uang dalam bentuk mukena.
*****
Semenjak baca WA Kang Asep ini, Saya tuh suka kebayang-bayang, coba aja kita punya 1.000 orang kayak kang Asep, mungkin 260.000 TKI di Taiwan punya solusi atas tabungan kerja mereka selama bertahun-tahu, jadi helas harus invest kemana.
Andai ada 1.000 kang Asep, bisa jadi ratusan ribu sahabat yang ingin mendukung sektor riil, bisa berkontribusi dengan mendapatkan bagi hasil yang signifikan. Ada solusi bagi sahabat yang ingin dananya produktif.
Sekarang ini instrumen andalan deposito, 6% per tahun, 0.5% per bulan. 100 juta hanya menghasilkan 500rb per bulan. Padahal 100 juta itu bisa jadi 5 mesin kopi yang bisa direntalkan ke kantor-kantor, bisa dapat 3-5 jutaan per bulan.
Tapi ya nemuin kayak Kang Asep ini 1 banding 1 juta. Kita perlu mendalam, melihat ketekunannya dalam membangun bisnis, perlu baca bisnis modelnya juga, titik amannya dimana, resiko besarnya dimana.
Ini yang pelan-pelan kami kerjakan, ngumpulin dan ngelist sosok-sosok seperti Kang Asep. Saya bikin tim kecil, isinya orang legal, analis bisnis dan networker.
Kesempatan bisnis yang ada juga gak pada tempatnya diawur-awur di FB. Kesempatan bisnis juga harus diinformasikan ke komunitas terbatas yang memang memiliki kemampuan dan visi positif dengan sektor riil.
Bismillah, kedepan kami akan pertemukan dua entitas ini. Investor yang baik dan pengusaha yang benar. Tugas kami mempertemukan saja. Ini niatnya. Kami gak mau kelola dananya. Repot ijin OJK nya.
Direct syirkah investment langsung ke pengusaha itu niscaya. Apalagi jika pengusahanya sudah dikurasi.
Bagi sahabat pengusaha yang ingin masuk list kurasi, silakan ketik "join LF" kirim ke WA 081 254 254 69 atau klik JOIN LF DISINI
Bagi sahabat yang memang punya niat ingin invest dibawah 99 juta per blok investasi, silakan ketik "bismillah i99" kirim ke WA 081 254 254 69 atau klik INVEST i99 DISINI
Semoga makin banyak kerjasama yang bisa dirajut. Tugas dan tekad kami adalah mendorong lahirnya sinergi.
Semoga berkah. UMKM kuat.

Rendy Saputra
Founder i99
"Sinergi itu saling butuh, saling beri manfaat, kenapa nggak..."


Silakan Baca Email Ini Sampai Tuntas....
Ini kisah detail tentang percakapan Saya dengan Kang Asep Saepulloh, owner Mukena Yumna. Kami dekat, karena Kang Asep ini ketua SSN Daerah Kota Tasikmalaya.
Suatu hari Kang Asep diskusi tentang permintaan mukena yang gak bisa dia tangani. Permintaan banyak, tetapi produksi gak ngejar. Sebagai pemain fashion, ijinkan Saya menjelaskan ke Anda.
Produksi di fashion itu ada batasnya. Mau pake vendor sekalipun, tetap saja produksi per bulan itu ada batasnya.

Sementara permintaan fashion muslim itu menanjak hampir 5x sd 10x lipat saat mendekati lebaran. Misalnya bulan biasa permintaan 1.000 pcs, di bulan rajab-sya'ban-ramadhan bisa nanjak 5-10 kali permintaan. Berarti persediaan harus 5.000 pcs sd 10.000 pcs.
Yang repotnya, kita gak bisa nambah produksi di deket-deket lebaran doank. Semua penjahit penuh, vendor maklun lagi penuh order, dan mereka hanya MENDAHULUKAN brand yang memang orderannya kontinu dari bulan-bulan sebelumnya.

Maka pilihan manajemen BRAND fashion cuma 1 : melakukan PRODUKSI kontinu selama bulan biasa, dan menumpuk stok untuk perang dagang di lebaran.
Jadi begini....

Kalo Anda mau jualan 10.000 pcs di lebaran, Anda gak bisa tiba-tiba cari vendor jahit yang bisa ngejahit 10.000 pcs di bulan rajab, tetapi Anda harus memproduksi 2.000 pcs per bulan dari 5 bulan sebelum ramadhan. Dan semua stok yang diproduksi, baru bisa dijual di bulan ramadhan. Jadi mesti puasa 4 bulanan.

Mekanisme ini jelas logis dan memang cara mainnya begini, yang jadi masalah, kalo modal kerja kita hanya cukup untuk 1.000 pcs, ini yang repot.
Andai para vendor jahit bisa digeber di rajab saja, maka bisa aja bikin dulu, bayar tempo, jadi manajamen brand fashion ada kesempatan untuk jualan dulu, begitu laku, jadi cash, bayar deh.
Tetapi dengan pola nyetok barang, dengan pola numpuk barang untuk stok perang lebaran, uang akan tersimpan jadi barang dalam waktu yang lama, dan baru bisa sales pas lebaran. Ini benar-benar makan modal kerja.
Ya itulah kurang lebih nasalah Yumna, atau masalah brand fashion yang lain.

Saya pun corat coret kertas didepan Kang Asep.
1. Kita bicara demand yang bisa diukur dulu. Sebenernya kelebihan permintaannya berapa?
2. Dari situ, akan kelihatan kita harus produksi berapa pcs dari januari. Saya minta kang Asep nge geber produksi dari januari.
3. Konsepnya begini, investor bantu bahan baku, akhirnya kami hitung HPP per mukena, sudah sama tenaga kerja, saya minta kang asep buka kesempatan kerjasama syirkah bantu biaya produksi per 1.000 mukena.
4. Orat-oret jadi konsep, tinggal ditawar-tawarkan.
Alhamdulillah di akhir juni kemarin Saya WA an sama Kang Asep, alhamdulillah 600 juta berhasil dikelola. Semua modal investor kembali, dan bagi hasilnya juga gede banget, karena memang
kerjasama 6 bulan, langsung bagi dari margin jualan mukena.
Resiko nya jelas, kalo mukena gak kejual, investor langsung jadi juragan mukena... hehehehe... kembali uang dalam bentuk mukena.
*****
Semenjak baca WA Kang Asep ini, Saya tuh suka kebayang-bayang, coba aja kita punya 1.000 orang kayak kang Asep, mungkin 260.000 TKI di Taiwan punya solusi atas tabungan kerja mereka selama bertahun-tahu, jadi helas harus invest kemana.
Andai ada 1.000 kang Asep, bisa jadi ratusan ribu sahabat yang ingin mendukung sektor riil, bisa berkontribusi dengan mendapatkan bagi hasil yang signifikan. Ada solusi bagi sahabat yang ingin dananya produktif.
Sekarang ini instrumen andalan deposito, 6% per tahun, 0.5% per bulan. 100 juta hanya menghasilkan 500rb per bulan. Padahal 100 juta itu bisa jadi 5 mesin kopi yang bisa direntalkan ke kantor-kantor, bisa dapat 3-5 jutaan per bulan.
Tapi ya nemuin kayak Kang Asep ini 1 banding 1 juta. Kita perlu mendalam, melihat ketekunannya dalam membangun bisnis, perlu baca bisnis modelnya juga, titik amannya dimana, resiko besarnya dimana.
Ini yang pelan-pelan kami kerjakan, ngumpulin dan ngelist sosok-sosok seperti Kang Asep. Saya bikin tim kecil, isinya orang legal, analis bisnis dan networker.
Kesempatan bisnis yang ada juga gak pada tempatnya diawur-awur di FB. Kesempatan bisnis juga harus diinformasikan ke komunitas terbatas yang memang memiliki kemampuan dan visi positif dengan sektor riil.
Bismillah, kedepan kami akan pertemukan dua entitas ini. Investor yang baik dan pengusaha yang benar. Tugas kami mempertemukan saja. Ini niatnya. Kami gak mau kelola dananya. Repot ijin OJK nya.
Direct syirkah investment langsung ke pengusaha itu niscaya. Apalagi jika pengusahanya sudah dikurasi.
Bagi sahabat pengusaha yang ingin masuk list kurasi, silakan ketik "join LF" kirim ke WA 081 254 254 69 atau klik JOIN LF DISINI
Bagi sahabat yang memang punya niat ingin invest dibawah 99 juta per blok investasi, silakan ketik "bismillah i99" kirim ke WA 081 254 254 69 atau klik INVEST i99 DISINI
Semoga makin banyak kerjasama yang bisa dirajut. Tugas dan tekad kami adalah mendorong lahirnya sinergi.
Semoga berkah. UMKM kuat.

Rendy Saputra
Founder i99
"Sinergi itu saling butuh, saling beri manfaat, kenapa nggak..."

Perbudakan Manusia Modern

Motivasi Bisnis - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Motivasi Bisnis, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Motivasi Bisnis, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Perbudakan Manusia Modern
link : Perbudakan Manusia Modern

Baca juga


Motivasi Bisnis


Jika Anda mencari definisi Google untuk "Perbudakan", Google akan memberitahu Anda ini:

"Perbudakan mengacu pada ketaatan secara sukarela untuk pihak lain atau orang lain. "

Sekarang di sini apa yang menarik.

Jika Anda menggunakan definisi Google  untuk perbudakan, Anda kemudian dapat mengatakan bahwa banyak orang hari ini yang masih berstatus budak - bahkan di Amerika Utara. 

Banyak orang adalah hamba karena mereka selalu dalam keadaan sukarela tunduk kepada bos mereka. Untuk perusahaan mereka. Dan untuk pekerjaan mereka.

Sekarang Anda mungkin berpikir:

"Dan. Ayolah. Yang mungkin sedikit berlebihan  .  "

Saya dapat memberitahu Anda, bahwasannya saya tidak. 

Saya tahu orang-orang yang MEMBENCI hidup mereka karena pekerjaan mereka. 

Setiap hari ketika mereka bangun, mereka berkata: "Fuck hidup saya. Lalu mereka pergi lagi,  "kemudian mereka tarik diri keluar dari tempat tidur... Mereka melawan lalu lintas untuk pergi bekerja... Kemudian ketika mereka bekerja, mereka dipaksa untuk menjual aset yang paling berharga di dunia - yaitu waktu mereka - yang mereka bisa habiskan dengan orang yang mereka cintai - melakukan hal-hal yang berulang-ulang mereka benci. 

Kemudian mereka hanya duduk di sana... 

Berharap waktu akan pergi dengan lebih cepat. Kemudian di malam hari, apa yang harus mereka lakukan?

Yah, mereka berencana melarikan diri mereka - seperti budak.

Mereka mengirim resume mereka untuk segala macam situs pekerjaan ... mereka meneliti program sekolah yang berbeda dimana mereka dapat memulai karir baru... dan mereka di YouTube yang menonton video motivasi keuangan.

Sekarang pria dan wanita ini mungkin tidak memiliki baja rantai di leher mereka. Tapi mereka dalam sakit serius. 
Mereka yang jelas dalam keadaan sukarela tunduk kepada orang lain. 

Jika ini adalah Anda dan Anda benci pekerjaan Anda, saya merasakan sakit Anda.

Itu menyebalkan, akrena anda  tidak memiliki kebebasan untuk melakukan apa yang Anda inginkan. 

Itu menyebalkan mengetahui Anda membuang-buang waktu Anda dan potensi.

Dan itu sucks mengetahui orang lain mengatur hidupmu.

Dan Lok
Raja Sales™ tiket tinggi


Jika Anda mencari definisi Google untuk "Perbudakan", Google akan memberitahu Anda ini:

"Perbudakan mengacu pada ketaatan secara sukarela untuk pihak lain atau orang lain. "

Sekarang di sini apa yang menarik.

Jika Anda menggunakan definisi Google  untuk perbudakan, Anda kemudian dapat mengatakan bahwa banyak orang hari ini yang masih berstatus budak - bahkan di Amerika Utara. 

Banyak orang adalah hamba karena mereka selalu dalam keadaan sukarela tunduk kepada bos mereka. Untuk perusahaan mereka. Dan untuk pekerjaan mereka.

Sekarang Anda mungkin berpikir:

"Dan. Ayolah. Yang mungkin sedikit berlebihan  .  "

Saya dapat memberitahu Anda, bahwasannya saya tidak. 

Saya tahu orang-orang yang MEMBENCI hidup mereka karena pekerjaan mereka. 

Setiap hari ketika mereka bangun, mereka berkata: "Fuck hidup saya. Lalu mereka pergi lagi,  "kemudian mereka tarik diri keluar dari tempat tidur... Mereka melawan lalu lintas untuk pergi bekerja... Kemudian ketika mereka bekerja, mereka dipaksa untuk menjual aset yang paling berharga di dunia - yaitu waktu mereka - yang mereka bisa habiskan dengan orang yang mereka cintai - melakukan hal-hal yang berulang-ulang mereka benci. 

Kemudian mereka hanya duduk di sana... 

Berharap waktu akan pergi dengan lebih cepat. Kemudian di malam hari, apa yang harus mereka lakukan?

Yah, mereka berencana melarikan diri mereka - seperti budak.

Mereka mengirim resume mereka untuk segala macam situs pekerjaan ... mereka meneliti program sekolah yang berbeda dimana mereka dapat memulai karir baru... dan mereka di YouTube yang menonton video motivasi keuangan.

Sekarang pria dan wanita ini mungkin tidak memiliki baja rantai di leher mereka. Tapi mereka dalam sakit serius. 
Mereka yang jelas dalam keadaan sukarela tunduk kepada orang lain. 

Jika ini adalah Anda dan Anda benci pekerjaan Anda, saya merasakan sakit Anda.

Itu menyebalkan, akrena anda  tidak memiliki kebebasan untuk melakukan apa yang Anda inginkan. 

Itu menyebalkan mengetahui Anda membuang-buang waktu Anda dan potensi.

Dan itu sucks mengetahui orang lain mengatur hidupmu.

Dan Lok
Raja Sales™ tiket tinggi

CABUT BATERAI

Motivasi Bisnis - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Motivasi Bisnis, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel BISNIS, Artikel Motivasi, Artikel Motivasi Bisnis, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : CABUT BATERAI
link : CABUT BATERAI

Baca juga


Motivasi Bisnis

CABUT BATERAI







Hampir semua kita punya mobile phone. Rata-rata bahkan smartphone. Ada sebuah budaya yang sering dilakukan pemilik HP, kalo HP nge hang, restart. Kalo restart gak bisa, matikan... lalu hidupkan lagi. Jika tidak bisa juga, cabut baterai.

Konsep cabut baterai ini sederhana. Sebuah gadget diputus sumber energinya. Sehingga dapat kita pastikan, tidak ada sistem yang bekerja didalam gadget. Karena sumber energinya sudah tidak ada.
Berbeda jika baterai masih terpasang. Walau baterai low dan gadget tidak bisa menyala, sumber energi masih ada untuk merunning sistem dasar didalam gadget.
Kondisi ini membuat gadget kembali ke sistem awal dimana baterai disambung kembali. Kurang lebih demikian.
*****
Sekitar 4 tahun yang lalu Saya dapat rezeki berbekam di makkah. Alhamdulillah Bu Iis dan Pak Tedi ikut umroh bersama rombongan kami. Beliau berdua adalah ahli bekam, dan menawarkan bonus bekam ke Saya sebagai pembimbing.

"Kang, mau bekam gak? Habis dzuhur bekam ke kamar kami, kami siapin yang terbaik."
Tawaran pun Saya iyakan, setelah zuhur berjamaah Saya ke kamar hotel untuk berbekam. Kali ini sedikit berbeda, langsung berbekam diatas kepala. Karena kebetulan lagi botak.
Bekam sayat pun dilakukan... tidak lama setelah itu... seakan keadaan sunyi... dan kemudian semuanya gelap. Saya pingsan.

Saya hanya ingat bahwa diri ini mendadak harus menggeletak di lantai kamar. Lalu kemudian Saya merasa tidak bisa lagi mengontrol diri. Seumur-umur, baru kali itu pingsan. Dan konon beberapa lama setelah itu, saya siuman.
Anehnya, begitu siuman, Saya merasa segar. Sesegar-segarnya. Thawaf ringan, berdoa fokus, dan memang begitulah penuturan Bu Iis.

"Memang begitu kang, pingsan dulu, bagus malah, baru kemudian seger..."
*****
Ada situasi dimana kondisi kita terasa tercabut baterainya. Kita kehabisan arus kas. Kita juga kehilangan dukungan sahabat-sahanat terdekat. Kita juga mengalami kebuntuan dalam bisnis. Dan semuanya diperparah dengan kondisi rumah tangga yang tidak kondusif. Tidak ada tempat kembali.
Kita seperti kehilangan energi dari kanan dan kiri. Baterai kehidupan kita seperti dicabut serentak, dan semuanya gelap.

Jika keadaan itu terjadi, kemungkinan Allah sedang merestart hidup Anda. Dan keadaan itulah yang mendorong kita untuk kembali ke Allah, melihat kembali kedalam diri, dan mereset semuanya kembali ke titik nol.

Tulisan sederhana ini Saya tujukan kepada sahabat yang "sedang pingsan" non-biologis. 
Sedang gelap...
Sedang buntu...
Sedang kehilangan sumber daya...
Tenang saja.. kehidupan kita sedang direset, sistem keyakinan kita sedang diperbaiki, mental kita sedang dibangun menuju yang terbaik.
Tetap teguh...
Tetap yakin...
Tetap melangkah...


Rendy Baterai

CABUT BATERAI







Hampir semua kita punya mobile phone. Rata-rata bahkan smartphone. Ada sebuah budaya yang sering dilakukan pemilik HP, kalo HP nge hang, restart. Kalo restart gak bisa, matikan... lalu hidupkan lagi. Jika tidak bisa juga, cabut baterai.

Konsep cabut baterai ini sederhana. Sebuah gadget diputus sumber energinya. Sehingga dapat kita pastikan, tidak ada sistem yang bekerja didalam gadget. Karena sumber energinya sudah tidak ada.
Berbeda jika baterai masih terpasang. Walau baterai low dan gadget tidak bisa menyala, sumber energi masih ada untuk merunning sistem dasar didalam gadget.
Kondisi ini membuat gadget kembali ke sistem awal dimana baterai disambung kembali. Kurang lebih demikian.
*****
Sekitar 4 tahun yang lalu Saya dapat rezeki berbekam di makkah. Alhamdulillah Bu Iis dan Pak Tedi ikut umroh bersama rombongan kami. Beliau berdua adalah ahli bekam, dan menawarkan bonus bekam ke Saya sebagai pembimbing.

"Kang, mau bekam gak? Habis dzuhur bekam ke kamar kami, kami siapin yang terbaik."
Tawaran pun Saya iyakan, setelah zuhur berjamaah Saya ke kamar hotel untuk berbekam. Kali ini sedikit berbeda, langsung berbekam diatas kepala. Karena kebetulan lagi botak.
Bekam sayat pun dilakukan... tidak lama setelah itu... seakan keadaan sunyi... dan kemudian semuanya gelap. Saya pingsan.

Saya hanya ingat bahwa diri ini mendadak harus menggeletak di lantai kamar. Lalu kemudian Saya merasa tidak bisa lagi mengontrol diri. Seumur-umur, baru kali itu pingsan. Dan konon beberapa lama setelah itu, saya siuman.
Anehnya, begitu siuman, Saya merasa segar. Sesegar-segarnya. Thawaf ringan, berdoa fokus, dan memang begitulah penuturan Bu Iis.

"Memang begitu kang, pingsan dulu, bagus malah, baru kemudian seger..."
*****
Ada situasi dimana kondisi kita terasa tercabut baterainya. Kita kehabisan arus kas. Kita juga kehilangan dukungan sahabat-sahanat terdekat. Kita juga mengalami kebuntuan dalam bisnis. Dan semuanya diperparah dengan kondisi rumah tangga yang tidak kondusif. Tidak ada tempat kembali.
Kita seperti kehilangan energi dari kanan dan kiri. Baterai kehidupan kita seperti dicabut serentak, dan semuanya gelap.

Jika keadaan itu terjadi, kemungkinan Allah sedang merestart hidup Anda. Dan keadaan itulah yang mendorong kita untuk kembali ke Allah, melihat kembali kedalam diri, dan mereset semuanya kembali ke titik nol.

Tulisan sederhana ini Saya tujukan kepada sahabat yang "sedang pingsan" non-biologis. 
Sedang gelap...
Sedang buntu...
Sedang kehilangan sumber daya...
Tenang saja.. kehidupan kita sedang direset, sistem keyakinan kita sedang diperbaiki, mental kita sedang dibangun menuju yang terbaik.
Tetap teguh...
Tetap yakin...
Tetap melangkah...


Rendy Baterai

Jangan Bikin Newbie Patah Semangat

Motivasi Bisnis - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Motivasi Bisnis, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Motivasi Bisnis, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Jangan Bikin Newbie Patah Semangat
link : Jangan Bikin Newbie Patah Semangat

Baca juga


Motivasi Bisnis

Dalam perjalanan berbisnis, kita akan sering bertemu mereka yang baru memulai berbisnis dengan semangat 45. Sebagai orang yang telah lama berbisnis, kadang kita tersenyum melihat kecupuan mereka. Serta suka ketawa mendengar cara penjelasan mereka yang banyak bolongnya.

Namun tidak etis bila kita menyakiti mereka dan meruntuhkan semangat bisnis mereka. Sebagai senior sebaiknya kita membimbing dan tetap menyemangati mereka. Hingga mereka pun respek pada kita.

Kita tidak tahu bila dimasa depan justru bisa jadi kitalah yang membutuhkan mereka. Karena bagi mereka yang serius, akselerasi mereka akan luarbiasa.







Dalam perjalanan berbisnis, kita akan sering bertemu mereka yang baru memulai berbisnis dengan semangat 45. Sebagai orang yang telah lama berbisnis, kadang kita tersenyum melihat kecupuan mereka. Serta suka ketawa mendengar cara penjelasan mereka yang banyak bolongnya.

Namun tidak etis bila kita menyakiti mereka dan meruntuhkan semangat bisnis mereka. Sebagai senior sebaiknya kita membimbing dan tetap menyemangati mereka. Hingga mereka pun respek pada kita.

Kita tidak tahu bila dimasa depan justru bisa jadi kitalah yang membutuhkan mereka. Karena bagi mereka yang serius, akselerasi mereka akan luarbiasa.







Rejeki Itu Masalah Rasa, Bukan Angka

Motivasi Bisnis - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Motivasi Bisnis, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Bisnis syariah, Artikel Motivasi, Artikel Motivasi Bisnis, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Rejeki Itu Masalah Rasa, Bukan Angka
link : Rejeki Itu Masalah Rasa, Bukan Angka

Baca juga


Motivasi Bisnis

Rejeki Itu Masalah Rasa, Bukan Angka
Duh suka banget dengan kalimat itu. Saya kutip dari buku Tak Henti Dikejar Rejeki karya Mas Akhrie Rabbani pada halaman 13.
Saya bocorin sedikit isi bukunya disini Mak. Recommended untuk Mak yang mau memperlancar rejeki dalam bisnisnya.
+++++++
Diantara makna rezeki adalah SEGALA YANG KELUAR MASUK BAGI DIRI DENGAN ANUGERAH MANFAAT SEJATI. Ada orang yang mampu membeli kasur empuk tapi tidak bisa tidur nyenyak. Sebaliknya, ada orang yang belum mampu membeli kasur empuk, ia hanya tidur di alas koran, tetapi tidurnya sangat nyenyak. Itulah rezeki.
Ada orang yang mempunyai penghasilan 100 juta perbulan, tetapi belum tentu rezekinya sebanyak itu. Karena ketika ia mau minum, "Awas pak, kadar gulanya!" atau bahkan ketika ia ingin makan makanan yang lezat, "Hati-hati Pak kolesterol".
Rezeki juga bukan apa yang sanggup dibeli. Ada lagi kisaj tentang seorang pengusaha maskapai penerbangan. Armada pesawatnya lebih dari 100 unit. Tetapi sayang dia menderita hyberphobia. Yakni rasa takut pada ketinggian. Seumur hidupnya ia tak pernah berani naik pesawat.
Jadi rezeki yang sesungguhnya adalah kenikmatan yang Allah SWT anugerahkan kepada kita, dan kita bisa menikmatinya dengan penuh syukur. Itulah rezeki yang penuh berkah.
Terkadang saking seringnya kita menikmati rezeki tersebut, kita tidak merasa itu adalah rezeki dari Allah SWT. Air yang kita minum, udara yang kita hirup, kaki yang kuat untuk melangkah, darah yang mengalir dalam tubuh kita dan lainnya.
Betapa banyak orang yang tidak mudah menemukan air untuk diminum. Betapa banyak orang yang membutuhkan alat bantu oksigen untuk bernafas. Begitu banyak orang yang butuh kursi roda untuk berjalan.
Jadi, rezeki bukanlah soal berapa angka gaji/penghasilan, tapi soal rasa yang bisa kita nikmati.
+++++++
Semoga kita termasuk orang-orang yang pandai bersyukur ya Mak. Kemarin sepi orderan ya gapapa, alhamdulillah masih dikasih waktu untuk belajar lebih baik. Hari ini omset 10 juta, alhamdulillah.. semoga besok bisa 20 juta Dengan begitu bisa nambah terus sedekahnya aamiin..
Semoga Allah berkahi bisnis yang sedang Mak jalani hari ini. Semua kesulitan, air mata, lelah, pusing dan mumetnya Allah catat sebagai ibadah. aamiin..
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
"Gaptek Hilang, Rejeki Datang"
Foto Muri Handayani Mirna.

Rejeki Itu Masalah Rasa, Bukan Angka
Duh suka banget dengan kalimat itu. Saya kutip dari buku Tak Henti Dikejar Rejeki karya Mas Akhrie Rabbani pada halaman 13.
Saya bocorin sedikit isi bukunya disini Mak. Recommended untuk Mak yang mau memperlancar rejeki dalam bisnisnya.
+++++++
Diantara makna rezeki adalah SEGALA YANG KELUAR MASUK BAGI DIRI DENGAN ANUGERAH MANFAAT SEJATI. Ada orang yang mampu membeli kasur empuk tapi tidak bisa tidur nyenyak. Sebaliknya, ada orang yang belum mampu membeli kasur empuk, ia hanya tidur di alas koran, tetapi tidurnya sangat nyenyak. Itulah rezeki.
Ada orang yang mempunyai penghasilan 100 juta perbulan, tetapi belum tentu rezekinya sebanyak itu. Karena ketika ia mau minum, "Awas pak, kadar gulanya!" atau bahkan ketika ia ingin makan makanan yang lezat, "Hati-hati Pak kolesterol".
Rezeki juga bukan apa yang sanggup dibeli. Ada lagi kisaj tentang seorang pengusaha maskapai penerbangan. Armada pesawatnya lebih dari 100 unit. Tetapi sayang dia menderita hyberphobia. Yakni rasa takut pada ketinggian. Seumur hidupnya ia tak pernah berani naik pesawat.
Jadi rezeki yang sesungguhnya adalah kenikmatan yang Allah SWT anugerahkan kepada kita, dan kita bisa menikmatinya dengan penuh syukur. Itulah rezeki yang penuh berkah.
Terkadang saking seringnya kita menikmati rezeki tersebut, kita tidak merasa itu adalah rezeki dari Allah SWT. Air yang kita minum, udara yang kita hirup, kaki yang kuat untuk melangkah, darah yang mengalir dalam tubuh kita dan lainnya.
Betapa banyak orang yang tidak mudah menemukan air untuk diminum. Betapa banyak orang yang membutuhkan alat bantu oksigen untuk bernafas. Begitu banyak orang yang butuh kursi roda untuk berjalan.
Jadi, rezeki bukanlah soal berapa angka gaji/penghasilan, tapi soal rasa yang bisa kita nikmati.
+++++++
Semoga kita termasuk orang-orang yang pandai bersyukur ya Mak. Kemarin sepi orderan ya gapapa, alhamdulillah masih dikasih waktu untuk belajar lebih baik. Hari ini omset 10 juta, alhamdulillah.. semoga besok bisa 20 juta Dengan begitu bisa nambah terus sedekahnya aamiin..
Semoga Allah berkahi bisnis yang sedang Mak jalani hari ini. Semua kesulitan, air mata, lelah, pusing dan mumetnya Allah catat sebagai ibadah. aamiin..
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
"Gaptek Hilang, Rejeki Datang"
Foto Muri Handayani Mirna.

KOMENTAR MU MENENTUKAN NASIB MU, bukan nasib orang yang kamu komentari.

Motivasi Bisnis - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Motivasi Bisnis, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Motivasi Bisnis, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : KOMENTAR MU MENENTUKAN NASIB MU, bukan nasib orang yang kamu komentari.
link : KOMENTAR MU MENENTUKAN NASIB MU, bukan nasib orang yang kamu komentari.

Baca juga


Motivasi Bisnis

KOMENTAR MU MENENTUKAN NASIB MU, bukan nasib orang yang kamu komentari.

Ubahlah cara berpikirmu maka Nasibmu akan segera berubah.

**
Seorang murid bertanya pada gurunya;

"Guru kenapa ya hidup ini selalu banyak masalah?"

Guru: "Bukan hidup yang banyak masalah tapi pikiranmulah yang bermasalah...?"

"Kamu selalu berprasangka buruk pada apa saja dan siapa saja, itulah sebenarnya masalahnya"

Murid: "Tapi faktanya aku selalu mendapat masalah dalam hidupku"

Guru: " Ya itu karena pikiranmu bermasalah", Setiap kejadian dalam hidup itu netral pikiran kamulah yang menilai itu "bermasalah" atau "menguntungkan".

Murid : "Maksudnya?"

Guru : "Misalnya apakah Hujan itu bermasalah atau malah menguntungkan".

Murid : "Bagiku bermasalah, karena kalau aku naik motor dan lupa bawa jas hujan pasti basah kuyup"

Guru : "Lantas kalau hujan bagi tukang Baso dan Tukang Payung apakah itu bermasalah?"

Murid : " Tentu saja tidak", bagi mereka malah menguntungkan.

Guru : "yang jadi masalah Hujannya atau orangnya...?

Ingatlah selalu

Ketika kita selalu berprasangka baik/Husnudzon maka hal-hal baiklah yang akan kita jumpai di sepanjang waktu kehidupan kita.

dan ketika kita selalu berprasangka buruk/Suudzon maka hal-hal buruklah yang akan selalu kita jumpai setiap hari.

Jadi jangan mengeluh jika kita termasuk orang-orang yang selalu merasakan pengalaman yang negatif dan tidak menyenangkan di sepanjang hidup kita.

Karena kita dan pikiran kita sendirilah penyebabnya.

Bisa jadi ketika kamu membaca tulisan ini sebenarnya Tuhan sedang mencoba membantu kamu untuk memperbaiki cara berpikirmu, agar hidupmu tidak selalu dirundung masalah.

Jadi mari kita ubah cara berpikir kita saat ini juga agar kita tidak lagi menjumpai pengalaman negatif dan tidak menyenangkan.

Nah sekarang mari kita cek cara berpikir kita masing2 yang tercermin dari komentar-komentar kita setiap hari :

1. Melihat rekan kerjanya naik jabatan
Orang postif : Saya akan belajar dari dia.
Orang negatif: Pasti dia pinter bgt cari muka

2. Melihat orang pergi Haji
Orang positif : Ya Allah semoga kelak aku bisa seperti dia
Orang negatif: Hajinya paling cuma buat pamer-pamer doang.

3. Membaca status di FB
Orang Positif : terimakasih untuk infonya izin share ya
Orang negatif: ah infonya basi saya sudah pernah baca kok

4. Membaca status humor di fb
Orang positif: terimakasih telah bisa membuat saya tersenyum pagi ini
Orang negatif: Garing ! gak lucu !

5. Turun Hujan
Orang Positif : Alhamdullilah udaranya jadi sejuk
Orang Negatif: Ah kalo pas lagi perlu terang malah hujan, Dasar Sial !!

6. Dapat Gaji
Orang positif : Alhamdullilah bisa buat bayar-bayar kebutuhan
Orang Negatif: Percuma gajian juga gak cukup buat bayar2 kebutuhan

7. Punya Suami
Orang Positif : Alhamdullilah meskipun gajinya tidak besar tapi suamiku baik dan penuh perhatian.
Orang negatif : Percuma punya suami baik, kalo gak bisa cukupin kebutuhan rumah tangga.

8. Melihat orang berpakaian Sederhana
Orang positif : duh dia orang yang sederhana sekali ya meskipun pejabat.
Orang Negatif: Pejabat Tinggi tapi penampilannya kok kampungan gitu sih.

9. Punya Motor
Orang Negatif : Begini neh kalo naek motor, kalo pas ujan basah kuyup gak kayak orang yang punya mobil.

Orang Positif: Alhamdullilah punya motor, enaknya naik motor itu kalo pas panas gak kehujanan dan kalo pas hujan gak kepanasan.

10. Membaca postingan ini
Orang Positif: Terimakasih sudah diingatkan, mohon izin sharing ya biar manfaat bagi yang lain.

Orang Negatif: "Gak mau baca" karena dianggap menyindir dan menyinggung atau terlalu kasar.

Tipe yang manakah kita....?
akan menentukan nasib kita.

Mau ubah nasib ?
Segera ubah cara berpikir kita dan komentar kita setiap hari.

di tulis dari pengalaman pribadi setiap hari bertemu dengan orang-orang berpikir positif dan negatif

by ayah edy
Guru Parenting Indonesia

KOMENTAR MU MENENTUKAN NASIB MU, bukan nasib orang yang kamu komentari.

Ubahlah cara berpikirmu maka Nasibmu akan segera berubah.

**
Seorang murid bertanya pada gurunya;

"Guru kenapa ya hidup ini selalu banyak masalah?"

Guru: "Bukan hidup yang banyak masalah tapi pikiranmulah yang bermasalah...?"

"Kamu selalu berprasangka buruk pada apa saja dan siapa saja, itulah sebenarnya masalahnya"

Murid: "Tapi faktanya aku selalu mendapat masalah dalam hidupku"

Guru: " Ya itu karena pikiranmu bermasalah", Setiap kejadian dalam hidup itu netral pikiran kamulah yang menilai itu "bermasalah" atau "menguntungkan".

Murid : "Maksudnya?"

Guru : "Misalnya apakah Hujan itu bermasalah atau malah menguntungkan".

Murid : "Bagiku bermasalah, karena kalau aku naik motor dan lupa bawa jas hujan pasti basah kuyup"

Guru : "Lantas kalau hujan bagi tukang Baso dan Tukang Payung apakah itu bermasalah?"

Murid : " Tentu saja tidak", bagi mereka malah menguntungkan.

Guru : "yang jadi masalah Hujannya atau orangnya...?

Ingatlah selalu

Ketika kita selalu berprasangka baik/Husnudzon maka hal-hal baiklah yang akan kita jumpai di sepanjang waktu kehidupan kita.

dan ketika kita selalu berprasangka buruk/Suudzon maka hal-hal buruklah yang akan selalu kita jumpai setiap hari.

Jadi jangan mengeluh jika kita termasuk orang-orang yang selalu merasakan pengalaman yang negatif dan tidak menyenangkan di sepanjang hidup kita.

Karena kita dan pikiran kita sendirilah penyebabnya.

Bisa jadi ketika kamu membaca tulisan ini sebenarnya Tuhan sedang mencoba membantu kamu untuk memperbaiki cara berpikirmu, agar hidupmu tidak selalu dirundung masalah.

Jadi mari kita ubah cara berpikir kita saat ini juga agar kita tidak lagi menjumpai pengalaman negatif dan tidak menyenangkan.

Nah sekarang mari kita cek cara berpikir kita masing2 yang tercermin dari komentar-komentar kita setiap hari :

1. Melihat rekan kerjanya naik jabatan
Orang postif : Saya akan belajar dari dia.
Orang negatif: Pasti dia pinter bgt cari muka

2. Melihat orang pergi Haji
Orang positif : Ya Allah semoga kelak aku bisa seperti dia
Orang negatif: Hajinya paling cuma buat pamer-pamer doang.

3. Membaca status di FB
Orang Positif : terimakasih untuk infonya izin share ya
Orang negatif: ah infonya basi saya sudah pernah baca kok

4. Membaca status humor di fb
Orang positif: terimakasih telah bisa membuat saya tersenyum pagi ini
Orang negatif: Garing ! gak lucu !

5. Turun Hujan
Orang Positif : Alhamdullilah udaranya jadi sejuk
Orang Negatif: Ah kalo pas lagi perlu terang malah hujan, Dasar Sial !!

6. Dapat Gaji
Orang positif : Alhamdullilah bisa buat bayar-bayar kebutuhan
Orang Negatif: Percuma gajian juga gak cukup buat bayar2 kebutuhan

7. Punya Suami
Orang Positif : Alhamdullilah meskipun gajinya tidak besar tapi suamiku baik dan penuh perhatian.
Orang negatif : Percuma punya suami baik, kalo gak bisa cukupin kebutuhan rumah tangga.

8. Melihat orang berpakaian Sederhana
Orang positif : duh dia orang yang sederhana sekali ya meskipun pejabat.
Orang Negatif: Pejabat Tinggi tapi penampilannya kok kampungan gitu sih.

9. Punya Motor
Orang Negatif : Begini neh kalo naek motor, kalo pas ujan basah kuyup gak kayak orang yang punya mobil.

Orang Positif: Alhamdullilah punya motor, enaknya naik motor itu kalo pas panas gak kehujanan dan kalo pas hujan gak kepanasan.

10. Membaca postingan ini
Orang Positif: Terimakasih sudah diingatkan, mohon izin sharing ya biar manfaat bagi yang lain.

Orang Negatif: "Gak mau baca" karena dianggap menyindir dan menyinggung atau terlalu kasar.

Tipe yang manakah kita....?
akan menentukan nasib kita.

Mau ubah nasib ?
Segera ubah cara berpikir kita dan komentar kita setiap hari.

di tulis dari pengalaman pribadi setiap hari bertemu dengan orang-orang berpikir positif dan negatif

by ayah edy
Guru Parenting Indonesia

Bidadari Untuk Dewa

Motivasi Bisnis - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Motivasi Bisnis, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Motivasi Bisnis, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Bidadari Untuk Dewa
link : Bidadari Untuk Dewa

Baca juga


Motivasi Bisnis

Jujur, Saya deg-degan. 
Kenapa?
Karena orang-orang akan tahu siapa Saya sesungguhnya. Baik buruknya.

Ya, keputusan mengangkat kehidupan Saya untuk dinovelkan tentu menjadi keputusan berat yang perlu Saya ambil.
Banyak pertimbangan.
Banyak kekhawatiran.

Ya, Saya khawatir orang-orang malah membenci dan tidak suka dengan Saya, setelah membaca novelnya...
Ya, Saya takut kawan-kawan jadi menilai buruk pada Saya, setelah tahu isi ceritanya...

Hingga akhirnya, Saya sadar, terlalu banyak kekurangan & keburukan yang tersemat dalam pribadi Saya. 
Terkadang Saya berpikir dan bertanya-tanya, "Apakah memang sudah layak diangkat ke Novel? Siapa Saya? Bukan siapa-siapa..."
Sampai suatu titik, dimana Saya mengingat kembali episode kehidupan saat berada dalam keadaan koma, di ruang ICU saat itu, Saya berjanji pada diri sendiri,
"Ya Allah, seandainya Saya diberi kesempatan hidup untuk kedua kalinya, izinkan hamba untuk berbuat banyak kebaikan dan menebar manfaat untuk banyak orang..."

Dan sekarang, Saya kembali pulih. 
Belum 100%, tapi sudah cukup untuk bisa beraktivitas dan mulai membuktikan janji tersebut.

Saya akhirnya berpikir, kalau saja diangkatkan kisah hidup Saya tersebut bisa menginspirasi jutaan orang di Indonesia, kenapa Saya harus menolaknya...
Bisa jadi, ini adalah sinyal dari Allah agar bisa  menyentuh lebih banyak kehidupan.

Lewat apa?
Ya lewat novel ini.

Saya bukanlah novelis.
Saya tak pandai bercerita.
Saya tidak bisa banyak berkata-kata.
Allah kirim Asma Nadia yang berjodoh untuk menuliskan kisah hidup Saya tersebut. Orang terbaik. Orang pilihan. Semoga Allah ridho dan memberikan keberkahan. Aamiin...

Mohon doanya, dari kawan-kawan semua, dari ANDA, semoga kehadiran novel "Bidadari untuk Dewa" ini bisa bermanfaat dan menginspirasi banyak orang.
Saya tidak akan meminta Anda untuk membacanya. Tidak. Cukup doakan saja. 

Jujur, Saya deg-degan. 
Kenapa?
Karena orang-orang akan tahu siapa Saya sesungguhnya. Baik buruknya.

Ya, keputusan mengangkat kehidupan Saya untuk dinovelkan tentu menjadi keputusan berat yang perlu Saya ambil.
Banyak pertimbangan.
Banyak kekhawatiran.

Ya, Saya khawatir orang-orang malah membenci dan tidak suka dengan Saya, setelah membaca novelnya...
Ya, Saya takut kawan-kawan jadi menilai buruk pada Saya, setelah tahu isi ceritanya...

Hingga akhirnya, Saya sadar, terlalu banyak kekurangan & keburukan yang tersemat dalam pribadi Saya. 
Terkadang Saya berpikir dan bertanya-tanya, "Apakah memang sudah layak diangkat ke Novel? Siapa Saya? Bukan siapa-siapa..."
Sampai suatu titik, dimana Saya mengingat kembali episode kehidupan saat berada dalam keadaan koma, di ruang ICU saat itu, Saya berjanji pada diri sendiri,
"Ya Allah, seandainya Saya diberi kesempatan hidup untuk kedua kalinya, izinkan hamba untuk berbuat banyak kebaikan dan menebar manfaat untuk banyak orang..."

Dan sekarang, Saya kembali pulih. 
Belum 100%, tapi sudah cukup untuk bisa beraktivitas dan mulai membuktikan janji tersebut.

Saya akhirnya berpikir, kalau saja diangkatkan kisah hidup Saya tersebut bisa menginspirasi jutaan orang di Indonesia, kenapa Saya harus menolaknya...
Bisa jadi, ini adalah sinyal dari Allah agar bisa  menyentuh lebih banyak kehidupan.

Lewat apa?
Ya lewat novel ini.

Saya bukanlah novelis.
Saya tak pandai bercerita.
Saya tidak bisa banyak berkata-kata.
Allah kirim Asma Nadia yang berjodoh untuk menuliskan kisah hidup Saya tersebut. Orang terbaik. Orang pilihan. Semoga Allah ridho dan memberikan keberkahan. Aamiin...

Mohon doanya, dari kawan-kawan semua, dari ANDA, semoga kehadiran novel "Bidadari untuk Dewa" ini bisa bermanfaat dan menginspirasi banyak orang.
Saya tidak akan meminta Anda untuk membacanya. Tidak. Cukup doakan saja. 

Mengapa Google Menjadi Tempat Kerja Paling Membahagiakan? Ini Salah Satu Rahasianya

Motivasi Bisnis - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Motivasi Bisnis, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Motivasi Bisnis, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Mengapa Google Menjadi Tempat Kerja Paling Membahagiakan? Ini Salah Satu Rahasianya
link : Mengapa Google Menjadi Tempat Kerja Paling Membahagiakan? Ini Salah Satu Rahasianya

Baca juga


Motivasi Bisnis

inspirasi
Mengapa Google Menjadi Tempat Kerja Paling Membahagiakan? Ini salah satu rahasianya.

Gajinya besar, makan besar hingga cemilan gratis, disediakan tempat tidur siang, disediakan berbagai sarana olahraga dan games, desain kantornya keren banyak spot selfie.

Semua Itu memang bikin asyik kerja di google. Tapi ada satu hal yang nggak banyak orang tahu, yang membuat Google menjadi salah satu tempat kerja paling membahagiakan di planet ini.

Chad Meng, salah seorang insinyur, salah seorang assabiquunal awwaluun di Google (dia karyawan no 107) adalah otak yang merancang sebuah program utk menciptakan suasana membahagiakan di Google.

Dia menggagas sebuah program untuk karyawan google namanya Search Inside Yourself. Programnya banyak dan unik2. Tapi saya mau share satu aja yang menurut saya simple tapi jleb.

Meng mengajarkan sebuah latihan pikiran selama 10 detik saja. Pikirkan dua orang yang ada di ruangan ini, lalu katakan dalam hati "Saya mendoakan dengan tulus agar si A bahagia, Saya mendoakan dengan tulus agar si B bahagia,".

Latihan simpel ini ternyata telah mengubah banyak orang. Setiap orang yang sudah mempraktikkan ini akan tersenyum dan merasa lebih bahagia dibanding 10 detik yang lalu.

Meng pernah mengajarkan praktik ini di sebuah seminar pada selasa malam. Dia menyarankan kepada audiens untuk mempraktikkannya besok saat kerja. 10 detik setiap jam. Pilih secara acak dua orang yang melintas di kantornya. Karena ini cuma dalam pikiran, tidak ada hal yang menyulitkan atau memalukan.

Pada hari Rabu Meng mendapat email dari salah seorang yang mempraktikkan latihan ini: "I hate my work, I hate coming to work every single day. But Inattended your talk on Monday, did the homework on Tuesday, and tuesday was my happiest day in 7 years."

Mengapa praktik ini begitu efektif untuk menciptakan suasana bahagia dlm hati?

Ketika mempraktikkan latihan ini saya baru sadar bahwa sumber stress adalah karena kita sibuk memikirkan diri kita. Coba cek doa-doa kita. 99% untuk kebaikan, kebahagiaan, kekayaan diri kita sendiri.

Kayaknya nggak pernah deh kita menyelipkan doa setelah solat untuk tetangga yang lagi susah, tukang mie tek tek yang malam2 lewat, atau petugas PLN yang ngecek meteran.

Padahal salah satu sumber kebahagiaan itu ternyata adalah melakukan kebaikan untuk orang lain, altruisme.

Dan sebaliknya, sumber ketidakbahagiaan adalah selfish, egoisMe, selalu Me Me Me (aku aku aku).

Makanya orang yang paling bahagia itu adalah Rasulullah. Hidupnya hanya untuk kebahagiaan orang lain. Doa doa dan harapannya untuk umatnya. Bahkan kata terakhir adalah Ummatii...

Dan Rasul juga pernah kasih satu resep kebahagiaan yang mungkin Chad Meng terinspirasi dari sini:

“Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (saudara seislam [ukhuwah islamiyah], saudara sesama manusia [ukhuwah basyariyah]) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, “Dan bagimu juga kebaikan yang sama,” (HR. Muslim no. 4912). 🙏🙏🙏

inspirasi
Mengapa Google Menjadi Tempat Kerja Paling Membahagiakan? Ini salah satu rahasianya.


Gajinya besar, makan besar hingga cemilan gratis, disediakan tempat tidur siang, disediakan berbagai sarana olahraga dan games, desain kantornya keren banyak spot selfie.

Semua Itu memang bikin asyik kerja di google. Tapi ada satu hal yang nggak banyak orang tahu, yang membuat Google menjadi salah satu tempat kerja paling membahagiakan di planet ini.

Chad Meng, salah seorang insinyur, salah seorang assabiquunal awwaluun di Google (dia karyawan no 107) adalah otak yang merancang sebuah program utk menciptakan suasana membahagiakan di Google.

Dia menggagas sebuah program untuk karyawan google namanya Search Inside Yourself. Programnya banyak dan unik2. Tapi saya mau share satu aja yang menurut saya simple tapi jleb.

Meng mengajarkan sebuah latihan pikiran selama 10 detik saja. Pikirkan dua orang yang ada di ruangan ini, lalu katakan dalam hati "Saya mendoakan dengan tulus agar si A bahagia, Saya mendoakan dengan tulus agar si B bahagia,".

Latihan simpel ini ternyata telah mengubah banyak orang. Setiap orang yang sudah mempraktikkan ini akan tersenyum dan merasa lebih bahagia dibanding 10 detik yang lalu.

Meng pernah mengajarkan praktik ini di sebuah seminar pada selasa malam. Dia menyarankan kepada audiens untuk mempraktikkannya besok saat kerja. 10 detik setiap jam. Pilih secara acak dua orang yang melintas di kantornya. Karena ini cuma dalam pikiran, tidak ada hal yang menyulitkan atau memalukan.

Pada hari Rabu Meng mendapat email dari salah seorang yang mempraktikkan latihan ini: "I hate my work, I hate coming to work every single day. But Inattended your talk on Monday, did the homework on Tuesday, and tuesday was my happiest day in 7 years."

Mengapa praktik ini begitu efektif untuk menciptakan suasana bahagia dlm hati?

Ketika mempraktikkan latihan ini saya baru sadar bahwa sumber stress adalah karena kita sibuk memikirkan diri kita. Coba cek doa-doa kita. 99% untuk kebaikan, kebahagiaan, kekayaan diri kita sendiri.

Kayaknya nggak pernah deh kita menyelipkan doa setelah solat untuk tetangga yang lagi susah, tukang mie tek tek yang malam2 lewat, atau petugas PLN yang ngecek meteran.

Padahal salah satu sumber kebahagiaan itu ternyata adalah melakukan kebaikan untuk orang lain, altruisme.

Dan sebaliknya, sumber ketidakbahagiaan adalah selfish, egoisMe, selalu Me Me Me (aku aku aku).

Makanya orang yang paling bahagia itu adalah Rasulullah. Hidupnya hanya untuk kebahagiaan orang lain. Doa doa dan harapannya untuk umatnya. Bahkan kata terakhir adalah Ummatii...

Dan Rasul juga pernah kasih satu resep kebahagiaan yang mungkin Chad Meng terinspirasi dari sini:

“Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (saudara seislam [ukhuwah islamiyah], saudara sesama manusia [ukhuwah basyariyah]) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, “Dan bagimu juga kebaikan yang sama,” (HR. Muslim no. 4912). 🙏🙏🙏

Anda Harus Berjuang

Motivasi Bisnis - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Motivasi Bisnis, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Motivasi, Artikel Motivasi Bisnis, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Anda Harus Berjuang
link : Anda Harus Berjuang

Baca juga


Motivasi Bisnis

Saya seringkali ngobrol dengan teman-teman di lingkungan saya
Kebanyakan dari mereka mengeluhkan kondisi saat ini, terutama di bidang ekonomi.

Banyak yang mengatakan seperti ini.....
Kondisi ekonomi memang Tidak Stabil sekarang ini...
atau,bahkan banyak yang bilang zaman udah ga' seenak dulu....

Kebutuhan hidup semakin meningkat, 
peraturan pemerintah makin ketat, 
upah dan gaji tersendat-sendat.

DAN MASIH BANYAK YANG LAIN.

Kenyataannya, memang banyak sekali toko-toko offline yang tutup. 
Dan Memang tidak bisa dipungkiri bahwa online shop semakin berkembang di Indonesia.
Yang artinya adalah, konsumen sekarang lebih pinter 
dulunya biasanya belanja offline sekarang belanjanya pilih online.

TAPI ...... saya kan gaptek!!

oya... anda tau manusia purba itu punah karena ketinggalan jaman (baca: tidak bisa berevolusi). Jadi disini, saya hanya ingin mengajak anda bahwasanya.

We have to fight! Anda harus berjuang!

Kalau Anda tidak mau berjuang untuk diri Anda, 
berjuanglah untuk keluarga Anda. 
Untuk orang tua Anda atau anak Anda. 

Saya seringkali ngobrol dengan teman-teman di lingkungan saya
Kebanyakan dari mereka mengeluhkan kondisi saat ini, terutama di bidang ekonomi.

Banyak yang mengatakan seperti ini.....
Kondisi ekonomi memang Tidak Stabil sekarang ini...
atau,bahkan banyak yang bilang zaman udah ga' seenak dulu....

Kebutuhan hidup semakin meningkat, 
peraturan pemerintah makin ketat, 
upah dan gaji tersendat-sendat.

DAN MASIH BANYAK YANG LAIN.

Kenyataannya, memang banyak sekali toko-toko offline yang tutup. 
Dan Memang tidak bisa dipungkiri bahwa online shop semakin berkembang di Indonesia.
Yang artinya adalah, konsumen sekarang lebih pinter 
dulunya biasanya belanja offline sekarang belanjanya pilih online.

TAPI ...... saya kan gaptek!!

oya... anda tau manusia purba itu punah karena ketinggalan jaman (baca: tidak bisa berevolusi). Jadi disini, saya hanya ingin mengajak anda bahwasanya.

We have to fight! Anda harus berjuang!

Kalau Anda tidak mau berjuang untuk diri Anda, 
berjuanglah untuk keluarga Anda. 
Untuk orang tua Anda atau anak Anda. 

Ujian Saat Seseorang Mudah Mendapatkan Segalanya Adalah KESOMBONGAN

Motivasi Bisnis - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Motivasi Bisnis, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Motivasi Bisnis, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Ujian Saat Seseorang Mudah Mendapatkan Segalanya Adalah KESOMBONGAN
link : Ujian Saat Seseorang Mudah Mendapatkan Segalanya Adalah KESOMBONGAN

Baca juga


Motivasi Bisnis

Bismillah...

Ujian saat seseorang mudah mendapatkan segalanya adalah KESOMBONGAN. Semoga kita semua dihindarkan dari sifat buruk ini. Aaamiin...

Guru Saya berpesan:

Kalau belum sukses, jangan sombong.
Kalau sudah sukses, jangan sombong.
Kalau miskin, jangan benci orang kaya.
Kalau sudah kaya, jangan lupa dulu miskin.
Peliharalah kebaikan hatimu sepanjang perjalanan naik kehidupanmu..

#JLEB

Hidup susah jangan mengeluh. Hidup senang jangan sombong. Karena, hidup susah adalah cobaan, hidup senang adalah ujian... ✍🏻

Mungkin kita lupa, Iblis jatuh jadi makhluk terkutuk karena sombong merasa diri paling baik, paling benar dan lupa diri..

Karenanya, mari kita berhati-hati terhadap kesombongan diri, lupa diri, dan terpedaya oleh panjang angan-angan yang melalaikan...

Saya pribadi adalah orang yang pernah terjerumus dalam sifat buruk ini. Maafkan Saya, jika pernah menyakiti hati kawan-kawan semua... Maafkan 🙏

Dulu, kalau Saya ditegur, suka marah sama penegurnya. Pas negur orang lain, caranya keras banget. Ya Allah.. 😭

Sekali lagi, maafkan kesalahan-kesalahan Saya jika selama ini berbuat salah pada kawan-kawan ya....

Saling memaafkan, saling mendoakan, InsyaAllah menyelamatkan kita di akhirat kelak. Aaamiiin...

Sudah tahu program berbagi kasih MENTORING PANGLIMA DIGITAL?

Jika belum,silahkan buka link ini ya http://bit.ly/2hbpKIt

Infokan,bagikan ke teman teman dan keluarga

Siap tahu ada yang minat,tertarik,bahkan butuh

Bisa jadi Anda sendiri juga butuh,hayoo

Sebelum tidur,yuk baca Al Mulk agar lebih nikmat beristirahat

Salam Hangat
@jotrii

Founder Padepokan Bisnis On Line

Bismillah...


Ujian saat seseorang mudah mendapatkan segalanya adalah KESOMBONGAN. Semoga kita semua dihindarkan dari sifat buruk ini. Aaamiin...

Guru Saya berpesan:

Kalau belum sukses, jangan sombong.
Kalau sudah sukses, jangan sombong.
Kalau miskin, jangan benci orang kaya.
Kalau sudah kaya, jangan lupa dulu miskin.
Peliharalah kebaikan hatimu sepanjang perjalanan naik kehidupanmu..

#JLEB

Hidup susah jangan mengeluh. Hidup senang jangan sombong. Karena, hidup susah adalah cobaan, hidup senang adalah ujian... ✍🏻

Mungkin kita lupa, Iblis jatuh jadi makhluk terkutuk karena sombong merasa diri paling baik, paling benar dan lupa diri..

Karenanya, mari kita berhati-hati terhadap kesombongan diri, lupa diri, dan terpedaya oleh panjang angan-angan yang melalaikan...

Saya pribadi adalah orang yang pernah terjerumus dalam sifat buruk ini. Maafkan Saya, jika pernah menyakiti hati kawan-kawan semua... Maafkan 🙏

Dulu, kalau Saya ditegur, suka marah sama penegurnya. Pas negur orang lain, caranya keras banget. Ya Allah.. 😭

Sekali lagi, maafkan kesalahan-kesalahan Saya jika selama ini berbuat salah pada kawan-kawan ya....

Saling memaafkan, saling mendoakan, InsyaAllah menyelamatkan kita di akhirat kelak. Aaamiiin...

Sudah tahu program berbagi kasih MENTORING PANGLIMA DIGITAL?

Jika belum,silahkan buka link ini ya http://bit.ly/2hbpKIt

Infokan,bagikan ke teman teman dan keluarga

Siap tahu ada yang minat,tertarik,bahkan butuh

Bisa jadi Anda sendiri juga butuh,hayoo

Sebelum tidur,yuk baca Al Mulk agar lebih nikmat beristirahat

Salam Hangat
@jotrii

Founder Padepokan Bisnis On Line

HIDUPKAN PEREKONOMIAN ORANG TERDEKATMU

Motivasi Bisnis - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Motivasi Bisnis, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Bisnis syariah, Artikel Kepribadian Sukses, Artikel Motivasi Bisnis, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : HIDUPKAN PEREKONOMIAN ORANG TERDEKATMU
link : HIDUPKAN PEREKONOMIAN ORANG TERDEKATMU

Baca juga


Motivasi Bisnis

HIDUPKAN PEREKONOMIAN ORANG TERDEKATMU

Aku bener2 tertampar membacanya, aku punya 2 balita, yg masih minum susu formula dan pakai diapers. selama ini belanja bulanan bisa sampai 2 juta perbulan selalu ke supermarket
padahal, kakak iparku, punya warung jualan sembako dan boleh dibilang 80persen barang belanjaanku ada di warungnya.
aku belum belanja bulanan saat membaca tulisan mba Fitra, dan kemarin Sabtu, aku belanja ke warung kakak ipar, total belanja 1,4jutaan.
dan mba Fitra tau?
kakak ipar ku nangis sambil bilang gini :
"Alhamdulillah Dek, untung warung sembako itu rata rata 15 persen, kamu belanja segini banyak, aku bisa untung 200ribuan, bisa beliin sepatu futsal buat Naufal. Naufal ikut ekskul futsal 2x seminggu di sekolah, sepatu nya udah kekecilan, selama ini jari kakinya selalu ditekuk saat pake sepatu biar sepatunya muat. Naufal bilang jari kakinya sakit banget tiap pake sepatu futsal. tapi apa mau dikata, belum ada rejeki lebih buat beli sepatu baru, separu futsal kan harganya lumayan mahal, yg nyaman gak ada yg dibawah 200ribu. uang belanjaan darimu nanti sore langsung kubeliin Naufal sepatu, biar dia senang, biar semangat sekolahnya, biar jari kakinya gak udah ditekuk lagi kalo pake sepatu, biar jari kakinya gak sakit lagi"
ya Allah mba Fitraaa....
nangis aku mbaa..
kemana aja aku selama ini
belanja jutaan setiap bulan ke supermarket yg entah milik siapa, untungnya entah buat apa, sementara saudara sendiri jualan. rumah kami juga hanya beda kelurahan, gak nyampe 1 jam juga jaraknya. aku janji mba akan selalu belanja ke kakak iparku aja, sekalian bisa silaturahmi tiap bulan.
dstnya...
🍀🍀🍀
nangis aku membacanya
bahkan saat menulis status ini pun aku masih menangis
yuk sahabat sholeha semua...
hidupkan perekonomian orang terdekat kita,
apapun kebutuhan kita, dahulukan membeli ke saudara, tetangga, teman teman...
jangan di utang, jangan ditawar, kalo memungkinkan, jangan minta kembalian, "kembaliannya nitip buat Naufal aja" ini adalah contoh kalimat santun dalam menolak kembalian.
mungkin financial kita belum memungkinkan kita sedekah dalam nominal jutaan, tapi melariskan jualan orang dekat kita, memberi keuntungan pada mereka, membantu menghidupkan perekonomian mereka, itu juga perbuatan mulia di mata Allah.
semoga setiap tarikan nafas kita, hanya dilewati dgn kebermanfaatan pada sesama, aamiin

HIDUPKAN PEREKONOMIAN ORANG TERDEKATMU

Aku bener2 tertampar membacanya, aku punya 2 balita, yg masih minum susu formula dan pakai diapers. selama ini belanja bulanan bisa sampai 2 juta perbulan selalu ke supermarket
padahal, kakak iparku, punya warung jualan sembako dan boleh dibilang 80persen barang belanjaanku ada di warungnya.
aku belum belanja bulanan saat membaca tulisan mba Fitra, dan kemarin Sabtu, aku belanja ke warung kakak ipar, total belanja 1,4jutaan.
dan mba Fitra tau?
kakak ipar ku nangis sambil bilang gini :
"Alhamdulillah Dek, untung warung sembako itu rata rata 15 persen, kamu belanja segini banyak, aku bisa untung 200ribuan, bisa beliin sepatu futsal buat Naufal. Naufal ikut ekskul futsal 2x seminggu di sekolah, sepatu nya udah kekecilan, selama ini jari kakinya selalu ditekuk saat pake sepatu biar sepatunya muat. Naufal bilang jari kakinya sakit banget tiap pake sepatu futsal. tapi apa mau dikata, belum ada rejeki lebih buat beli sepatu baru, separu futsal kan harganya lumayan mahal, yg nyaman gak ada yg dibawah 200ribu. uang belanjaan darimu nanti sore langsung kubeliin Naufal sepatu, biar dia senang, biar semangat sekolahnya, biar jari kakinya gak udah ditekuk lagi kalo pake sepatu, biar jari kakinya gak sakit lagi"
ya Allah mba Fitraaa....
nangis aku mbaa..
kemana aja aku selama ini
belanja jutaan setiap bulan ke supermarket yg entah milik siapa, untungnya entah buat apa, sementara saudara sendiri jualan. rumah kami juga hanya beda kelurahan, gak nyampe 1 jam juga jaraknya. aku janji mba akan selalu belanja ke kakak iparku aja, sekalian bisa silaturahmi tiap bulan.
dstnya...
🍀🍀🍀
nangis aku membacanya
bahkan saat menulis status ini pun aku masih menangis
yuk sahabat sholeha semua...
hidupkan perekonomian orang terdekat kita,
apapun kebutuhan kita, dahulukan membeli ke saudara, tetangga, teman teman...
jangan di utang, jangan ditawar, kalo memungkinkan, jangan minta kembalian, "kembaliannya nitip buat Naufal aja" ini adalah contoh kalimat santun dalam menolak kembalian.
mungkin financial kita belum memungkinkan kita sedekah dalam nominal jutaan, tapi melariskan jualan orang dekat kita, memberi keuntungan pada mereka, membantu menghidupkan perekonomian mereka, itu juga perbuatan mulia di mata Allah.
semoga setiap tarikan nafas kita, hanya dilewati dgn kebermanfaatan pada sesama, aamiin

Kalau Anda Disuruh Pilih, Mau Pilih Alat Mancing atau Milih Ikan 500 kg

Motivasi Bisnis - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Motivasi Bisnis, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Ide Bisnis, Artikel Motivasi Bisnis, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Kalau Anda Disuruh Pilih, Mau Pilih Alat Mancing atau Milih Ikan 500 kg
link : Kalau Anda Disuruh Pilih, Mau Pilih Alat Mancing atau Milih Ikan 500 kg

Baca juga


Motivasi Bisnis

Akhir2 ini seorg pegawai Kedubes Indonesia di Beijing moodnya kurang baik, lalu dia coba pergi meditasi ke gunung Songshan di Henan. Kuil Shaolin berada di kaki gunung tsb, ada seorang biksu senior bertanya sama dia,

"Kalau anda disuruh pilih, mau pilih alat mancing atau milih ikan 500 kg?"

Dia jawab, "saya pilih ikan 500kg."

Si biksu geleng2 kepala sambil ketawa, katanya, "Anda jauh dari kebijaksanaan, apakah anda tidak tahu bahwa 500 kg ikan bisa habis dimakan sedangkan alat mancing bisa memancing ikan terus menerus selamanya."

Dia menjawab, "Anda yg terlalu naif. 500 kg ikan kl dijual seharga 50 rb/ kilo ... berarti hmpr 25 juta, sedangkan alat mancing harganya hanya sekitar Rp. 500rb, beli 10 set hanya sekitar Rp. 5jt. Saya bisa bayar Rp.5jt untuk menggaji 10 orang untuk memancing ikan bagi saya. Dan bisa ambil Rp. 5jt utk bersedekah. Sisa uang bisa dibuat hal lain2 misalnya mengajak teman2 utk bermain domino, catur atau berburu. Bahkan sambil main domino bisa sambil menjaga orang2 yg memancing ikan. Ikan hasil mancing bisa saya jual lagi. Nah, hobby mancing saya tersalurkan, bisa bersedekah, bisa bersosialisasi, bisa membuka lapangan pekerjaan, dapat untung pula."

Biksu, "Kamu orang mana ?"

Dia jawab, "Orang Padang."

Biksu, "Onde mande... "

Akhir2 ini seorg pegawai Kedubes Indonesia di Beijing moodnya kurang baik, lalu dia coba pergi meditasi ke gunung Songshan di Henan. Kuil Shaolin berada di kaki gunung tsb, ada seorang biksu senior bertanya sama dia,

"Kalau anda disuruh pilih, mau pilih alat mancing atau milih ikan 500 kg?"

Dia jawab, "saya pilih ikan 500kg."

Si biksu geleng2 kepala sambil ketawa, katanya, "Anda jauh dari kebijaksanaan, apakah anda tidak tahu bahwa 500 kg ikan bisa habis dimakan sedangkan alat mancing bisa memancing ikan terus menerus selamanya."

Dia menjawab, "Anda yg terlalu naif. 500 kg ikan kl dijual seharga 50 rb/ kilo ... berarti hmpr 25 juta, sedangkan alat mancing harganya hanya sekitar Rp. 500rb, beli 10 set hanya sekitar Rp. 5jt. Saya bisa bayar Rp.5jt untuk menggaji 10 orang untuk memancing ikan bagi saya. Dan bisa ambil Rp. 5jt utk bersedekah. Sisa uang bisa dibuat hal lain2 misalnya mengajak teman2 utk bermain domino, catur atau berburu. Bahkan sambil main domino bisa sambil menjaga orang2 yg memancing ikan. Ikan hasil mancing bisa saya jual lagi. Nah, hobby mancing saya tersalurkan, bisa bersedekah, bisa bersosialisasi, bisa membuka lapangan pekerjaan, dapat untung pula."

Biksu, "Kamu orang mana ?"

Dia jawab, "Orang Padang."

Biksu, "Onde mande... "

RAHASIA SI UNTUNG

Motivasi Bisnis - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Motivasi Bisnis, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel BISNIS, Artikel Kepribadian Sukses, Artikel Motivasi Bisnis, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : RAHASIA SI UNTUNG
link : RAHASIA SI UNTUNG

Baca juga


Motivasi Bisnis

RAHASIA SI UNTUNG

Anda pasti  kenal tokoh si Untung di komik Donald Bebek. Berlawanan dengan Donald yang selalu sial, Si Untung  ini ditakdirkan untung terus. Ada saja keberuntungan yang selalu menghampiri tokoh bebek yang di Amerika bernama asli Gladstone ini.
 
Betapa enaknya hidup si Untung.  Pemalas, tidak pernah bekerja,  tapi selalu lebih untung dari Donald. Jika Untung dan Donald  berjalan bersama, yang tiba-tiba menemukan sekeping uang di jalan, pastilah itu si Untung.  Jika Anda juga ingin selalu beruntung  seperti si Untung, don't  worry, ternyata beruntung itu ada ilmunya.

Professor Richard Wiseman dari University of Hertfordshire Inggris, mencoba meneliti  hal-hal yang membedakan orang2 beruntung dengan yang sial. Wiseman merekrut sekelompok orang yang  merasa hidupnya selalu untung, dan  sekelompok lain yang hidupnya selalu sial. Memang kesannya seperti main-main, bagaimana mungkin keberuntungan bisa diteliti. Namun  ternyata memang orang yang beruntung bertindak berbeda dengan  mereka yang sial.

Misalnya, dalam salah satu penelitian the Luck Project ini, Wiseman memberikan  tugas untuk menghitung berapa jumlah foto dalam koran yang dibagikan kepada dua kelompok tadi. Orang2  dari kelompok sial memerlukan waktu rata-rata 2 menit untuk  menyelesaikan tugas ini. Sementara mereka  dari kelompok si Untung hanya perlu beberapa detik saja! Lho kok  bisa?

Ya, karena  sebelumnya pada halaman ke dua Wiseman telah meletakkan tulisan yang tidak kecil berbunyi "berhenti  menghitung sekarang! ada 43 gambar di  koran ini". Kelompok sial melewatkan tulisan ini ketika asyik menghitung  gambar. Bahkan, lebih iseng lagi, di tengah2 koran, Wiseman menaruh pesan lain yang bunyinya: "berhenti  menghitung sekarang dan bilang ke  peneliti Anda menemukan ini, dan menangkan $250!" Lagi-lagi kelompok sial melewatkan pesan tadi! Memang  benar2 sial.

Singkatnya, dari penelitian yang diklaimnya  "scientific" ini, Wiseman menemukan 4  faktor yang membedakan mereka yang beruntung dari yang sial:


1. Sikap terhadap peluang.

Orang  beruntung ternyata memang lebih terbuka terhadap peluang. Mereka lebih peka terhadap adanya peluang, pandai menciptakan peluang, dan bertindak  ketika peluang datang. Bagaimana hal ini dimungkinkan?

Ternyata  orang-orang yg beruntung memiliki sikap yang lebih rileks dan terbuka terhadap pengalaman-pengalaman baru.  Mereka lebih terbuka terhadap interaksi dengan orang-orang yang baru dikenal, dan  menciptakan jaringan-jaringan sosial baru. Orang yang sial lebih  tegang sehingga tertutup terhadap  kemungkinan- kemungkinan baru.

Sebagai contoh, ketika  Barnett Helzberg seorang pemilik toko permata di New York hendak menjual toko permatanya,  tanpa disengaja sewaktu berjalan di  depan Plaza Hotel, dia mendengar seorang wanita memanggil pria di  sebelahnya: "Mr. Buffet!"

Hanya kejadian sekilas yang mungkin akan dilewatkan kebanyakan orang yang kurang beruntung. Tapi Helzber berpikir lain.  Ia berpikir jika pria di sebelahnya ternyata adalah Warren Buffet, salah seorang investor  terbesar di Amerika, maka dia  berpeluang menawarkan jaringan toko permatanya. Maka Helzberg  segera menyapa pria di sebelahnya, dan  betul ternyata dia adalah Warren  Buffet. Perkenalan pun terjadi dan Helzberg yang sebelumnya sama  sekali tidak mengenal Warren Buffet,  berhasil menawarkan bisnisnya secara langsung kepada Buffet, face to  face. Setahun kemudian Buffet setuju  membeli jaringan toko permata milik Helzberg. Betul-betul  beruntung.



2. Menggunakan intuisi dalam membuat  keputusan.

Orang yang beruntung ternyata lebih mengandalkan intuisi daripada logika.  Keputusan-keputusan penting yang dilakukan oleh orang beruntung ternyata sebagian besar dilakukan atas dasar  bisikan "hati nurani" (intuisi)  daripada hasil otak-atik angka yang canggih. Angka-angka akan  sangat membantu tapi final decision umumnya dari "gut feeling".  Yang barangkali sulit bagi orang yang  sial adalah, bisikan hati nurani tadi  akan sulit kita dengar jika otak kita pusing dengan penalaran  yang tak   berkesudahan.

Makanya orang beruntung umumnya  memiliki metoda untuk mempertajam intuisi mereka, misalnya melalui meditasi yang teratur. Pada  kondisi mental yang tenang, dan pikiran yang jernih, intuisi akan  lebih mudah diakses. Dan makin sering  digunakan, intuisi kita juga akan  semakin tajam.

Banyak teman saya yang bertanya,  "mendengarkan intuisi" itu bagaimana?

Apakah tiba2 ada  suara yang terdengar menyuruh kita melakukan sesuatu?

Wah,  kalau pengalaman saya tidak seperti itu. Malah kalau tiba2  mendengar suara yg tidak ketahuan sumbernya, bisa2 saya jatuh  pingsan.

Karena ini  subyektif, mungkin saja ada orang yang beneran dengar suara.


Tapi kalau pengalaman saya, sesungguhnya intuisi  itu sering muncul dalam berbagai bentuk, misalnya:

- Isyarat dari badan. Anda pasti sering mengalami. "Gue kok  tiba2 deg-degan ya, mau dapet rejeki  barangkali", semacam itu. Badan kita  sesungguhnya sering memberi isyarat2 tertentu yang harus Anda  maknakan.

Misalnya Anda kok tiba2 meriang kalau mau dapet  deal gede, ya diwaspadai saja kalau tiba2 meriang lagi.

- Isyarat dari perasaan. Tiba-tiba saja Anda merasakan sesuatu yang lain ketika  sedang melihat atau melakukan sesuatu. Ini yang pernah saya alami.  Contohnya, waktu saya masih kuliah, saya suka merasa  tiba-tiba excited setiap kali melintasi kantor perusahaan tertentu.  Beberapa tahun kemudian saya ternyata  bekerja di kantor tersebut. Ini masih terjadi  untuk beberapa hal lain.

- Isyarat dari luar. Baca  "isyarat2" dari luar yang datang pada Anda.

Saya juga  beberapa kali mengalami. Misalnya pernah saja tiba2 di TV saya kok merasa sering melihat iklan suatu perusahaan tertentu, kemudian ketemu teman kok membicarakan perusahaan itu lagi, di jalan melihat iklan perusahaan tadi. Belakangan perusahaan  tadi ternyata menjadi klien saya. Jadi  kalau akhir2 ini Anda sering berpapasan dengan Mercedez S-Class dua  pintu, barangkali itu suatu pertanda.



3. Selalu berharap kebaikan akan  datang.

Orang yang beruntung ternyata selalu ge-er terhadap  kehidupan. Selalu berprasangka baik  bahwa kebaikan akan datang kepadanya. Dengan sikap mental yang demikian, mereka lebih tahan  terhadap ujian yang menimpa mereka, dan  akan lebih positif dalam berinteraksi dengan orang  lain.

Coba  saja Anda lakukan tes sendiri secara sederhana, tanya orang sukses yang Anda kenal, bagaimana prospek bisnis ke  depan. Pasti mereka  akan menceritakan optimisme dan  harapan.



4. Mengubah hal yang buruk menjadi  baik.

Orang-orang beruntung sangat pandai menghadapi  situasi buruk dan merubahnya menjadi  kebaikan. Bagi mereka setiap situasi selalu ada sisi baiknya. Dalam salah satu tes nya Prof. Wiseman meminta  peserta untuk membayangkan sedang pergi ke bank dan tiba-tiba bank  tersebut diserbu kawanan perampok  bersenjata. Dan peserta diminta mengutarakan reaksi mereka.

Reaksi orang dari  kelompok sial umunya adalah: "wah sial benar  ada di tengah2 perampokan begitu". Sementara reaksi orang  beruntung, misalnya adalah: "untung  saya ada di sana, saya bisa menuliskan  pengalaman saya untuk media dan mendapat uang. " Apapun  situasinya orang yg beruntung pokoknya  untung terus. Mereka dengan  cepat mampu beradaptasi dengan situasi  buruk dan merubahnya menjadi keberuntungan.



Sekolah  Keberuntungan.

Bagi mereka yang kurang beruntung, Prof. Wiseman  bahkan membuka Luck School. Saya yakin Anda semua  sudah beruntung dan tidak perlu bersekolah  di Luck School. Tapi ada baiknya mengintip sedikit, latihan2 apa  yang diberikan di Luck School.

Salah satu yang menonjol dari orang sial adalah betapa mereka sering  mengabaikan hal-hal yang positif di sekitar mereka.. Misalnya  salah satu pasien Prof. Wiseman, adalah seorang wanita single parent, yang sangat  sial.


Ketika diminta menceritakan hidupnya akan segera  nyerocos menceritakan setiap detil kesialannya. Betapa sulitnya memperoleh pasangan, sudah ketemu pria yang cocok tapi si pria jatuh dari  motor, di lain kesempatan si pria jatuh  dan patah hidungnya, sudah hampir  menikah, gerejanya terbakar, dan sebagainya. Pokoknya benar2 sial.


Padahal, dalam setiap interview, si wanita datang membawa 2 orang anak yang sangat lucu2 dan sehat.  Sebagian besar dari kita akan merasa sangat  beruntung memiliki 2 anak tadi.. Tapi tidak bagi si wanita sial  tadi. Karena 2 anak lucu tadi tidak ada dalam pikiran si wanita, yang  otaknya sudah penuh dengan  "kesialan".

Latihan yang diberikan Wiseman untuk orang2 semacam  itu adalah dengan membuat "Luck Diary", buku harian keberuntungan. Setiap hari, wanita tadi harus mencatat hal-hal positif atau keberuntungan yang  terjadi.

Mereka dilarang keras menuliskan kesialan mereka.  Awalnya mungkin sulit, tapi begitu mereka bisa menuliskan satu keberuntungan, besok-besoknya akan semakin mudah dan semakin banyak keberuntungan yg mereka tuliskan.

Dan ketika mereka melihat beberapa hari kebelakang Lucky Diary mereka, semakin mereka akan sadari betapa mereka beruntung. Dan sesuai prinsip  "law of attraction", semakin mereka memikirkan betapa mereka  beruntung, maka semakin banyak lagi lucky events yang datang pada hidup mereka.

Jadi, sesederhana itu rahasia si Untung. Ternyata semua orang juga bisa  beruntung. Termasuk Anda.

Siap mulai menjadi si  Untung?

First Open your Mind and Enjoy your life.

RAHASIA SI UNTUNG

Anda pasti  kenal tokoh si Untung di komik Donald Bebek. Berlawanan dengan Donald yang selalu sial, Si Untung  ini ditakdirkan untung terus. Ada saja keberuntungan yang selalu menghampiri tokoh bebek yang di Amerika bernama asli Gladstone ini.
 
Betapa enaknya hidup si Untung.  Pemalas, tidak pernah bekerja,  tapi selalu lebih untung dari Donald. Jika Untung dan Donald  berjalan bersama, yang tiba-tiba menemukan sekeping uang di jalan, pastilah itu si Untung.  Jika Anda juga ingin selalu beruntung  seperti si Untung, don't  worry, ternyata beruntung itu ada ilmunya.

Professor Richard Wiseman dari University of Hertfordshire Inggris, mencoba meneliti  hal-hal yang membedakan orang2 beruntung dengan yang sial. Wiseman merekrut sekelompok orang yang  merasa hidupnya selalu untung, dan  sekelompok lain yang hidupnya selalu sial. Memang kesannya seperti main-main, bagaimana mungkin keberuntungan bisa diteliti. Namun  ternyata memang orang yang beruntung bertindak berbeda dengan  mereka yang sial.

Misalnya, dalam salah satu penelitian the Luck Project ini, Wiseman memberikan  tugas untuk menghitung berapa jumlah foto dalam koran yang dibagikan kepada dua kelompok tadi. Orang2  dari kelompok sial memerlukan waktu rata-rata 2 menit untuk  menyelesaikan tugas ini. Sementara mereka  dari kelompok si Untung hanya perlu beberapa detik saja! Lho kok  bisa?

Ya, karena  sebelumnya pada halaman ke dua Wiseman telah meletakkan tulisan yang tidak kecil berbunyi "berhenti  menghitung sekarang! ada 43 gambar di  koran ini". Kelompok sial melewatkan tulisan ini ketika asyik menghitung  gambar. Bahkan, lebih iseng lagi, di tengah2 koran, Wiseman menaruh pesan lain yang bunyinya: "berhenti  menghitung sekarang dan bilang ke  peneliti Anda menemukan ini, dan menangkan $250!" Lagi-lagi kelompok sial melewatkan pesan tadi! Memang  benar2 sial.

Singkatnya, dari penelitian yang diklaimnya  "scientific" ini, Wiseman menemukan 4  faktor yang membedakan mereka yang beruntung dari yang sial:


1. Sikap terhadap peluang.

Orang  beruntung ternyata memang lebih terbuka terhadap peluang. Mereka lebih peka terhadap adanya peluang, pandai menciptakan peluang, dan bertindak  ketika peluang datang. Bagaimana hal ini dimungkinkan?

Ternyata  orang-orang yg beruntung memiliki sikap yang lebih rileks dan terbuka terhadap pengalaman-pengalaman baru.  Mereka lebih terbuka terhadap interaksi dengan orang-orang yang baru dikenal, dan  menciptakan jaringan-jaringan sosial baru. Orang yang sial lebih  tegang sehingga tertutup terhadap  kemungkinan- kemungkinan baru.

Sebagai contoh, ketika  Barnett Helzberg seorang pemilik toko permata di New York hendak menjual toko permatanya,  tanpa disengaja sewaktu berjalan di  depan Plaza Hotel, dia mendengar seorang wanita memanggil pria di  sebelahnya: "Mr. Buffet!"

Hanya kejadian sekilas yang mungkin akan dilewatkan kebanyakan orang yang kurang beruntung. Tapi Helzber berpikir lain.  Ia berpikir jika pria di sebelahnya ternyata adalah Warren Buffet, salah seorang investor  terbesar di Amerika, maka dia  berpeluang menawarkan jaringan toko permatanya. Maka Helzberg  segera menyapa pria di sebelahnya, dan  betul ternyata dia adalah Warren  Buffet. Perkenalan pun terjadi dan Helzberg yang sebelumnya sama  sekali tidak mengenal Warren Buffet,  berhasil menawarkan bisnisnya secara langsung kepada Buffet, face to  face. Setahun kemudian Buffet setuju  membeli jaringan toko permata milik Helzberg. Betul-betul  beruntung.



2. Menggunakan intuisi dalam membuat  keputusan.

Orang yang beruntung ternyata lebih mengandalkan intuisi daripada logika.  Keputusan-keputusan penting yang dilakukan oleh orang beruntung ternyata sebagian besar dilakukan atas dasar  bisikan "hati nurani" (intuisi)  daripada hasil otak-atik angka yang canggih. Angka-angka akan  sangat membantu tapi final decision umumnya dari "gut feeling".  Yang barangkali sulit bagi orang yang  sial adalah, bisikan hati nurani tadi  akan sulit kita dengar jika otak kita pusing dengan penalaran  yang tak   berkesudahan.

Makanya orang beruntung umumnya  memiliki metoda untuk mempertajam intuisi mereka, misalnya melalui meditasi yang teratur. Pada  kondisi mental yang tenang, dan pikiran yang jernih, intuisi akan  lebih mudah diakses. Dan makin sering  digunakan, intuisi kita juga akan  semakin tajam.

Banyak teman saya yang bertanya,  "mendengarkan intuisi" itu bagaimana?

Apakah tiba2 ada  suara yang terdengar menyuruh kita melakukan sesuatu?

Wah,  kalau pengalaman saya tidak seperti itu. Malah kalau tiba2  mendengar suara yg tidak ketahuan sumbernya, bisa2 saya jatuh  pingsan.

Karena ini  subyektif, mungkin saja ada orang yang beneran dengar suara.


Tapi kalau pengalaman saya, sesungguhnya intuisi  itu sering muncul dalam berbagai bentuk, misalnya:

- Isyarat dari badan. Anda pasti sering mengalami. "Gue kok  tiba2 deg-degan ya, mau dapet rejeki  barangkali", semacam itu. Badan kita  sesungguhnya sering memberi isyarat2 tertentu yang harus Anda  maknakan.

Misalnya Anda kok tiba2 meriang kalau mau dapet  deal gede, ya diwaspadai saja kalau tiba2 meriang lagi.

- Isyarat dari perasaan. Tiba-tiba saja Anda merasakan sesuatu yang lain ketika  sedang melihat atau melakukan sesuatu. Ini yang pernah saya alami.  Contohnya, waktu saya masih kuliah, saya suka merasa  tiba-tiba excited setiap kali melintasi kantor perusahaan tertentu.  Beberapa tahun kemudian saya ternyata  bekerja di kantor tersebut. Ini masih terjadi  untuk beberapa hal lain.

- Isyarat dari luar. Baca  "isyarat2" dari luar yang datang pada Anda.

Saya juga  beberapa kali mengalami. Misalnya pernah saja tiba2 di TV saya kok merasa sering melihat iklan suatu perusahaan tertentu, kemudian ketemu teman kok membicarakan perusahaan itu lagi, di jalan melihat iklan perusahaan tadi. Belakangan perusahaan  tadi ternyata menjadi klien saya. Jadi  kalau akhir2 ini Anda sering berpapasan dengan Mercedez S-Class dua  pintu, barangkali itu suatu pertanda.



3. Selalu berharap kebaikan akan  datang.

Orang yang beruntung ternyata selalu ge-er terhadap  kehidupan. Selalu berprasangka baik  bahwa kebaikan akan datang kepadanya. Dengan sikap mental yang demikian, mereka lebih tahan  terhadap ujian yang menimpa mereka, dan  akan lebih positif dalam berinteraksi dengan orang  lain.

Coba  saja Anda lakukan tes sendiri secara sederhana, tanya orang sukses yang Anda kenal, bagaimana prospek bisnis ke  depan. Pasti mereka  akan menceritakan optimisme dan  harapan.



4. Mengubah hal yang buruk menjadi  baik.

Orang-orang beruntung sangat pandai menghadapi  situasi buruk dan merubahnya menjadi  kebaikan. Bagi mereka setiap situasi selalu ada sisi baiknya. Dalam salah satu tes nya Prof. Wiseman meminta  peserta untuk membayangkan sedang pergi ke bank dan tiba-tiba bank  tersebut diserbu kawanan perampok  bersenjata. Dan peserta diminta mengutarakan reaksi mereka.

Reaksi orang dari  kelompok sial umunya adalah: "wah sial benar  ada di tengah2 perampokan begitu". Sementara reaksi orang  beruntung, misalnya adalah: "untung  saya ada di sana, saya bisa menuliskan  pengalaman saya untuk media dan mendapat uang. " Apapun  situasinya orang yg beruntung pokoknya  untung terus. Mereka dengan  cepat mampu beradaptasi dengan situasi  buruk dan merubahnya menjadi keberuntungan.



Sekolah  Keberuntungan.

Bagi mereka yang kurang beruntung, Prof. Wiseman  bahkan membuka Luck School. Saya yakin Anda semua  sudah beruntung dan tidak perlu bersekolah  di Luck School. Tapi ada baiknya mengintip sedikit, latihan2 apa  yang diberikan di Luck School.

Salah satu yang menonjol dari orang sial adalah betapa mereka sering  mengabaikan hal-hal yang positif di sekitar mereka.. Misalnya  salah satu pasien Prof. Wiseman, adalah seorang wanita single parent, yang sangat  sial.


Ketika diminta menceritakan hidupnya akan segera  nyerocos menceritakan setiap detil kesialannya. Betapa sulitnya memperoleh pasangan, sudah ketemu pria yang cocok tapi si pria jatuh dari  motor, di lain kesempatan si pria jatuh  dan patah hidungnya, sudah hampir  menikah, gerejanya terbakar, dan sebagainya. Pokoknya benar2 sial.


Padahal, dalam setiap interview, si wanita datang membawa 2 orang anak yang sangat lucu2 dan sehat.  Sebagian besar dari kita akan merasa sangat  beruntung memiliki 2 anak tadi.. Tapi tidak bagi si wanita sial  tadi. Karena 2 anak lucu tadi tidak ada dalam pikiran si wanita, yang  otaknya sudah penuh dengan  "kesialan".

Latihan yang diberikan Wiseman untuk orang2 semacam  itu adalah dengan membuat "Luck Diary", buku harian keberuntungan. Setiap hari, wanita tadi harus mencatat hal-hal positif atau keberuntungan yang  terjadi.

Mereka dilarang keras menuliskan kesialan mereka.  Awalnya mungkin sulit, tapi begitu mereka bisa menuliskan satu keberuntungan, besok-besoknya akan semakin mudah dan semakin banyak keberuntungan yg mereka tuliskan.

Dan ketika mereka melihat beberapa hari kebelakang Lucky Diary mereka, semakin mereka akan sadari betapa mereka beruntung. Dan sesuai prinsip  "law of attraction", semakin mereka memikirkan betapa mereka  beruntung, maka semakin banyak lagi lucky events yang datang pada hidup mereka.

Jadi, sesederhana itu rahasia si Untung. Ternyata semua orang juga bisa  beruntung. Termasuk Anda.

Siap mulai menjadi si  Untung?

First Open your Mind and Enjoy your life.