Showing posts with label Bisnis syariah. Show all posts
Showing posts with label Bisnis syariah. Show all posts

Membayar Lunas Hutang Tanpa Uang , Khusus Untuk Anda Yang Ingin Lunas Hutangnya Atau Agar Tidak Punya Hutang Lagi

Bisnis syariah - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Bisnis syariah, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Bisnis syariah, Artikel Kepribadian Sukses, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Membayar Lunas Hutang Tanpa Uang , Khusus Untuk Anda Yang Ingin Lunas Hutangnya Atau Agar Tidak Punya Hutang Lagi
link : Membayar Lunas Hutang Tanpa Uang , Khusus Untuk Anda Yang Ingin Lunas Hutangnya Atau Agar Tidak Punya Hutang Lagi

Baca juga


Bisnis syariah

.. *** Membayar Lunas Hutang Tanpa Uang , Khusus Untuk Anda Yang Ingin Lunas Hutangnya Atau Agar Tidak Punya Hutang Lagi ** ..

.. Mungkin hampir 90% orang punya hutang, tapi hanya 10% yang punya hutang tidak menjual dirinya untuk melunasi hutang, maksudnya ? Banyak yang MENJUAL DIRI untuk melunasi hutang, maksudnya ? jadi Pelacur ? bukan bukan bukan hehehe...

.. Simak lebih dalam email ini, bagaimana saya " Membayar Lunas Hutang Tanpa Uang " ? ..
.. Kalau Anda saat ini punya hutang, saya pun dulu pernah punya banyak hutang..
.. Sangking banyaknya, bingung mau bayar pakai apa .. 
.. Tapi jika Anda lulus dari ujian ini, InsyaAllah income Anda pasti naik..
.. Tapi jika Anda tidak lulus dari ujian, maka income Anda makin tambah ancur, harga diri tambah ancur cur cur juga ..

.. Alhamdulillah sebenarnya saya punya banyak hutang bukan karena ulah saya..
.. Bukan karena saya gengsi, berhutang karena ingin pamer , karena ingin kelihatan wah dll..
.. Saya justru dijuluki dalam keluarga " Super Duper Sederhana, tidak membeli apa pun kalau bukan kebutuhan "..
.. Misal, udah tahu gakada duit, hutang beli mobil ....
.. Udah tahu gakada duit, hutang bikin acara nikahan besar - besaran ....
.. Udah tahu gakada duit, hutang untuk usaha yang baru bangun biar kelihatan sukses ...
.. Sebenarnya hutang itu ada, lebih banyak karena ulah dirinya sendiri, tapi lucunya membuat orang lain terimbas merasakan kesulitannya ..

.. Saya punya banyak hutang, karena ulah kawan, ulah sahabat sendiri ..
.. MasyaAllah, gedeg minta ampunnn, tapi sekrang semua sudah berlalu ..

.. Bagaimana melunasi hutang tanpa uang ? 

.. " Komitmen Melunasi "
.. Iya betul, hadapi orang - orang yang telibat meminjam uangnya kepada kita. justru dekati, silaturahmikan, biarkan mereka menghina, mencaci maki, terima apa adanya, itu karena ulah kita. Kecuali memang orangnya sudah ngedableg, ya sudah yang penting Anda komitmen akan melunasi, meskipun tidak tahu entah kapan akan melunasinya..

.. Justru dengan punya hutang, kita sedang didik untuk memiliki komitmen. Tapi kalau bisa jangan berhutang dulu, biar tahu apa itu pentingnya komitmen ..
.. Komitmen itu tidak hanya pada orang yang diberikan hutang, tapi kepada orang - orang yang mau membantu Anda, kepada karyawan Anda, kepada orang - orang disekitar Anda ..
.. Hati 2x, jika Anda tidak KOMITMEN, kelarrr dah, Anda sedang menjual harga diri Anda sendiri .....
.. Mungkin bisa jadi kalau Anda tidak berubah, tidak akan ada yang percaya dengan Anda ..

.. Yapz, saya membayar LUNAS hutang - hutang saya 40% lebih saya bayar dengan " KOMITMEN " 
.. Saya silaturahmi, saya telponi, saya sering komunikasi dengan orang - orang yang memberikan hutang sama saya, bukan malah didiemin aja, sms gakdibales, w.a gak dibales, telpon gak diangkat, takut menghadapi kayak mau mati, ah sudahlah tambah susah ...

.. Terus, setiap hari saya pakai jurus marketing, sering saya ajak komunikasi..
.. Setiap hari, 1 orang saya telpon.. Gak ketang hanya saya tanya kabar ..
.. Intinya, KOMITMEN itu harus dibarengi ACTION, bukan hanya sekedar UCAPAN ...
.. Saya benar - benar menjaga komitmen saya dengan yang memberikan hutang, saya jaga komitmen saya dengan kawan - kawan yang membantu saya, saya jaga komitmen saya dengan team saya, pokoknya kepada semua orang yang terlibat dalam kehidupan sehari - hari saya, saya menjaga komitmen saya , jangan sampai saya menjual harga diri saya dengan membuat mereka semua kecewa karena saya tidak komitmen ....

.. hari demi hari terlewati, beberapa kawan yang pernah saya hutangi memberikan kabar ..
.. " Assalammualaikum akh abdillah ? ana yakin antum orangnya komitmen, saat ini mungkin antum belum bisa mengembalikan uang ana. Ana niatkan uang ana untuk ana sedekahkan sama antum, ana salut sama antum tetap menjaga silaturahmi apa pun yang terjadi .. "

.. Yupz, ada yang menyedekahkan uang mereka, bukan berarti saya meminta mereka sedekahkan kepada saya. Ada yang mengikhlaskan untuk sedekah 14 juta, 20 juta, dan masih banyak lagi ....
.. Ada juga yang mengikhlaskan uangnya, tapi saya diminta untuk selalu sedekah kalau udah mulai mendapatkan income. Ya, dengan komitmen juga, saya diajarkan pentingnya sedekah rutin ....

.. Saya sangat bersyukur, saya banyak belajar dari Hutang Piutang ini, bahwa apa pun yang terjadi " JANGAN MENJUAL DIRI " tunjukan bahwa Anda orang yang " KOMITMEN " bukan hanya dari ucapan nanti saya bayar, nanti saya bayar, tapi orangnya dihubungi susahnya minta amirrrr...

.. HATI - HATI, hanya dengan " KOMITMEN " Anda sedang menciptakan ERA BARU dalam HIDUP ANDA..
.. ERA baru yang baik untuk Anda dan keluarga Anda, tau ERA Baru yang buruk .....
.. dan itu Anda sendirilah yang memilihnya ....

.. Semoga Itibar ini bisa menjadi pelajaran buat kita ..
.. Boleh Anda share tidak harus ijin dengna saya dahulu, share kepada yang benar - benar ingin hutangnya lunas, biar kehidupannya tambah makmur, bukan malah tambah ancurrrrr..

.. Oh ya Ingin belajar Internet Marketing bareng saya join telegram channel saya ya, kalau belum
.. disini channelnya ==> t.me/jagoim

.. Salam Hangat

.. Abdillah pgo
.. Profesional Internet Marketer

.. *** Membayar Lunas Hutang Tanpa Uang , Khusus Untuk Anda Yang Ingin Lunas Hutangnya Atau Agar Tidak Punya Hutang Lagi ** ..

.. Mungkin hampir 90% orang punya hutang, tapi hanya 10% yang punya hutang tidak menjual dirinya untuk melunasi hutang, maksudnya ? Banyak yang MENJUAL DIRI untuk melunasi hutang, maksudnya ? jadi Pelacur ? bukan bukan bukan hehehe...

.. Simak lebih dalam email ini, bagaimana saya " Membayar Lunas Hutang Tanpa Uang " ? ..
.. Kalau Anda saat ini punya hutang, saya pun dulu pernah punya banyak hutang..
.. Sangking banyaknya, bingung mau bayar pakai apa .. 
.. Tapi jika Anda lulus dari ujian ini, InsyaAllah income Anda pasti naik..
.. Tapi jika Anda tidak lulus dari ujian, maka income Anda makin tambah ancur, harga diri tambah ancur cur cur juga ..

.. Alhamdulillah sebenarnya saya punya banyak hutang bukan karena ulah saya..
.. Bukan karena saya gengsi, berhutang karena ingin pamer , karena ingin kelihatan wah dll..
.. Saya justru dijuluki dalam keluarga " Super Duper Sederhana, tidak membeli apa pun kalau bukan kebutuhan "..
.. Misal, udah tahu gakada duit, hutang beli mobil ....
.. Udah tahu gakada duit, hutang bikin acara nikahan besar - besaran ....
.. Udah tahu gakada duit, hutang untuk usaha yang baru bangun biar kelihatan sukses ...
.. Sebenarnya hutang itu ada, lebih banyak karena ulah dirinya sendiri, tapi lucunya membuat orang lain terimbas merasakan kesulitannya ..

.. Saya punya banyak hutang, karena ulah kawan, ulah sahabat sendiri ..
.. MasyaAllah, gedeg minta ampunnn, tapi sekrang semua sudah berlalu ..

.. Bagaimana melunasi hutang tanpa uang ? 

.. " Komitmen Melunasi "
.. Iya betul, hadapi orang - orang yang telibat meminjam uangnya kepada kita. justru dekati, silaturahmikan, biarkan mereka menghina, mencaci maki, terima apa adanya, itu karena ulah kita. Kecuali memang orangnya sudah ngedableg, ya sudah yang penting Anda komitmen akan melunasi, meskipun tidak tahu entah kapan akan melunasinya..

.. Justru dengan punya hutang, kita sedang didik untuk memiliki komitmen. Tapi kalau bisa jangan berhutang dulu, biar tahu apa itu pentingnya komitmen ..
.. Komitmen itu tidak hanya pada orang yang diberikan hutang, tapi kepada orang - orang yang mau membantu Anda, kepada karyawan Anda, kepada orang - orang disekitar Anda ..
.. Hati 2x, jika Anda tidak KOMITMEN, kelarrr dah, Anda sedang menjual harga diri Anda sendiri .....
.. Mungkin bisa jadi kalau Anda tidak berubah, tidak akan ada yang percaya dengan Anda ..

.. Yapz, saya membayar LUNAS hutang - hutang saya 40% lebih saya bayar dengan " KOMITMEN " 
.. Saya silaturahmi, saya telponi, saya sering komunikasi dengan orang - orang yang memberikan hutang sama saya, bukan malah didiemin aja, sms gakdibales, w.a gak dibales, telpon gak diangkat, takut menghadapi kayak mau mati, ah sudahlah tambah susah ...

.. Terus, setiap hari saya pakai jurus marketing, sering saya ajak komunikasi..
.. Setiap hari, 1 orang saya telpon.. Gak ketang hanya saya tanya kabar ..
.. Intinya, KOMITMEN itu harus dibarengi ACTION, bukan hanya sekedar UCAPAN ...
.. Saya benar - benar menjaga komitmen saya dengan yang memberikan hutang, saya jaga komitmen saya dengan kawan - kawan yang membantu saya, saya jaga komitmen saya dengan team saya, pokoknya kepada semua orang yang terlibat dalam kehidupan sehari - hari saya, saya menjaga komitmen saya , jangan sampai saya menjual harga diri saya dengan membuat mereka semua kecewa karena saya tidak komitmen ....

.. hari demi hari terlewati, beberapa kawan yang pernah saya hutangi memberikan kabar ..
.. " Assalammualaikum akh abdillah ? ana yakin antum orangnya komitmen, saat ini mungkin antum belum bisa mengembalikan uang ana. Ana niatkan uang ana untuk ana sedekahkan sama antum, ana salut sama antum tetap menjaga silaturahmi apa pun yang terjadi .. "

.. Yupz, ada yang menyedekahkan uang mereka, bukan berarti saya meminta mereka sedekahkan kepada saya. Ada yang mengikhlaskan untuk sedekah 14 juta, 20 juta, dan masih banyak lagi ....
.. Ada juga yang mengikhlaskan uangnya, tapi saya diminta untuk selalu sedekah kalau udah mulai mendapatkan income. Ya, dengan komitmen juga, saya diajarkan pentingnya sedekah rutin ....

.. Saya sangat bersyukur, saya banyak belajar dari Hutang Piutang ini, bahwa apa pun yang terjadi " JANGAN MENJUAL DIRI " tunjukan bahwa Anda orang yang " KOMITMEN " bukan hanya dari ucapan nanti saya bayar, nanti saya bayar, tapi orangnya dihubungi susahnya minta amirrrr...

.. HATI - HATI, hanya dengan " KOMITMEN " Anda sedang menciptakan ERA BARU dalam HIDUP ANDA..
.. ERA baru yang baik untuk Anda dan keluarga Anda, tau ERA Baru yang buruk .....
.. dan itu Anda sendirilah yang memilihnya ....

.. Semoga Itibar ini bisa menjadi pelajaran buat kita ..
.. Boleh Anda share tidak harus ijin dengna saya dahulu, share kepada yang benar - benar ingin hutangnya lunas, biar kehidupannya tambah makmur, bukan malah tambah ancurrrrr..

.. Oh ya Ingin belajar Internet Marketing bareng saya join telegram channel saya ya, kalau belum
.. disini channelnya ==> t.me/jagoim

.. Salam Hangat

.. Abdillah pgo
.. Profesional Internet Marketer

Utang 3 Milyar Lunas dan Keajaiban Terus Berdatangan

Bisnis syariah - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Bisnis syariah, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel bisnis online, Artikel Bisnis syariah, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Utang 3 Milyar Lunas dan Keajaiban Terus Berdatangan
link : Utang 3 Milyar Lunas dan Keajaiban Terus Berdatangan

Baca juga


Bisnis syariah



Utang 3 Milyar Lunas dan Keajaiban Terus Berdatangan
Berkali-kali merinding.. nahan air mata.. disaat saya baca buku-bukunya Mas Saptuari Sugiharto. Sungguh cinta Allah tak terbatas.
Mak sedang terlilit hutang?
Merasa sedang kesulitan ekonomi?
Jualan gak laku-laku?
Udah belajar ilmu marketing ini itu tetep gak sukses?
Ternyata solusinya dekat Mak. Dekaaaaat banget.
Kayanya kita harus cari pojokan untuk investasikan waktu sejenak baca bukunya Mas Saptuari. Aku bisikin sedikit disini isinya..
Berani Jadi Taubaters, halaman 173.
Kuncinya satu: Jika hatimu gelisah ketika menerima hasilnya, bukan senang malah gundah, uang bonus yang diterima perginya mudah, mau mengumpulkan uangnya kok kayanya susah, jangan-jangan memang tidak berkah.
Tinggalkan saja, masih buanyak jalan rejeki lainnya di luar sana, masak gak percaya Allah Maha Kaya? Toh janji Allah jelas sekali disampaikan oleh Nabi.
Rasulullah SAW bersabda "Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah akan mengganti bagimu dengan yang lebih baik bagimu." (HR. Ahmad 5:363)
Kembali ke Titik Nol, halaman 192
"Tidak masalah kita bangkrut dalam pandangan manusia, yang penting kita tidak bangkrut dalam pandangan Allah. Dan kita juga tidak bangkrut di akherat nanti. Tidak usah pedulikan omongan orang, bersihkan diri bareng-bareng, mulai bisnis lagi dengan cara-cara yang lebih Allah ridhoi tanpa harus menumpuk hutang disana-sini. Biar selamat dunia akherat."
Do'a Tak Tertolak, halaman 175
"Diluar dugaan, ternyata ibu itu membawa berita gembira, semua sepatu yang dijual ludesss.. Sampai harus mendatangkan stok lagi, pemilik toko semangat lagi, dan toko tidak jadi dipindah ke luar kota. Ibu itu dipercaya lagi oleh pemiliknya untuk mengelola lagi toko sepatu itu."
"Ibu menjalankan saran saya? Untuk berdoa selalu usai membaca Quran?" Tanya Ustadz Riyadh.
"Iya Ustadz, saya tau doa saya bisa tidak dikabulkan oleh Allah karena tertutup oleh dosa-dosa saya selama ini, tapi di belakang saya ada 40.000 malaikat yang meng-aaamiin-kan, malaikat-malaikat itu tidak punya dosa di depan Allah, masak Allah tidak mengabulkan."
Mencari Jalan Pulang, halaman 207
Baru sehari niat hijrah total, Allah langsung berikan solusi... Masya Allah!
"Dia mantap menutup semua utangnya, minta bantuan saya untuk menjualkan mobilnya. Alhamdulillah, belum juga mobil terjual. Allah sudah menunjukkan kekuasannya dari jalan yang tidak terduga-duga! Dia mendapatkan pesanan massal di usahanya, dan dari itungan cukup untuk melunasi utangnya. Sayapun merinding membaca chat WAnya."
+++++++
Mak.. aku mencintamu karena Allah. Aku rekomendasikan buku ini juga karena Allah. Mungkin ini yang Mak butuhkan selama ini. Mungkin ini cara Allah memberikan kita petunjuk. Hadiahkan buat keluarga dan para sahabat kita. Semoga Allah mudahkan segala urusan kita ya Mak 😘 Luv u...
Oh iya saya gak punya stok bukunya. Coba Mak cek ke Mas Adam Muhammad Ridwan atau langsung ke Billionaire Store ya.
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
"Gaptek Hilang, Rejeki Datang"



Utang 3 Milyar Lunas dan Keajaiban Terus Berdatangan
Berkali-kali merinding.. nahan air mata.. disaat saya baca buku-bukunya Mas Saptuari Sugiharto. Sungguh cinta Allah tak terbatas.
Mak sedang terlilit hutang?
Merasa sedang kesulitan ekonomi?
Jualan gak laku-laku?
Udah belajar ilmu marketing ini itu tetep gak sukses?
Ternyata solusinya dekat Mak. Dekaaaaat banget.
Kayanya kita harus cari pojokan untuk investasikan waktu sejenak baca bukunya Mas Saptuari. Aku bisikin sedikit disini isinya..
Berani Jadi Taubaters, halaman 173.
Kuncinya satu: Jika hatimu gelisah ketika menerima hasilnya, bukan senang malah gundah, uang bonus yang diterima perginya mudah, mau mengumpulkan uangnya kok kayanya susah, jangan-jangan memang tidak berkah.
Tinggalkan saja, masih buanyak jalan rejeki lainnya di luar sana, masak gak percaya Allah Maha Kaya? Toh janji Allah jelas sekali disampaikan oleh Nabi.
Rasulullah SAW bersabda "Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah akan mengganti bagimu dengan yang lebih baik bagimu." (HR. Ahmad 5:363)
Kembali ke Titik Nol, halaman 192
"Tidak masalah kita bangkrut dalam pandangan manusia, yang penting kita tidak bangkrut dalam pandangan Allah. Dan kita juga tidak bangkrut di akherat nanti. Tidak usah pedulikan omongan orang, bersihkan diri bareng-bareng, mulai bisnis lagi dengan cara-cara yang lebih Allah ridhoi tanpa harus menumpuk hutang disana-sini. Biar selamat dunia akherat."
Do'a Tak Tertolak, halaman 175
"Diluar dugaan, ternyata ibu itu membawa berita gembira, semua sepatu yang dijual ludesss.. Sampai harus mendatangkan stok lagi, pemilik toko semangat lagi, dan toko tidak jadi dipindah ke luar kota. Ibu itu dipercaya lagi oleh pemiliknya untuk mengelola lagi toko sepatu itu."
"Ibu menjalankan saran saya? Untuk berdoa selalu usai membaca Quran?" Tanya Ustadz Riyadh.
"Iya Ustadz, saya tau doa saya bisa tidak dikabulkan oleh Allah karena tertutup oleh dosa-dosa saya selama ini, tapi di belakang saya ada 40.000 malaikat yang meng-aaamiin-kan, malaikat-malaikat itu tidak punya dosa di depan Allah, masak Allah tidak mengabulkan."
Mencari Jalan Pulang, halaman 207
Baru sehari niat hijrah total, Allah langsung berikan solusi... Masya Allah!
"Dia mantap menutup semua utangnya, minta bantuan saya untuk menjualkan mobilnya. Alhamdulillah, belum juga mobil terjual. Allah sudah menunjukkan kekuasannya dari jalan yang tidak terduga-duga! Dia mendapatkan pesanan massal di usahanya, dan dari itungan cukup untuk melunasi utangnya. Sayapun merinding membaca chat WAnya."
+++++++
Mak.. aku mencintamu karena Allah. Aku rekomendasikan buku ini juga karena Allah. Mungkin ini yang Mak butuhkan selama ini. Mungkin ini cara Allah memberikan kita petunjuk. Hadiahkan buat keluarga dan para sahabat kita. Semoga Allah mudahkan segala urusan kita ya Mak 😘 Luv u...
Oh iya saya gak punya stok bukunya. Coba Mak cek ke Mas Adam Muhammad Ridwan atau langsung ke Billionaire Store ya.
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
"Gaptek Hilang, Rejeki Datang"

Rejeki Itu Masalah Rasa, Bukan Angka

Bisnis syariah - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Bisnis syariah, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Bisnis syariah, Artikel Motivasi, Artikel Motivasi Bisnis, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Rejeki Itu Masalah Rasa, Bukan Angka
link : Rejeki Itu Masalah Rasa, Bukan Angka

Baca juga


Bisnis syariah

Rejeki Itu Masalah Rasa, Bukan Angka
Duh suka banget dengan kalimat itu. Saya kutip dari buku Tak Henti Dikejar Rejeki karya Mas Akhrie Rabbani pada halaman 13.
Saya bocorin sedikit isi bukunya disini Mak. Recommended untuk Mak yang mau memperlancar rejeki dalam bisnisnya.
+++++++
Diantara makna rezeki adalah SEGALA YANG KELUAR MASUK BAGI DIRI DENGAN ANUGERAH MANFAAT SEJATI. Ada orang yang mampu membeli kasur empuk tapi tidak bisa tidur nyenyak. Sebaliknya, ada orang yang belum mampu membeli kasur empuk, ia hanya tidur di alas koran, tetapi tidurnya sangat nyenyak. Itulah rezeki.
Ada orang yang mempunyai penghasilan 100 juta perbulan, tetapi belum tentu rezekinya sebanyak itu. Karena ketika ia mau minum, "Awas pak, kadar gulanya!" atau bahkan ketika ia ingin makan makanan yang lezat, "Hati-hati Pak kolesterol".
Rezeki juga bukan apa yang sanggup dibeli. Ada lagi kisaj tentang seorang pengusaha maskapai penerbangan. Armada pesawatnya lebih dari 100 unit. Tetapi sayang dia menderita hyberphobia. Yakni rasa takut pada ketinggian. Seumur hidupnya ia tak pernah berani naik pesawat.
Jadi rezeki yang sesungguhnya adalah kenikmatan yang Allah SWT anugerahkan kepada kita, dan kita bisa menikmatinya dengan penuh syukur. Itulah rezeki yang penuh berkah.
Terkadang saking seringnya kita menikmati rezeki tersebut, kita tidak merasa itu adalah rezeki dari Allah SWT. Air yang kita minum, udara yang kita hirup, kaki yang kuat untuk melangkah, darah yang mengalir dalam tubuh kita dan lainnya.
Betapa banyak orang yang tidak mudah menemukan air untuk diminum. Betapa banyak orang yang membutuhkan alat bantu oksigen untuk bernafas. Begitu banyak orang yang butuh kursi roda untuk berjalan.
Jadi, rezeki bukanlah soal berapa angka gaji/penghasilan, tapi soal rasa yang bisa kita nikmati.
+++++++
Semoga kita termasuk orang-orang yang pandai bersyukur ya Mak. Kemarin sepi orderan ya gapapa, alhamdulillah masih dikasih waktu untuk belajar lebih baik. Hari ini omset 10 juta, alhamdulillah.. semoga besok bisa 20 juta Dengan begitu bisa nambah terus sedekahnya aamiin..
Semoga Allah berkahi bisnis yang sedang Mak jalani hari ini. Semua kesulitan, air mata, lelah, pusing dan mumetnya Allah catat sebagai ibadah. aamiin..
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
"Gaptek Hilang, Rejeki Datang"
Foto Muri Handayani Mirna.

Rejeki Itu Masalah Rasa, Bukan Angka
Duh suka banget dengan kalimat itu. Saya kutip dari buku Tak Henti Dikejar Rejeki karya Mas Akhrie Rabbani pada halaman 13.
Saya bocorin sedikit isi bukunya disini Mak. Recommended untuk Mak yang mau memperlancar rejeki dalam bisnisnya.
+++++++
Diantara makna rezeki adalah SEGALA YANG KELUAR MASUK BAGI DIRI DENGAN ANUGERAH MANFAAT SEJATI. Ada orang yang mampu membeli kasur empuk tapi tidak bisa tidur nyenyak. Sebaliknya, ada orang yang belum mampu membeli kasur empuk, ia hanya tidur di alas koran, tetapi tidurnya sangat nyenyak. Itulah rezeki.
Ada orang yang mempunyai penghasilan 100 juta perbulan, tetapi belum tentu rezekinya sebanyak itu. Karena ketika ia mau minum, "Awas pak, kadar gulanya!" atau bahkan ketika ia ingin makan makanan yang lezat, "Hati-hati Pak kolesterol".
Rezeki juga bukan apa yang sanggup dibeli. Ada lagi kisaj tentang seorang pengusaha maskapai penerbangan. Armada pesawatnya lebih dari 100 unit. Tetapi sayang dia menderita hyberphobia. Yakni rasa takut pada ketinggian. Seumur hidupnya ia tak pernah berani naik pesawat.
Jadi rezeki yang sesungguhnya adalah kenikmatan yang Allah SWT anugerahkan kepada kita, dan kita bisa menikmatinya dengan penuh syukur. Itulah rezeki yang penuh berkah.
Terkadang saking seringnya kita menikmati rezeki tersebut, kita tidak merasa itu adalah rezeki dari Allah SWT. Air yang kita minum, udara yang kita hirup, kaki yang kuat untuk melangkah, darah yang mengalir dalam tubuh kita dan lainnya.
Betapa banyak orang yang tidak mudah menemukan air untuk diminum. Betapa banyak orang yang membutuhkan alat bantu oksigen untuk bernafas. Begitu banyak orang yang butuh kursi roda untuk berjalan.
Jadi, rezeki bukanlah soal berapa angka gaji/penghasilan, tapi soal rasa yang bisa kita nikmati.
+++++++
Semoga kita termasuk orang-orang yang pandai bersyukur ya Mak. Kemarin sepi orderan ya gapapa, alhamdulillah masih dikasih waktu untuk belajar lebih baik. Hari ini omset 10 juta, alhamdulillah.. semoga besok bisa 20 juta Dengan begitu bisa nambah terus sedekahnya aamiin..
Semoga Allah berkahi bisnis yang sedang Mak jalani hari ini. Semua kesulitan, air mata, lelah, pusing dan mumetnya Allah catat sebagai ibadah. aamiin..
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
"Gaptek Hilang, Rejeki Datang"
Foto Muri Handayani Mirna.

SUMPAH SAUDAGAR NUSANTARA

Bisnis syariah - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Bisnis syariah, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Bisnis syariah, Artikel Motivasi, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : SUMPAH SAUDAGAR NUSANTARA
link : SUMPAH SAUDAGAR NUSANTARA

Baca juga


Bisnis syariah

Pantas kalau ada yang meriang dgn adanya Kopdar Saudagar Nusantara. Bagaimana tidak, bunyi sumpahnya kayak gini Bro, bantu viralkan ya:
SUMPAH SAUDAGAR NUSANTARA
Bismillahirrahmanirrahim
1. Kami Saudagar Nusantara memutuskan untuk menjadi pribadi yang berdaya, dari mulai alam rasa, alam fikir, hingga alam tindak kami semua.
2. Kami Saudagar Nusantara berjanji untuk menghadirkan keluarga dan rumah tangga yang berdaya, kami akan hadirkan rumah tangga rumah tangga yang kokoh, rumah tangga yang kuat, dimana anak anak akan tumbuh menjadi kuat, generasi menjadi kuat, dan tempat yang terbaik untuk mengambil energi cinta.
3. Kami Saudagar Nusantara bertekad untuk membangun organisasi bisnis, membangun kekuatan produk, menghadirkan daya saing, memutuskan berjuang dan melawan, dan menolak kalah menolak menyerah.
4. Kami Saudagar Nusantara berjanji untuk mewakafkan diri kami semua, mewakafkan diri kami semua, mewakafkan diri kami semua, untuk aktifitas pemberdayaan di muka bumi nusantara, akan kami bangun forum forum pemberdayaan, akan kami isi forum forum pemberdayaan, dan tidak ada pilihan kecuali Berdaya di negeri sendiri.
5. Kami Saudagar Nusantara bertekat serius untuk, membangun negara Indonesia, mencintai Indonesia, dan tidak akan istirahat, kecuali Indonesia mampu berdaya.
Sumpah Saudagar Nusantara
BERDAYA DI NEGERI SENDIRI
29 Oktober 2017

Pantas kalau ada yang meriang dgn adanya Kopdar Saudagar Nusantara. Bagaimana tidak, bunyi sumpahnya kayak gini Bro, bantu viralkan ya:
SUMPAH SAUDAGAR NUSANTARA
Bismillahirrahmanirrahim
1. Kami Saudagar Nusantara memutuskan untuk menjadi pribadi yang berdaya, dari mulai alam rasa, alam fikir, hingga alam tindak kami semua.
2. Kami Saudagar Nusantara berjanji untuk menghadirkan keluarga dan rumah tangga yang berdaya, kami akan hadirkan rumah tangga rumah tangga yang kokoh, rumah tangga yang kuat, dimana anak anak akan tumbuh menjadi kuat, generasi menjadi kuat, dan tempat yang terbaik untuk mengambil energi cinta.
3. Kami Saudagar Nusantara bertekad untuk membangun organisasi bisnis, membangun kekuatan produk, menghadirkan daya saing, memutuskan berjuang dan melawan, dan menolak kalah menolak menyerah.
4. Kami Saudagar Nusantara berjanji untuk mewakafkan diri kami semua, mewakafkan diri kami semua, mewakafkan diri kami semua, untuk aktifitas pemberdayaan di muka bumi nusantara, akan kami bangun forum forum pemberdayaan, akan kami isi forum forum pemberdayaan, dan tidak ada pilihan kecuali Berdaya di negeri sendiri.
5. Kami Saudagar Nusantara bertekat serius untuk, membangun negara Indonesia, mencintai Indonesia, dan tidak akan istirahat, kecuali Indonesia mampu berdaya.
Sumpah Saudagar Nusantara
BERDAYA DI NEGERI SENDIRI
29 Oktober 2017

Kami Belom Bebas Utang Riba

Bisnis syariah - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Bisnis syariah, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Bisnis syariah, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Kami Belom Bebas Utang Riba
link : Kami Belom Bebas Utang Riba

Baca juga


Bisnis syariah

Kami belom bebas utang riba, tapi tulisan Kang Dewa ini bisa jadi pengingat.
Selama 3 hari kemarin, Saya berada di Sentul Bogor untuk mengikuti penghelatan akbar Kopdar Saudagar Nusantara.
MasyaAllah, ada sekitar 7.000+ orang memenuhi ruangan SICC dan ngumpul bareng disana: saling bertemu, saling berjejaring, saling belajar. Keren! 10 jempol buat kawan-kawan semua... 👍🏻
Saya pribadi diamanahi jadi salah satu pembicara disana.
Jujur, Saya bingung. Kenapa?
Karena rasa-rasanya ruh dan semangat Saya bukanlah pemberdayaan, termasuk soal Nusantara. Ah, bukan kapasitas Saya ngomongin hal itu. Saya mau ambil peran di titik lain saja. Akhirnya, Saya putuskan untuk sharing kepada ribuan peserta dengan mengambil angle 'Saudagar'.
Ya, saudagar, orang yang memperdagangkan sesuatu dalam jumlah besar. Pedagang besar, seperti Anda, kelak..
Izinkan Saya meresume materi kemarin pada Anda sekarang. Boleh?
Baiklah.
Yuk kita mulai...
Banyak orang bertanya, kenapa jualan?
Sebagai Muslim, alasannya cukup jelas dan tegas, yakni karena Allah memperbolehlan. Lantas kita bisa lakukan. HALAL!
Perlu bukti?
Ini dalilnya:
"Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba" (QS. Al-Baqoroh: 275)
Jika Anda perhatikan, dalam 1 ayat, terdapat 2 pesan: Jualan itu Halal, Riba itu Haram.
Sayangnya, kondisi yang ada saat ini, seakan menjadi berbalik: Jualan itu Haram, Riba itu Halal. Ah, ini sesat!
Tapi faktanya, demikian adanya...
Lihat saja:
Beli rumah, KPR, kena Riba. Dosa...
Beli mobil, Leasing, kena Riba. Dosa...
Belanja, pake Kartu Kredit, kena Riba. Dosa...
Haji, pake Dana Talangan, kena Riba. Dosa...
Subhanallah...
Riba terus menyerang dari sisi kanan dan kiri. Riba seolah tak akan pernah berhenti mengiming-imingi selama kita tak memiliki iman yang tebal, pekerja keras, dan sabar.
Parahnya lagi, di luar sana, mereka pemakai riba ini dengan sombongnya mempertontonkan kekayaan mereka pada publik: difoto, dipamerkan, dibanggakan.
Gilanya lagi, mereka-mereka inilah yang membenci kita-kita para pedagang. Seakan, berdagang seakan menjadi aktivitas 'nista' dan memalukan. Padahal Rasulullah sendiri mencontohkan. Iya, kan?
Jelas, kita jualan tiap hari, selain memang dihalalkan oleh Allah, juga dalam rangka agar bisa 'membeli' banyak kebaikan dengan cara cash, tidak riba. Paham?
Kita pengen bangun rumah, beli mobil, belanja kebutuhan, pergi umroh dan haji, semuanya dengan dana cash, tanpa riba!
Caranya?
Ya dari hasil dagang. Jualan... Bisnis!
Sementara mereka, orang-orang yang gak paham dan gak ngerti niat baik kita ini, akan selalu memaki, mencibir, dan nyinyirin kita. Sampai kiamat mungkin...
Lalu, bagaimana respon kita?
Jalan aja terus... Wong niat kita lurus.
Tinggal, strategi jualannya diperbaiki, supaya calon-calon pembeli produk kita tidak risih dengan cara jualan kita. Setuju?
Intinya, jualan itu halal. Aktivitas menolong orang yang dibayar.
Kita nolongin orang, tapi orang yang kita tolong malah ngasih uang ke kita, karena solusi atas permasalahannya hadir dalam produk yang kita jual. Begini mindsetnya.
"Ah, tetep aja nyari untung!"
Lha, jualan emang nyari untung. Kalau gak nyari untung, gak usah jualan. Donasi aja...
"Halah, ngomong nolongin orang kan modus! Tetep aja ujung-ujungnya duit..."
Terserah kamu! Temenan sama setan kaya kamu emang akan selalu salah. Apa-apa salah, apa-apa jadi masalah... #PLAK!
Disadari atau tidak, itulah fenomena yang terjadi sekarang. Yang pake jalan halal, dinyinyirin. Yang pake jalan haram, dibanggain. Padahal, standar kebahagiaan kita bukan dinilai dari materi, tapi ridho Allah. Pertanyaannya, kalau Saya ngelakuin ini, Allah ridho gak? Allah izinkan gak? Allah perbolehkan gak?
Dan karena jualan adalah salah satu aktivitas yang diperbolehkan, maka lakukanlah...
Jangan malu lagi...
Jangan ragu lagi...
Jangan setengah hati lagi...
Lakukan dengan totalitas!
Niatkan untuk nolongin orang, sembari menjemput rezeki yang halal.
InsyaAllah, kalau niatnya lurus, rezekinya mulus. Aamiin...
Bagaimana cara agar jualan kita kedepannya dimudahkan oleh Allah?
Apa saja yang harus dilakukan kedepannya supaya Allah lapangkan rezeki buat kita?
Gimana step by stepnya agar Allah izinkan kita tembus miliaran rupiah per bulan?
Tunggu tulisan Saya selanjutnya ya... 👌
Dewa

Kami belom bebas utang riba, tapi tulisan Kang Dewa ini bisa jadi pengingat.
Selama 3 hari kemarin, Saya berada di Sentul Bogor untuk mengikuti penghelatan akbar Kopdar Saudagar Nusantara.
MasyaAllah, ada sekitar 7.000+ orang memenuhi ruangan SICC dan ngumpul bareng disana: saling bertemu, saling berjejaring, saling belajar. Keren! 10 jempol buat kawan-kawan semua... 👍🏻
Saya pribadi diamanahi jadi salah satu pembicara disana.
Jujur, Saya bingung. Kenapa?
Karena rasa-rasanya ruh dan semangat Saya bukanlah pemberdayaan, termasuk soal Nusantara. Ah, bukan kapasitas Saya ngomongin hal itu. Saya mau ambil peran di titik lain saja. Akhirnya, Saya putuskan untuk sharing kepada ribuan peserta dengan mengambil angle 'Saudagar'.
Ya, saudagar, orang yang memperdagangkan sesuatu dalam jumlah besar. Pedagang besar, seperti Anda, kelak..
Izinkan Saya meresume materi kemarin pada Anda sekarang. Boleh?
Baiklah.
Yuk kita mulai...
Banyak orang bertanya, kenapa jualan?
Sebagai Muslim, alasannya cukup jelas dan tegas, yakni karena Allah memperbolehlan. Lantas kita bisa lakukan. HALAL!
Perlu bukti?
Ini dalilnya:
"Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba" (QS. Al-Baqoroh: 275)
Jika Anda perhatikan, dalam 1 ayat, terdapat 2 pesan: Jualan itu Halal, Riba itu Haram.
Sayangnya, kondisi yang ada saat ini, seakan menjadi berbalik: Jualan itu Haram, Riba itu Halal. Ah, ini sesat!
Tapi faktanya, demikian adanya...
Lihat saja:
Beli rumah, KPR, kena Riba. Dosa...
Beli mobil, Leasing, kena Riba. Dosa...
Belanja, pake Kartu Kredit, kena Riba. Dosa...
Haji, pake Dana Talangan, kena Riba. Dosa...
Subhanallah...
Riba terus menyerang dari sisi kanan dan kiri. Riba seolah tak akan pernah berhenti mengiming-imingi selama kita tak memiliki iman yang tebal, pekerja keras, dan sabar.
Parahnya lagi, di luar sana, mereka pemakai riba ini dengan sombongnya mempertontonkan kekayaan mereka pada publik: difoto, dipamerkan, dibanggakan.
Gilanya lagi, mereka-mereka inilah yang membenci kita-kita para pedagang. Seakan, berdagang seakan menjadi aktivitas 'nista' dan memalukan. Padahal Rasulullah sendiri mencontohkan. Iya, kan?
Jelas, kita jualan tiap hari, selain memang dihalalkan oleh Allah, juga dalam rangka agar bisa 'membeli' banyak kebaikan dengan cara cash, tidak riba. Paham?
Kita pengen bangun rumah, beli mobil, belanja kebutuhan, pergi umroh dan haji, semuanya dengan dana cash, tanpa riba!
Caranya?
Ya dari hasil dagang. Jualan... Bisnis!
Sementara mereka, orang-orang yang gak paham dan gak ngerti niat baik kita ini, akan selalu memaki, mencibir, dan nyinyirin kita. Sampai kiamat mungkin...
Lalu, bagaimana respon kita?
Jalan aja terus... Wong niat kita lurus.
Tinggal, strategi jualannya diperbaiki, supaya calon-calon pembeli produk kita tidak risih dengan cara jualan kita. Setuju?
Intinya, jualan itu halal. Aktivitas menolong orang yang dibayar.
Kita nolongin orang, tapi orang yang kita tolong malah ngasih uang ke kita, karena solusi atas permasalahannya hadir dalam produk yang kita jual. Begini mindsetnya.
"Ah, tetep aja nyari untung!"
Lha, jualan emang nyari untung. Kalau gak nyari untung, gak usah jualan. Donasi aja...
"Halah, ngomong nolongin orang kan modus! Tetep aja ujung-ujungnya duit..."
Terserah kamu! Temenan sama setan kaya kamu emang akan selalu salah. Apa-apa salah, apa-apa jadi masalah... #PLAK!
Disadari atau tidak, itulah fenomena yang terjadi sekarang. Yang pake jalan halal, dinyinyirin. Yang pake jalan haram, dibanggain. Padahal, standar kebahagiaan kita bukan dinilai dari materi, tapi ridho Allah. Pertanyaannya, kalau Saya ngelakuin ini, Allah ridho gak? Allah izinkan gak? Allah perbolehkan gak?
Dan karena jualan adalah salah satu aktivitas yang diperbolehkan, maka lakukanlah...
Jangan malu lagi...
Jangan ragu lagi...
Jangan setengah hati lagi...
Lakukan dengan totalitas!
Niatkan untuk nolongin orang, sembari menjemput rezeki yang halal.
InsyaAllah, kalau niatnya lurus, rezekinya mulus. Aamiin...
Bagaimana cara agar jualan kita kedepannya dimudahkan oleh Allah?
Apa saja yang harus dilakukan kedepannya supaya Allah lapangkan rezeki buat kita?
Gimana step by stepnya agar Allah izinkan kita tembus miliaran rupiah per bulan?
Tunggu tulisan Saya selanjutnya ya... 👌
Dewa

DAFTAR PERUSAHAAN PENJUALAN LANGSUNG BERJENJANG SYARIAH (MLM)

Bisnis syariah - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Bisnis syariah, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Bisnis syariah, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : DAFTAR PERUSAHAAN PENJUALAN LANGSUNG BERJENJANG SYARIAH (MLM)
link : DAFTAR PERUSAHAAN PENJUALAN LANGSUNG BERJENJANG SYARIAH (MLM)

Baca juga


Bisnis syariah

DAFTAR PERUSAHAAN PENJUALAN LANGSUNG BERJENJANG SYARIAH (MLM)

1. pertanyaan-pertanyaan dari masyarakat terkait daftar perusahaan Perusahaan Penjualan Langsung Berjenjang Syariah (PLBS) atau Multi Level Marketing (MLM) Syariah yang telah diterbitkan oleh Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), dan
2. banyaknya perusahaan MLM yang mengaku telah mendapat sertifikat syariah dari DSN-MUI, sementara DSN-MUI tidak menerbitkan sertifikat syariah atas perusahaan dimaksud,

maka DSN-MUI menilai urgen untuk menginformasikan kepada seluruh pihak yang berkepentingan mengenai Perusahaan Penjualan Langsung Berjenjang Syariah yang telah mendapatkan sertifikat DSN-MUI.

Berikut adalah Daftar (terbarukan) Perusahaan Penjualan Langsung Berjenjang Syariah yang telah mendapatkan sertifikat DSN-MUI

http://snip.ly/1suek

DAFTAR PERUSAHAAN PENJUALAN LANGSUNG BERJENJANG SYARIAH (MLM)

1. pertanyaan-pertanyaan dari masyarakat terkait daftar perusahaan Perusahaan Penjualan Langsung Berjenjang Syariah (PLBS) atau Multi Level Marketing (MLM) Syariah yang telah diterbitkan oleh Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), dan
2. banyaknya perusahaan MLM yang mengaku telah mendapat sertifikat syariah dari DSN-MUI, sementara DSN-MUI tidak menerbitkan sertifikat syariah atas perusahaan dimaksud,

maka DSN-MUI menilai urgen untuk menginformasikan kepada seluruh pihak yang berkepentingan mengenai Perusahaan Penjualan Langsung Berjenjang Syariah yang telah mendapatkan sertifikat DSN-MUI.

Berikut adalah Daftar (terbarukan) Perusahaan Penjualan Langsung Berjenjang Syariah yang telah mendapatkan sertifikat DSN-MUI

http://snip.ly/1suek

RIBA Mulus Jenazah HANGUS

Bisnis syariah - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Bisnis syariah, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Bisnis syariah, Artikel Motivasi, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : RIBA Mulus Jenazah HANGUS
link : RIBA Mulus Jenazah HANGUS

Baca juga


Bisnis syariah



RIBA Mulus Jenazah HANGUS
Foto Niken Harni.
#KisahNyata Tanpa Rekayasa
Mengutip dari salah satu Group WhatsApp KSW menceritakan tentang salah satu Teman yang bekerja di Perbankan..
Menceritakan bahwa Jenazah Rekan Kerja yang bersangkutan Hangus setelah dibongkar Jenazah tersebut dikarenakan salah meletakkan Kuburan Jenazah..Yuk Simak kisah Inspiratif nya !
Assalamu’alaikum warga KSW,
Jarum jam disini menunjukkan pukul 09.30 wita
Salon dan toko baru dibuka se jam yang lalu.
Pelanggan setia saya sudah ada yang datang. Bu Haji ‘S’ pedagang grosir busana muslim yang biasanya ke salon saya hari sabtu atau minggu. 
Karena hanya pada hari libur saja putra beliau bisa bantu jaga toko.
Saya sapa “Ehh..bu haji tumben hari kerja bisa kesini.”
Bu haji : iya bu dess, sekarang ada anak saya yang bantu jualan di toko.
Saya : hlo..anak ibu bukannya kerja di bank? Ini kan hari senin bu #basa-basi
Bu Haji : Anak saya berhenti kerja di bank bu dess.
Saya : kenapa berhenti bu? Kan udah lumayan jabatannya #kepo.
Bu Haji : iya bu dess. Kira-kira beberapa bulan yang lalu, anak saya ikut mengantar jenazah salah satu karyawan dia di kantor ada yang meninggal. Jadi pas jenazah sudah selesai dikuburkan, datang 1 jenazah lain yang mau dikubur juga. Setelah itu baru diketahui ternyata jenazah alm teman anak saya itu salah dimasukkan ke liang kubur jenazah yang baru datang tadi.
Saya : terus gimana bu..??
Bu Haji : jadi terpaksa digali lagi makamnya. Dan setelah digali semua orang terkejut melihat kondisi jenazah teman anak saya itu bu.
Saya : kondisinya gimana bu haji?
Bu Haji : Belum 1 jam bu dess, setelah dibuka papannya…Astaghfirullah..jenazahnya hangit. (Hangit = hangus)
Astaghfirullah…
Tenggorokan saya kering seketika.
Saya : kenapa bisa begitu bu??
Bu haji : anak saya hanya bilang, setelah kejadian itu anak saya pulang ke rumahnya. Dan bilang kpd istrinya bahwa dia mau resign dari bank tempat dia kerja. Istrinya juga pegawai bank bu dess. Terjadilah pertengkaran anak saya dg istrinya. Pokoknya istrinya minta cerai kalau anak saya berhenti kerja di bank. Alasannya hidup sudah mapan. Penghasilan juga bagus. Kalau berhenti gimana nasibnya nanti. Itu kata istri anak saya bu dess.
Anak saya bilang, alm teman sekantornya itu semasa kerja di bank selalu minta jatah sekian persen dari pencairan hutang kepada debitur. Apalagi kalau debiturnya chinese dia bisa minta jatah hingga 10% dari uang yang dicairkan. Setelah cair dana yg diminta dari debitur itu dibagi-bagikan ke teman2 yg lain termasuk anak saya. Dan hal tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun.
Setelah melihat kejadian di kubur tadi, anak saya menangis. Merasa telah banyak dosa dan turut memakan riba yang dosanya luar biasa. Maka dari itu anak saya memutuskan untuk resign dari bank tempat dia bekerja. Meskipun resikonya dia harus bercerai dari istrinya.
Sekarang anak saya ikut saya bantu mengembangkan usaha dagang saya.
Anak saya bilang…”saya lebih baik hidup seadanya dengan uang halal dari pada hidup mewah dengan riba dan segala dosanya”
Saya : MasyaAllah. Beruntung anak pian (Anda) segera bertobat bu haji. 
Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita bu haji. Dan melancarkan jalan hijrah anak pian (Anda).
*satu lagi kisah nyata yang saya jadikan pelajaran berharga. Bahwa Allah menunjukkan langsung siksa kubur kepada kita yang masih hidup, agar kita menjauhi dan meninggalkan riba.
Masya Allah… di dunia aja azabnya sudah mengerikan seperti ini apalagi kelak di akhirat. Semoga kita bisa beristiqomah melawan riba. Amiin.
Dengan membagikan artikel ini kepada keluarga, sahabat, maupun teman-teman Anda artinya Anda telah menyelamatkan mereka dari bahaya riba.
[ES/BuletinIslami]
buletinislami.com/2016/03/
Kisah Inspiratif diatas memberikan Nasihat penting bagi kita diantaranya adalah "Kerugian Ukhrawi Pelaku Riba" Simak Penuturan Ilmu dari Pengusaha Muslim
Keterangan di atas baru membahas tentang sebagian kecil dampak buruk riba di dunia, yang ini tidak ada apa-apanya dibanding dengan akibatnya di akhirat.
Sejak awal kebangkitan para pemakan riba dari alam kubur saja, mereka sudah berpenampilan mengenaskan; seperti orang gila yang kesurupan setan!
“Orang-orang yang memakan riba, tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan karena gila. Yang demikian itu karena mereka berkata bahwa jual beli itu sama dengan riba. Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba”. QS. Al-Baqarah (2): 275.
Kelanjutannya, mereka terancam dengan siksaan yang sangat pedih di neraka.
“Barangsiapa mendapat peringatan dari Rabbnya, lalu ia berhenti (dari memakan riba), maka apa yang telah diperolehnya dahulu menjadi miliknya dan urusannya (terserah) kepada Allah. Namun barang siapa yang kembali (memakan riba), maka bagi mereka adalah azab neraka dan mereka kekal di dalamnya”. QS. Al-Baqarah (2): 275.
Sunnah Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam mendeskripsikan berbagai jenis siksaan yang disiapkan Allah untuk para pemakan riba.
Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam menuturkan ‘kunjungannya’ ke neraka,
“Kami mendatangi sungai yang airnya merah seperti darah. Tiba-tiba ada seorang lelaki yang yang berenang di dalamnya, dan di tepi sungai ada orang yang mengumpulkan batu banyak sekali. Lalu orang yang berenang itu mendatangi orang yang telah mengumpulkan batu, sembari membuka mulutnya dan memakan batu-batu tersebut … Orang tersebut tidak lain adalah pemakan riba”. HR. Bukhari (no. 7047) dari Samurah bin Jundub radhiyallahu ’anhu.
Dalam hadits lain diceritakan,
أَتَيْتُ لَيْلَةَ أُسْرِيَ بِي عَلَى قَوْمٍ بُطُونُهُمْ كَالْبُيُوتِ فِيهَا الْحَيَّاتُ تُرَى مِنْ خَارِجِ بُطُونِهِمْ، فَقُلْتُ: “مَنْ هَؤُلَاءِ يَا جِبْرَائِيلُ؟” قَالَ: “هَؤُلَاءِ أَكَلَةُ الرِّبَا
“Pada malam Isra’ aku mendatangi suatu kaum yang perutnya sebesar rumah, dan dipenuhi dengan ular-ular. Ular tersebut terlihat dari luar. Akupun bertanya, “Siapakah mereka wahai Jibril?”. “Mereka adalah para pemakan riba” jawab beliau”. HR. Ibn Majah (no. 2273) dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu dan dinilai lemah oleh al-Albany.
Sahabat..Hijrah memang butuh proses dan yakinlah bahwa Allah Subahanu Wa Ta'ala adalah Maha Pemberi Rezeki
Keragu - raguan Anda yang masih bergelut dengan riba hanyalah sebuah bisikan Syaitan yang menginginkan Anda tetap dalam Sumur Dosa Riba yang terkutuk..



RIBA Mulus Jenazah HANGUS
Foto Niken Harni.
#KisahNyata Tanpa Rekayasa
Mengutip dari salah satu Group WhatsApp KSW menceritakan tentang salah satu Teman yang bekerja di Perbankan..
Menceritakan bahwa Jenazah Rekan Kerja yang bersangkutan Hangus setelah dibongkar Jenazah tersebut dikarenakan salah meletakkan Kuburan Jenazah..Yuk Simak kisah Inspiratif nya !
Assalamu’alaikum warga KSW,
Jarum jam disini menunjukkan pukul 09.30 wita
Salon dan toko baru dibuka se jam yang lalu.
Pelanggan setia saya sudah ada yang datang. Bu Haji ‘S’ pedagang grosir busana muslim yang biasanya ke salon saya hari sabtu atau minggu. 
Karena hanya pada hari libur saja putra beliau bisa bantu jaga toko.
Saya sapa “Ehh..bu haji tumben hari kerja bisa kesini.”
Bu haji : iya bu dess, sekarang ada anak saya yang bantu jualan di toko.
Saya : hlo..anak ibu bukannya kerja di bank? Ini kan hari senin bu #basa-basi
Bu Haji : Anak saya berhenti kerja di bank bu dess.
Saya : kenapa berhenti bu? Kan udah lumayan jabatannya #kepo.
Bu Haji : iya bu dess. Kira-kira beberapa bulan yang lalu, anak saya ikut mengantar jenazah salah satu karyawan dia di kantor ada yang meninggal. Jadi pas jenazah sudah selesai dikuburkan, datang 1 jenazah lain yang mau dikubur juga. Setelah itu baru diketahui ternyata jenazah alm teman anak saya itu salah dimasukkan ke liang kubur jenazah yang baru datang tadi.
Saya : terus gimana bu..??
Bu Haji : jadi terpaksa digali lagi makamnya. Dan setelah digali semua orang terkejut melihat kondisi jenazah teman anak saya itu bu.
Saya : kondisinya gimana bu haji?
Bu Haji : Belum 1 jam bu dess, setelah dibuka papannya…Astaghfirullah..jenazahnya hangit. (Hangit = hangus)
Astaghfirullah…
Tenggorokan saya kering seketika.
Saya : kenapa bisa begitu bu??
Bu haji : anak saya hanya bilang, setelah kejadian itu anak saya pulang ke rumahnya. Dan bilang kpd istrinya bahwa dia mau resign dari bank tempat dia kerja. Istrinya juga pegawai bank bu dess. Terjadilah pertengkaran anak saya dg istrinya. Pokoknya istrinya minta cerai kalau anak saya berhenti kerja di bank. Alasannya hidup sudah mapan. Penghasilan juga bagus. Kalau berhenti gimana nasibnya nanti. Itu kata istri anak saya bu dess.
Anak saya bilang, alm teman sekantornya itu semasa kerja di bank selalu minta jatah sekian persen dari pencairan hutang kepada debitur. Apalagi kalau debiturnya chinese dia bisa minta jatah hingga 10% dari uang yang dicairkan. Setelah cair dana yg diminta dari debitur itu dibagi-bagikan ke teman2 yg lain termasuk anak saya. Dan hal tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun.
Setelah melihat kejadian di kubur tadi, anak saya menangis. Merasa telah banyak dosa dan turut memakan riba yang dosanya luar biasa. Maka dari itu anak saya memutuskan untuk resign dari bank tempat dia bekerja. Meskipun resikonya dia harus bercerai dari istrinya.
Sekarang anak saya ikut saya bantu mengembangkan usaha dagang saya.
Anak saya bilang…”saya lebih baik hidup seadanya dengan uang halal dari pada hidup mewah dengan riba dan segala dosanya”
Saya : MasyaAllah. Beruntung anak pian (Anda) segera bertobat bu haji. 
Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita bu haji. Dan melancarkan jalan hijrah anak pian (Anda).
*satu lagi kisah nyata yang saya jadikan pelajaran berharga. Bahwa Allah menunjukkan langsung siksa kubur kepada kita yang masih hidup, agar kita menjauhi dan meninggalkan riba.
Masya Allah… di dunia aja azabnya sudah mengerikan seperti ini apalagi kelak di akhirat. Semoga kita bisa beristiqomah melawan riba. Amiin.
Dengan membagikan artikel ini kepada keluarga, sahabat, maupun teman-teman Anda artinya Anda telah menyelamatkan mereka dari bahaya riba.
[ES/BuletinIslami]
buletinislami.com/2016/03/
Kisah Inspiratif diatas memberikan Nasihat penting bagi kita diantaranya adalah "Kerugian Ukhrawi Pelaku Riba" Simak Penuturan Ilmu dari Pengusaha Muslim
Keterangan di atas baru membahas tentang sebagian kecil dampak buruk riba di dunia, yang ini tidak ada apa-apanya dibanding dengan akibatnya di akhirat.
Sejak awal kebangkitan para pemakan riba dari alam kubur saja, mereka sudah berpenampilan mengenaskan; seperti orang gila yang kesurupan setan!
“Orang-orang yang memakan riba, tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan karena gila. Yang demikian itu karena mereka berkata bahwa jual beli itu sama dengan riba. Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba”. QS. Al-Baqarah (2): 275.
Kelanjutannya, mereka terancam dengan siksaan yang sangat pedih di neraka.
“Barangsiapa mendapat peringatan dari Rabbnya, lalu ia berhenti (dari memakan riba), maka apa yang telah diperolehnya dahulu menjadi miliknya dan urusannya (terserah) kepada Allah. Namun barang siapa yang kembali (memakan riba), maka bagi mereka adalah azab neraka dan mereka kekal di dalamnya”. QS. Al-Baqarah (2): 275.
Sunnah Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam mendeskripsikan berbagai jenis siksaan yang disiapkan Allah untuk para pemakan riba.
Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam menuturkan ‘kunjungannya’ ke neraka,
“Kami mendatangi sungai yang airnya merah seperti darah. Tiba-tiba ada seorang lelaki yang yang berenang di dalamnya, dan di tepi sungai ada orang yang mengumpulkan batu banyak sekali. Lalu orang yang berenang itu mendatangi orang yang telah mengumpulkan batu, sembari membuka mulutnya dan memakan batu-batu tersebut … Orang tersebut tidak lain adalah pemakan riba”. HR. Bukhari (no. 7047) dari Samurah bin Jundub radhiyallahu ’anhu.
Dalam hadits lain diceritakan,
أَتَيْتُ لَيْلَةَ أُسْرِيَ بِي عَلَى قَوْمٍ بُطُونُهُمْ كَالْبُيُوتِ فِيهَا الْحَيَّاتُ تُرَى مِنْ خَارِجِ بُطُونِهِمْ، فَقُلْتُ: “مَنْ هَؤُلَاءِ يَا جِبْرَائِيلُ؟” قَالَ: “هَؤُلَاءِ أَكَلَةُ الرِّبَا
“Pada malam Isra’ aku mendatangi suatu kaum yang perutnya sebesar rumah, dan dipenuhi dengan ular-ular. Ular tersebut terlihat dari luar. Akupun bertanya, “Siapakah mereka wahai Jibril?”. “Mereka adalah para pemakan riba” jawab beliau”. HR. Ibn Majah (no. 2273) dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu dan dinilai lemah oleh al-Albany.
Sahabat..Hijrah memang butuh proses dan yakinlah bahwa Allah Subahanu Wa Ta'ala adalah Maha Pemberi Rezeki
Keragu - raguan Anda yang masih bergelut dengan riba hanyalah sebuah bisikan Syaitan yang menginginkan Anda tetap dalam Sumur Dosa Riba yang terkutuk..

DIHORMATI DUIT

Bisnis syariah - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Bisnis syariah, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Bisnis syariah, Artikel Motivasi, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : DIHORMATI DUIT
link : DIHORMATI DUIT

Baca juga


Bisnis syariah

DIHORMATI DUIT
Pernah saya jelaskan level Anda yang sebenarnya atas duit. Duit itu pelayan Anda. Karena Anda makhluk ahsani taqwîm, makhluk yang ter-install program kesadaran makârimul akhlâq, maka seluruh alam raya melayani Anda. Kangkung layak Anda tumis untuk Anda makan karena kangkung tercipta untuk melayani Anda. Kalau Anda yang ditumis untuk kangkung, mau?
Program kesadaran makârimul akhlâq inilah program kesadaran tertinggi di alam semesta, karena kesadaran makârimul akhlâq adalah dimensi kesadaran akhlak Tuhan sendiri. Akhlak Tuhan adalah Asmâ-ul Husnâ-Nya. Hadits Nabi Saw memerintahkan,
تخلقوا بأخلاق الله
Artinya, “Berakhlaklah kamu dengan akhlak Allah”.
Anda diperintah berakhlak seperti akhlak Tuhan, karena hanya Anda yang telah disiapkan untuk menerima program kesadaran ini.
Maka ini hakikatnya seluruh partikel alam semesta sangat menaruh hormat kepada Anda. Perintah sujudnya malaikat kepada Adam As, itu simbolik program penghormatan partikel alam semesta kepada Anda. Iblis membangkang, tetapi resikonya dia dikutuk. Anda sangat istimewa mulianya, bukan?
Sebab ini perlu Anda sadari, duit sebenarnya sangat hormat kepada Anda. Maka ini ketika duit justru menodai kehormatan Anda, misal urusan duit jadikan Anda mengemis kere, urusan duit jadikan Anda menjual diri, urusan duit jadikan Anda masuk penjara, urusan duit jadikan Anda bangkrut dengan keadaan terhina, urusan duit jadikan Anda stres dan ruwet, urusan duit jadikan Anda dibelaskasihani karena terlihat tidak mampu, itu semua namanya duit tidak lagi menghormati Anda, tetapi menodai kehormatan Anda.
Masalah di atas bukan kesalahan si duit, karena duit bukan makhluk berkesadaran. Yang salah adalah diri Anda yang menempatkan diri lebih murah dari duit.
Anda butuh duit malas usaha, jadinya meminta. Anda butuh duit enggan pusing modal, akhirnya jual diri. Anda butuh barang atau jasa, enggan membayar, akhirnya ngincar gratisan. Anda khawatir miskin, jadinya bakhil dan serakah. Anda ngincar jabatan tetapi enggan kerja keras jadinya nyogok jabatan. Butuh kendaraan, cari tumpangan gratis lewat. Ingin naik kelas sosial, mengincar janda kaya. Ingin kaya, beli tuyul. Ingin banyak duit, korupsi. Dan lain-lain. Bermental kere, bermental kalah oleh duit, itulah yang memicu duit tidak berkenan menghormati Anda.
Sebab ketika mental Anda adalah mental kere, real-nya Anda sedang merendahkan karakter ahsani taqwîm Anda kepada duit, karakter ini sebenarnya sama halnya Anda yang menyembah-nyembah iblis. Prastise ahsani taqwîm direndahkan oleh Anda.
Sebab ini kesadaran perlu digubah, mental kaya sangat perlu dibangun, rasa "semugih" perlu diberdayakan. Karakter-karakter ini link program agar Anda tetap terhormat di depan duit, Anda terhormat oleh duit.
Tidak punya duit jangan jadi masalah ruwet di pikiran, apalagi sampai ngeluh-ngeluh, parah lagi sampai meminta-minta. Saat berlimpah tetap menjaga kesadaran kontrol dirinya agar selektif menjaring uang yang masuk, tidak semua disikat habis, apalagi sampai korupsi, merampas, menipu, dan lain sebagainya.
Ketika Anda konsekuen menjaga kehormatan ahsani taqwîm Anda, duit akan menghormati Anda, duit akan datang dengan penuh rasa hormat kepada Anda.
Duit datang kepada Anda dengan penuh hormat, bagaimana bentuknya?
Bentuknya, andai duit yang dihasilkan adalah hasil kerja Anda, artinya itu kekayaan Anda, maka orang-orang yang datang kepada Anda bukan karena mengincar duit Anda, tetapi karena karakter Anda. Ambillah contoh Bapak Mar Di Gu, pemilik 32 perusahaan. Orang-orang yang datang di sekeliling beliau bukan orang-orang yang berpikir menjilat kekayaan Pak Mardigu WP, tapi mereka datang kepada beliau untuk menimba kesadaran kaya beliau. Beliau terhormat bukan karena duit beliau, tetapi karena karakter ahsani taqwîm beliau.
Andai duit datang kepada Anda dalam bentuk pemberian, maka duit tersebut akan datang dalam bentuk "hadiah", tidak dalam bentuk "sedekah".
Anak Anda berprestasi di kelas, dia dapatkan hadiah juara kelas. Jadi hadiah itu pemberian karena rasa hormat. Karena didasari rasa hormat, maka hadiah cenderung barang-barang yang istimewa dan mulia.
Sebaliknya sedekah. Sedekah merupakan pemberian yang didasari rasa belaskasihan. Anda lebih kaya, lalu Anda berbelaskasih kepada pengemis, lalu Anda berikan recehan seribu perak, ini sedekah. Karena dipicu rasa belaskasih, maka bentuk pemberian sedekah kadang barang-barang yang sekenanya saja, seperti seribu perak untuk pengemis.
Ketika Anda bagi-bagi angpao lebaran untuk fakir miskin, nominalnya paling seratus ribu, tetapi angpao untuk orang tua kandung Anda, pantaskah amplop lebaran nominal 100 ribu? Angpao Anda untuk fakir miskin itu bentuk sedekah yang dipicu rasa belaskasih, angpao Anda untuk orang tua Anda itu bentuk hadiah yang dipicu rasa hormat.
Maka ini, Nabi Saw mengharamkan dirinya dan keluarganya menerima sedekah dan zakat. Bila beliau menerima pemberian, beliau selalu menanyakan, "Ini sedekah atau hadiah." Bila dijawab sedekah beliau tidak mau menerima, bila hadiah beliau baru berkenan menerima. Hal ini dilakukan Nabi Saw karena beliau sadar akan ke-ahsani-taqwîm-annya, beliau sadar bahwa beliau sepantasnya dihormati oleh duit.
Sebab ini, yang merasa masih sering diberi sedekah bukan hadiah, itu bukan perbuatan dosa, itu bukan kehinaan, hanya saja hikmahnya Anda mengubah karakter kaya Anda dengan terus berbenah diri membenahi mental kaya Anda. Anda bermental kaya, Anda terhormat. Anda terhormat, duit yang datang pada Anda akan penuh dengan rasa hormat. Anda yang miskin harta juga bisa kan bermental kaya? Karena hanya itu modal untuk dihormati duit.
Dan kemarin saya inbox-an dengan Mas Kurnada Jaya Nagriku, beliau bilang, "Spiritualis haram menerima sedekah." Saya langsung jawab, "Layaknya spiritualis menerima hadiah."
Iya, itu benar. Spiritual itu program kesadaran tertinggi alam semesta. Duit harus menghormati spiritual. Mengaku spiritualis kok masih layak menerima zakat dan sedekah, mohon cek lagi ke dalam diri terdalam.
Tentu bukan berarti Anda harus menolak zakat dan sedekah agar Anda naik level menerima hadiah, tetapi bentuk sedekah dan hadiah itu seleksi natural alam. Ketika Anda terhormat entah dari sisi karakter, sisi etos kerja, sisi ilmu, sisi derajat sosial, sisi jasa, dan berbagai sisi kehormatan lainnya, maka secara otomatis pemberian untuk Anda terjaring sendiri dalam bentuk hadiah. Sebaliknya, ketika belum di level itu, secara otomatis pemberian yang datang kepada Anda dalam bentuk sedekah yang dipicu rasa belaskasih.
Pesan terakhir, tidak harus kaya harta untuk dihormati duit, tetapi bermental kaya itu cara untuk dihormati duit, karena banyak juga orang kaya harta yang dihinakan oleh duit, kasus First Travel contohnya.[]

DIHORMATI DUIT
Pernah saya jelaskan level Anda yang sebenarnya atas duit. Duit itu pelayan Anda. Karena Anda makhluk ahsani taqwîm, makhluk yang ter-install program kesadaran makârimul akhlâq, maka seluruh alam raya melayani Anda. Kangkung layak Anda tumis untuk Anda makan karena kangkung tercipta untuk melayani Anda. Kalau Anda yang ditumis untuk kangkung, mau?
Program kesadaran makârimul akhlâq inilah program kesadaran tertinggi di alam semesta, karena kesadaran makârimul akhlâq adalah dimensi kesadaran akhlak Tuhan sendiri. Akhlak Tuhan adalah Asmâ-ul Husnâ-Nya. Hadits Nabi Saw memerintahkan,
تخلقوا بأخلاق الله
Artinya, “Berakhlaklah kamu dengan akhlak Allah”.
Anda diperintah berakhlak seperti akhlak Tuhan, karena hanya Anda yang telah disiapkan untuk menerima program kesadaran ini.
Maka ini hakikatnya seluruh partikel alam semesta sangat menaruh hormat kepada Anda. Perintah sujudnya malaikat kepada Adam As, itu simbolik program penghormatan partikel alam semesta kepada Anda. Iblis membangkang, tetapi resikonya dia dikutuk. Anda sangat istimewa mulianya, bukan?
Sebab ini perlu Anda sadari, duit sebenarnya sangat hormat kepada Anda. Maka ini ketika duit justru menodai kehormatan Anda, misal urusan duit jadikan Anda mengemis kere, urusan duit jadikan Anda menjual diri, urusan duit jadikan Anda masuk penjara, urusan duit jadikan Anda bangkrut dengan keadaan terhina, urusan duit jadikan Anda stres dan ruwet, urusan duit jadikan Anda dibelaskasihani karena terlihat tidak mampu, itu semua namanya duit tidak lagi menghormati Anda, tetapi menodai kehormatan Anda.
Masalah di atas bukan kesalahan si duit, karena duit bukan makhluk berkesadaran. Yang salah adalah diri Anda yang menempatkan diri lebih murah dari duit.
Anda butuh duit malas usaha, jadinya meminta. Anda butuh duit enggan pusing modal, akhirnya jual diri. Anda butuh barang atau jasa, enggan membayar, akhirnya ngincar gratisan. Anda khawatir miskin, jadinya bakhil dan serakah. Anda ngincar jabatan tetapi enggan kerja keras jadinya nyogok jabatan. Butuh kendaraan, cari tumpangan gratis lewat. Ingin naik kelas sosial, mengincar janda kaya. Ingin kaya, beli tuyul. Ingin banyak duit, korupsi. Dan lain-lain. Bermental kere, bermental kalah oleh duit, itulah yang memicu duit tidak berkenan menghormati Anda.
Sebab ketika mental Anda adalah mental kere, real-nya Anda sedang merendahkan karakter ahsani taqwîm Anda kepada duit, karakter ini sebenarnya sama halnya Anda yang menyembah-nyembah iblis. Prastise ahsani taqwîm direndahkan oleh Anda.
Sebab ini kesadaran perlu digubah, mental kaya sangat perlu dibangun, rasa "semugih" perlu diberdayakan. Karakter-karakter ini link program agar Anda tetap terhormat di depan duit, Anda terhormat oleh duit.
Tidak punya duit jangan jadi masalah ruwet di pikiran, apalagi sampai ngeluh-ngeluh, parah lagi sampai meminta-minta. Saat berlimpah tetap menjaga kesadaran kontrol dirinya agar selektif menjaring uang yang masuk, tidak semua disikat habis, apalagi sampai korupsi, merampas, menipu, dan lain sebagainya.
Ketika Anda konsekuen menjaga kehormatan ahsani taqwîm Anda, duit akan menghormati Anda, duit akan datang dengan penuh rasa hormat kepada Anda.
Duit datang kepada Anda dengan penuh hormat, bagaimana bentuknya?
Bentuknya, andai duit yang dihasilkan adalah hasil kerja Anda, artinya itu kekayaan Anda, maka orang-orang yang datang kepada Anda bukan karena mengincar duit Anda, tetapi karena karakter Anda. Ambillah contoh Bapak Mar Di Gu, pemilik 32 perusahaan. Orang-orang yang datang di sekeliling beliau bukan orang-orang yang berpikir menjilat kekayaan Pak Mardigu WP, tapi mereka datang kepada beliau untuk menimba kesadaran kaya beliau. Beliau terhormat bukan karena duit beliau, tetapi karena karakter ahsani taqwîm beliau.
Andai duit datang kepada Anda dalam bentuk pemberian, maka duit tersebut akan datang dalam bentuk "hadiah", tidak dalam bentuk "sedekah".
Anak Anda berprestasi di kelas, dia dapatkan hadiah juara kelas. Jadi hadiah itu pemberian karena rasa hormat. Karena didasari rasa hormat, maka hadiah cenderung barang-barang yang istimewa dan mulia.
Sebaliknya sedekah. Sedekah merupakan pemberian yang didasari rasa belaskasihan. Anda lebih kaya, lalu Anda berbelaskasih kepada pengemis, lalu Anda berikan recehan seribu perak, ini sedekah. Karena dipicu rasa belaskasih, maka bentuk pemberian sedekah kadang barang-barang yang sekenanya saja, seperti seribu perak untuk pengemis.
Ketika Anda bagi-bagi angpao lebaran untuk fakir miskin, nominalnya paling seratus ribu, tetapi angpao untuk orang tua kandung Anda, pantaskah amplop lebaran nominal 100 ribu? Angpao Anda untuk fakir miskin itu bentuk sedekah yang dipicu rasa belaskasih, angpao Anda untuk orang tua Anda itu bentuk hadiah yang dipicu rasa hormat.
Maka ini, Nabi Saw mengharamkan dirinya dan keluarganya menerima sedekah dan zakat. Bila beliau menerima pemberian, beliau selalu menanyakan, "Ini sedekah atau hadiah." Bila dijawab sedekah beliau tidak mau menerima, bila hadiah beliau baru berkenan menerima. Hal ini dilakukan Nabi Saw karena beliau sadar akan ke-ahsani-taqwîm-annya, beliau sadar bahwa beliau sepantasnya dihormati oleh duit.
Sebab ini, yang merasa masih sering diberi sedekah bukan hadiah, itu bukan perbuatan dosa, itu bukan kehinaan, hanya saja hikmahnya Anda mengubah karakter kaya Anda dengan terus berbenah diri membenahi mental kaya Anda. Anda bermental kaya, Anda terhormat. Anda terhormat, duit yang datang pada Anda akan penuh dengan rasa hormat. Anda yang miskin harta juga bisa kan bermental kaya? Karena hanya itu modal untuk dihormati duit.
Dan kemarin saya inbox-an dengan Mas Kurnada Jaya Nagriku, beliau bilang, "Spiritualis haram menerima sedekah." Saya langsung jawab, "Layaknya spiritualis menerima hadiah."
Iya, itu benar. Spiritual itu program kesadaran tertinggi alam semesta. Duit harus menghormati spiritual. Mengaku spiritualis kok masih layak menerima zakat dan sedekah, mohon cek lagi ke dalam diri terdalam.
Tentu bukan berarti Anda harus menolak zakat dan sedekah agar Anda naik level menerima hadiah, tetapi bentuk sedekah dan hadiah itu seleksi natural alam. Ketika Anda terhormat entah dari sisi karakter, sisi etos kerja, sisi ilmu, sisi derajat sosial, sisi jasa, dan berbagai sisi kehormatan lainnya, maka secara otomatis pemberian untuk Anda terjaring sendiri dalam bentuk hadiah. Sebaliknya, ketika belum di level itu, secara otomatis pemberian yang datang kepada Anda dalam bentuk sedekah yang dipicu rasa belaskasih.
Pesan terakhir, tidak harus kaya harta untuk dihormati duit, tetapi bermental kaya itu cara untuk dihormati duit, karena banyak juga orang kaya harta yang dihinakan oleh duit, kasus First Travel contohnya.[]

HIDUPKAN PEREKONOMIAN ORANG TERDEKATMU

Bisnis syariah - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Bisnis syariah, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Bisnis syariah, Artikel Kepribadian Sukses, Artikel Motivasi Bisnis, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : HIDUPKAN PEREKONOMIAN ORANG TERDEKATMU
link : HIDUPKAN PEREKONOMIAN ORANG TERDEKATMU

Baca juga


Bisnis syariah

HIDUPKAN PEREKONOMIAN ORANG TERDEKATMU

Aku bener2 tertampar membacanya, aku punya 2 balita, yg masih minum susu formula dan pakai diapers. selama ini belanja bulanan bisa sampai 2 juta perbulan selalu ke supermarket
padahal, kakak iparku, punya warung jualan sembako dan boleh dibilang 80persen barang belanjaanku ada di warungnya.
aku belum belanja bulanan saat membaca tulisan mba Fitra, dan kemarin Sabtu, aku belanja ke warung kakak ipar, total belanja 1,4jutaan.
dan mba Fitra tau?
kakak ipar ku nangis sambil bilang gini :
"Alhamdulillah Dek, untung warung sembako itu rata rata 15 persen, kamu belanja segini banyak, aku bisa untung 200ribuan, bisa beliin sepatu futsal buat Naufal. Naufal ikut ekskul futsal 2x seminggu di sekolah, sepatu nya udah kekecilan, selama ini jari kakinya selalu ditekuk saat pake sepatu biar sepatunya muat. Naufal bilang jari kakinya sakit banget tiap pake sepatu futsal. tapi apa mau dikata, belum ada rejeki lebih buat beli sepatu baru, separu futsal kan harganya lumayan mahal, yg nyaman gak ada yg dibawah 200ribu. uang belanjaan darimu nanti sore langsung kubeliin Naufal sepatu, biar dia senang, biar semangat sekolahnya, biar jari kakinya gak udah ditekuk lagi kalo pake sepatu, biar jari kakinya gak sakit lagi"
ya Allah mba Fitraaa....
nangis aku mbaa..
kemana aja aku selama ini
belanja jutaan setiap bulan ke supermarket yg entah milik siapa, untungnya entah buat apa, sementara saudara sendiri jualan. rumah kami juga hanya beda kelurahan, gak nyampe 1 jam juga jaraknya. aku janji mba akan selalu belanja ke kakak iparku aja, sekalian bisa silaturahmi tiap bulan.
dstnya...
🍀🍀🍀
nangis aku membacanya
bahkan saat menulis status ini pun aku masih menangis
yuk sahabat sholeha semua...
hidupkan perekonomian orang terdekat kita,
apapun kebutuhan kita, dahulukan membeli ke saudara, tetangga, teman teman...
jangan di utang, jangan ditawar, kalo memungkinkan, jangan minta kembalian, "kembaliannya nitip buat Naufal aja" ini adalah contoh kalimat santun dalam menolak kembalian.
mungkin financial kita belum memungkinkan kita sedekah dalam nominal jutaan, tapi melariskan jualan orang dekat kita, memberi keuntungan pada mereka, membantu menghidupkan perekonomian mereka, itu juga perbuatan mulia di mata Allah.
semoga setiap tarikan nafas kita, hanya dilewati dgn kebermanfaatan pada sesama, aamiin

HIDUPKAN PEREKONOMIAN ORANG TERDEKATMU

Aku bener2 tertampar membacanya, aku punya 2 balita, yg masih minum susu formula dan pakai diapers. selama ini belanja bulanan bisa sampai 2 juta perbulan selalu ke supermarket
padahal, kakak iparku, punya warung jualan sembako dan boleh dibilang 80persen barang belanjaanku ada di warungnya.
aku belum belanja bulanan saat membaca tulisan mba Fitra, dan kemarin Sabtu, aku belanja ke warung kakak ipar, total belanja 1,4jutaan.
dan mba Fitra tau?
kakak ipar ku nangis sambil bilang gini :
"Alhamdulillah Dek, untung warung sembako itu rata rata 15 persen, kamu belanja segini banyak, aku bisa untung 200ribuan, bisa beliin sepatu futsal buat Naufal. Naufal ikut ekskul futsal 2x seminggu di sekolah, sepatu nya udah kekecilan, selama ini jari kakinya selalu ditekuk saat pake sepatu biar sepatunya muat. Naufal bilang jari kakinya sakit banget tiap pake sepatu futsal. tapi apa mau dikata, belum ada rejeki lebih buat beli sepatu baru, separu futsal kan harganya lumayan mahal, yg nyaman gak ada yg dibawah 200ribu. uang belanjaan darimu nanti sore langsung kubeliin Naufal sepatu, biar dia senang, biar semangat sekolahnya, biar jari kakinya gak udah ditekuk lagi kalo pake sepatu, biar jari kakinya gak sakit lagi"
ya Allah mba Fitraaa....
nangis aku mbaa..
kemana aja aku selama ini
belanja jutaan setiap bulan ke supermarket yg entah milik siapa, untungnya entah buat apa, sementara saudara sendiri jualan. rumah kami juga hanya beda kelurahan, gak nyampe 1 jam juga jaraknya. aku janji mba akan selalu belanja ke kakak iparku aja, sekalian bisa silaturahmi tiap bulan.
dstnya...
🍀🍀🍀
nangis aku membacanya
bahkan saat menulis status ini pun aku masih menangis
yuk sahabat sholeha semua...
hidupkan perekonomian orang terdekat kita,
apapun kebutuhan kita, dahulukan membeli ke saudara, tetangga, teman teman...
jangan di utang, jangan ditawar, kalo memungkinkan, jangan minta kembalian, "kembaliannya nitip buat Naufal aja" ini adalah contoh kalimat santun dalam menolak kembalian.
mungkin financial kita belum memungkinkan kita sedekah dalam nominal jutaan, tapi melariskan jualan orang dekat kita, memberi keuntungan pada mereka, membantu menghidupkan perekonomian mereka, itu juga perbuatan mulia di mata Allah.
semoga setiap tarikan nafas kita, hanya dilewati dgn kebermanfaatan pada sesama, aamiin

Minimarket 212

Bisnis syariah - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Bisnis syariah, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel BISNIS, Artikel Bisnis syariah, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Minimarket 212
link : Minimarket 212

Baca juga


Bisnis syariah





Kepemilikan jaman korporatisasi akan makin didominasi oleh perusahaan raksasa multinaional

Tidak bisa lagi perusaan kecil apalagi individu. Jangan bayangkan individu secara sendiri sendiri akan mampu menguasai lahan sawit jutaan hektar. Hil yang mustahal:grin:

Penyebabnya: Karena kalah dalam efisiensi n crowding effect

Dan perusahaan besar umumnya selalu dimiliki oleh publik. Jutaan orang pesaham. Ekinomi berjamaah.

Masalahnya: masyarakat kita belum punya kesadaran u memilki saham. Belum ada kesadaran ekonomi berjamaah.

Hanya bisa marah manakala ekonomi dikuasai asing. Marah melihat orang lain berjamaah n powerfull. Sementara dirinya tidak mau berjamaah. Marah doang tanpa tindakan :see_no_evil:

Nah,sekarang maukah kita berjamaah menguasai kembali sektor retail modern market dg *pasar 300Triliyun ?*



Mari Gabung dengan Komunitas Koperasi Syariah 212 dengan *Mendirikan MINIMARKET 212 hanya dengan Modal Rp 1.384.000 !*

Minimarket 212 adalah MINIMARKET Sistem Terpusat yang BEDA dengan MINIMARKET yang sudah ada.

Di Minimarket 212.
1.       Tidak bisa dimiliki perorangan ,tapi HARUS BERJAMAAH.

2.       Tidak perlu modal besar,Cukup jadi anggota koperasi syariah 212 dan Investasi Minimal Rp 1Juta tergantung jumlah komunitas dan Type Minimarket yang mau diambil.

3.       Sistem Bagi Hasil.BUKAN INVESTASI Fix !

4.       Tidak ada Franchise Fee ,Royalti Fee dan Manajemen Fee

5.       Membantu Warung / Toko Kelontong disekitarnya.

Karena keunikan dan semangat untuk JIHAD EKONOMI inilah,kami mengundang Bapak / Ibu.

Jika Anda punya uang Rp 50juta.
Kapan Anda bisa punya usaha Minimarket Profesional Ala Franchisee Modern ?

Dengan Minimart 212 ,Anda bisa lakukan SEKARANG !
Bahkan Anda BISA PUNYA 5 Gerai Sekaligus.

Itulah Indahnya BERJAMAAH.

Ketika Anda tidak bisa melakukan sendiri.
Dengan Berjamaah,Anda bisa melakukannya.

Investasi di Minimart 212 adalah MIRIP dengan Anda Investasi Beli Franchise Minimarket Terkenal.

Bisa Anda gunakan sbg portofolio SAHAM Anda.

Jika Anda cerdik.Anda tidak akan membiarkan kesempatan ini.
Berkonstribusi kepada umat PLUS ...
Ada keuntungan Financial disana.

InsyaALLAH ...
Dunia Akherat dapatnya.
Aaammiinn

Kami undang Anda untuk masuk juga di Grup yang lebih luas di telegram
https://t.me/joinchat/DIGG10RonRldTy0qoxSlog
Telegram
Grup untuk saling sharing pendirian Minimarket Syariah 212.
Minimarket yang dibangun secara berjamaah dg modal berjamaah.
Mari Bersinergi





    Kepemilikan jaman korporatisasi akan makin didominasi oleh perusahaan raksasa multinaional

    Tidak bisa lagi perusaan kecil apalagi individu. Jangan bayangkan individu secara sendiri sendiri akan mampu menguasai lahan sawit jutaan hektar. Hil yang mustahal:grin:

    Penyebabnya: Karena kalah dalam efisiensi n crowding effect

    Dan perusahaan besar umumnya selalu dimiliki oleh publik. Jutaan orang pesaham. Ekinomi berjamaah.

    Masalahnya: masyarakat kita belum punya kesadaran u memilki saham. Belum ada kesadaran ekonomi berjamaah.

    Hanya bisa marah manakala ekonomi dikuasai asing. Marah melihat orang lain berjamaah n powerfull. Sementara dirinya tidak mau berjamaah. Marah doang tanpa tindakan :see_no_evil:

    Nah,sekarang maukah kita berjamaah menguasai kembali sektor retail modern market dg *pasar 300Triliyun ?*



    Mari Gabung dengan Komunitas Koperasi Syariah 212 dengan *Mendirikan MINIMARKET 212 hanya dengan Modal Rp 1.384.000 !*

    Minimarket 212 adalah MINIMARKET Sistem Terpusat yang BEDA dengan MINIMARKET yang sudah ada.

    Di Minimarket 212.
    1.       Tidak bisa dimiliki perorangan ,tapi HARUS BERJAMAAH.

    2.       Tidak perlu modal besar,Cukup jadi anggota koperasi syariah 212 dan Investasi Minimal Rp 1Juta tergantung jumlah komunitas dan Type Minimarket yang mau diambil.

    3.       Sistem Bagi Hasil.BUKAN INVESTASI Fix !

    4.       Tidak ada Franchise Fee ,Royalti Fee dan Manajemen Fee

    5.       Membantu Warung / Toko Kelontong disekitarnya.

    Karena keunikan dan semangat untuk JIHAD EKONOMI inilah,kami mengundang Bapak / Ibu.

    Jika Anda punya uang Rp 50juta.
    Kapan Anda bisa punya usaha Minimarket Profesional Ala Franchisee Modern ?

    Dengan Minimart 212 ,Anda bisa lakukan SEKARANG !
    Bahkan Anda BISA PUNYA 5 Gerai Sekaligus.

    Itulah Indahnya BERJAMAAH.

    Ketika Anda tidak bisa melakukan sendiri.
    Dengan Berjamaah,Anda bisa melakukannya.

    Investasi di Minimart 212 adalah MIRIP dengan Anda Investasi Beli Franchise Minimarket Terkenal.

    Bisa Anda gunakan sbg portofolio SAHAM Anda.

    Jika Anda cerdik.Anda tidak akan membiarkan kesempatan ini.
    Berkonstribusi kepada umat PLUS ...
    Ada keuntungan Financial disana.

    InsyaALLAH ...
    Dunia Akherat dapatnya.
    Aaammiinn

    Kami undang Anda untuk masuk juga di Grup yang lebih luas di telegram
    https://t.me/joinchat/DIGG10RonRldTy0qoxSlog
    Telegram
    Grup untuk saling sharing pendirian Minimarket Syariah 212.
    Minimarket yang dibangun secara berjamaah dg modal berjamaah.
    Mari Bersinergi

      BANK TANPA RIBA BISAKAH?

      Bisnis syariah - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Bisnis syariah, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel bank online, Artikel Bisnis syariah, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

      Judul : BANK TANPA RIBA BISAKAH?
      link : BANK TANPA RIBA BISAKAH?

      Baca juga


      Bisnis syariah

      Hasil gambar untuk bank
      Di tiap sesi seminar "Kembali Ke Titik Nol" saya mengajak peserta untuk ikut memikirkan apakah di jaman modern yang serba online ini kita bisa hidup tanpa bank?

      Yang aktif dalam bisnis butuh jasa bank untuk transfer ke mitra dan suppliyer..
      Yang jualan online butuh rekening untuk menampung dana pembayaran pembelinya..
      Yang anaknya kuliah di luar kota butuh bank untuk mengirimkan uang..

      Dalam beberapa kajian fiqih muamalah dijelaskan, menggunakan jasa bank yang tidak ada akad ribanya masih diperbolehkan, karena kita membayar jasa/ujroh/ijarah ke bank karena mereka melakukan sesuatu untuk kita, seperti transfer uang yang di kantor pos pun kita membayar jasa untuk mengirim uang via wesel. Dan bank berhak mendapatkan keuntungan dari akad ini.

      Yang sekarang sedang heboh adalah menghindari produk bank yang mengandung riba, yaitu kredit dengan BUNGA berbunga, juga adanya DENDA berlipatganda, dan SITA yang menyesakkan dada..

      Nabi Muhammad SAW bersabda:
      “Semua utang yang menghasilkan manfaat maka itu RIBA.” [HR. Ibnu Abi Syaibah]

      Kenapa banyak orang ingin hijrah hidup tanpa utang dan riba? Karena hampir semuanya merasakan terkekang dan jauh dari keberkahan. Bisnis kayaknya jalan tapi tidak menghasilkan, asset sepertinya nambah tapi beban utangnya juga terus berlimpah ruah.. ngeri dah!

      Terus adakah lembaga keuangan seperti bank yang benar-benar bebas riba?
      Banyak pendapat di Indonesia belum ada, namun di Saudi Arabia sudah ada Al Rajhi Bank yang menjadi contohnya.

      Yuk bareng-bareng baca artikel yang tersebar online di bawah ini, biar kita makin tambah ilmunya..

      -------------------------------------
      Inilah Bank Dengan Konsep Tanpa Riba Terbesar di Dunia

      Riyadh - Bank Islam tanpa Riba terbesar di dunia adalah Al Rajhi Bank, dimana tidak ada satu peserpun kewajiban bank untuk menambahkan nilai bunga untuk setiap transaksi simpan pinjam bagi para nasabahnya. Sehingga walaupun seorang nasabah menabungkan puluhan juta real atau milyaran real, pihak Al Rajhi Bank tidak akan pernah memberinya bagi hasil walau hanya 1 real saja, bila ia tidak menginvestasikannya dalam proyek-proyek yang dijalankan oleh Al Rajhi Bank.

      Pihak bank dapat keuntungan dari proyek-proyek yang dijalankan oleh Al Rajhi Bank. Selain itu Bank mendapatkan keuntungan dari Wakaf Produktif yang dikelola oleh pihak bank. Bagi nasabah yang ikut andil berinvestasi dalam proyek yang dijalankan oleh bank tersebut, maka nasabah berhak atas keuntungan dari nilai proyek yang dijalankan.

      Pemilik bank tersebut adalah konglomerat Muslim yang sangat dermawan bernama Sulaiman Al-Rajhi. Ia pernah dikisahkan telah memiskinkan dirinya dengan menyerahkan semua kekayaan pada ahli waris dan program-program wakaf. Kisahnya tentang membalas berkali-kali lipat kebaikan gurunya waktu kecil, sangat menginspirasi kaum muslimin di dunia.

      Beberapa hal penting yang patut diketahui tentang beliau Al Rajhi adalah:

      1. Majalah Forbes menyebutkan kekayaannya tercatat 7,7 milyar Dollar dan merupakan orang terkaya no. 120 di dunia, tetapi ia tetap tampil dengan sederhana, selalu berpakaian jubah putih bersih yang jauh dari kesan mewah.

      2. Ia memulai usaha dari nol.., kehidupan di masa kecilnya sangat susah hingga pernah bekerja jadi kuli panggul dan menjual kayu bakar.
      Dengan ketekunan, hemat dan kerja keras serta tawakkalnya kepada Allah akhirnya ia dan saudaranya memiliki kerajaan bisnis raksasa di Arab Saudi dan salah satunya adalah Bank Al-Rajhi, bank syariah terbesar di dunia yang ATM-nya tersebar di seluruh pelosok Arab Saudi.

      3. Ia sangat dermawan. Dia memiliki yayasan amal besar yang menyalurkan donasi ke berbagai negara. Sulit menghitung waqafnya dan jumlah masjid yang telah dibangun, serta donasi untuk berbagai amal dakwah dan penyebaran ilmu.

      4. Ia tidak meletakkan kekayaan di hatinya. Di masa tuanya kini ia telah membagi sekitar 6,7 trilyun (kalau dirupiahkan) hartanya kepada ahli waris dan kerabatnya serta fakir miskin hingga diibaratkan hanya memilih pakaian yang melekat di badan dan asset bisnis yang dikelola para professional yang hasilnya untuk amal sosial & dakwah. Ia menegaskan bahwa ia terlahir tanpa membawa apa-apa dan siap tidak tergantung pada harta sebelum meninggal dunia.

      5. Tetangganya mengatakan bahwa konglomerat kelas kakap ini selalu datang paling awal ke masjid untuk shalat berjamaah. Bila muadzin masjid telat datang maka sang konglomeratlah yang mengumandangkan adzan.

      6. Diantara masjid yang ia bangun salah satunya adalah Masjid Al-Rajhi di distrik Rabwah. Ini adalah masjid terbesar ketiga setelah Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawiy di Madinah.
      Masjid Ar-Rajhi ini bisa menampung 18 ribu jamaah.
      Terdapat berbagai sarana pelayanan masyarakat seperti pusat pemandian dan pengurusan jenazah terbesar di Riyadh, auditorium untuk seminar dan ceramah, perpustakaan berisi 40 ribu jenis buku, tempat tinggal bagi para penuntut ilmu yang datang dari luar kota untuk mengikuti berbagai kajian keislaman, air zamzam sebagai minuman jamaah dengan kuota 400 galon perminggu, dan lain-lain. Dan saat shalat jum’at di lantai dasar dikhususkan untuk shalat jum’at orang asing dimana khutbah langsung diterjemahkan ke berbagai bahasa, termasuk bahasa isyarat untuk jamaah yang tuna rungu dan tentu saja tersedia bahasa Indonesia.

      Maasyaa'Allah

      -------------------------------------
      Mari hijrah bersama ribuan orang lainnya, meninggalkan utang dan riba sambil terus berdoa semoga bank tanpa riba juga kelak akan hadir di Indonesia, agar semua nasabahnya tenang dalam bertransaksi disana.

      Insya ALLAH...
      @Saptuari

      Hasil gambar untuk bank
      Di tiap sesi seminar "Kembali Ke Titik Nol" saya mengajak peserta untuk ikut memikirkan apakah di jaman modern yang serba online ini kita bisa hidup tanpa bank?

      Yang aktif dalam bisnis butuh jasa bank untuk transfer ke mitra dan suppliyer..
      Yang jualan online butuh rekening untuk menampung dana pembayaran pembelinya..
      Yang anaknya kuliah di luar kota butuh bank untuk mengirimkan uang..

      Dalam beberapa kajian fiqih muamalah dijelaskan, menggunakan jasa bank yang tidak ada akad ribanya masih diperbolehkan, karena kita membayar jasa/ujroh/ijarah ke bank karena mereka melakukan sesuatu untuk kita, seperti transfer uang yang di kantor pos pun kita membayar jasa untuk mengirim uang via wesel. Dan bank berhak mendapatkan keuntungan dari akad ini.

      Yang sekarang sedang heboh adalah menghindari produk bank yang mengandung riba, yaitu kredit dengan BUNGA berbunga, juga adanya DENDA berlipatganda, dan SITA yang menyesakkan dada..

      Nabi Muhammad SAW bersabda:
      “Semua utang yang menghasilkan manfaat maka itu RIBA.” [HR. Ibnu Abi Syaibah]

      Kenapa banyak orang ingin hijrah hidup tanpa utang dan riba? Karena hampir semuanya merasakan terkekang dan jauh dari keberkahan. Bisnis kayaknya jalan tapi tidak menghasilkan, asset sepertinya nambah tapi beban utangnya juga terus berlimpah ruah.. ngeri dah!

      Terus adakah lembaga keuangan seperti bank yang benar-benar bebas riba?
      Banyak pendapat di Indonesia belum ada, namun di Saudi Arabia sudah ada Al Rajhi Bank yang menjadi contohnya.

      Yuk bareng-bareng baca artikel yang tersebar online di bawah ini, biar kita makin tambah ilmunya..

      -------------------------------------
      Inilah Bank Dengan Konsep Tanpa Riba Terbesar di Dunia

      Riyadh - Bank Islam tanpa Riba terbesar di dunia adalah Al Rajhi Bank, dimana tidak ada satu peserpun kewajiban bank untuk menambahkan nilai bunga untuk setiap transaksi simpan pinjam bagi para nasabahnya. Sehingga walaupun seorang nasabah menabungkan puluhan juta real atau milyaran real, pihak Al Rajhi Bank tidak akan pernah memberinya bagi hasil walau hanya 1 real saja, bila ia tidak menginvestasikannya dalam proyek-proyek yang dijalankan oleh Al Rajhi Bank.

      Pihak bank dapat keuntungan dari proyek-proyek yang dijalankan oleh Al Rajhi Bank. Selain itu Bank mendapatkan keuntungan dari Wakaf Produktif yang dikelola oleh pihak bank. Bagi nasabah yang ikut andil berinvestasi dalam proyek yang dijalankan oleh bank tersebut, maka nasabah berhak atas keuntungan dari nilai proyek yang dijalankan.

      Pemilik bank tersebut adalah konglomerat Muslim yang sangat dermawan bernama Sulaiman Al-Rajhi. Ia pernah dikisahkan telah memiskinkan dirinya dengan menyerahkan semua kekayaan pada ahli waris dan program-program wakaf. Kisahnya tentang membalas berkali-kali lipat kebaikan gurunya waktu kecil, sangat menginspirasi kaum muslimin di dunia.

      Beberapa hal penting yang patut diketahui tentang beliau Al Rajhi adalah:

      1. Majalah Forbes menyebutkan kekayaannya tercatat 7,7 milyar Dollar dan merupakan orang terkaya no. 120 di dunia, tetapi ia tetap tampil dengan sederhana, selalu berpakaian jubah putih bersih yang jauh dari kesan mewah.

      2. Ia memulai usaha dari nol.., kehidupan di masa kecilnya sangat susah hingga pernah bekerja jadi kuli panggul dan menjual kayu bakar.
      Dengan ketekunan, hemat dan kerja keras serta tawakkalnya kepada Allah akhirnya ia dan saudaranya memiliki kerajaan bisnis raksasa di Arab Saudi dan salah satunya adalah Bank Al-Rajhi, bank syariah terbesar di dunia yang ATM-nya tersebar di seluruh pelosok Arab Saudi.

      3. Ia sangat dermawan. Dia memiliki yayasan amal besar yang menyalurkan donasi ke berbagai negara. Sulit menghitung waqafnya dan jumlah masjid yang telah dibangun, serta donasi untuk berbagai amal dakwah dan penyebaran ilmu.

      4. Ia tidak meletakkan kekayaan di hatinya. Di masa tuanya kini ia telah membagi sekitar 6,7 trilyun (kalau dirupiahkan) hartanya kepada ahli waris dan kerabatnya serta fakir miskin hingga diibaratkan hanya memilih pakaian yang melekat di badan dan asset bisnis yang dikelola para professional yang hasilnya untuk amal sosial & dakwah. Ia menegaskan bahwa ia terlahir tanpa membawa apa-apa dan siap tidak tergantung pada harta sebelum meninggal dunia.

      5. Tetangganya mengatakan bahwa konglomerat kelas kakap ini selalu datang paling awal ke masjid untuk shalat berjamaah. Bila muadzin masjid telat datang maka sang konglomeratlah yang mengumandangkan adzan.

      6. Diantara masjid yang ia bangun salah satunya adalah Masjid Al-Rajhi di distrik Rabwah. Ini adalah masjid terbesar ketiga setelah Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawiy di Madinah.
      Masjid Ar-Rajhi ini bisa menampung 18 ribu jamaah.
      Terdapat berbagai sarana pelayanan masyarakat seperti pusat pemandian dan pengurusan jenazah terbesar di Riyadh, auditorium untuk seminar dan ceramah, perpustakaan berisi 40 ribu jenis buku, tempat tinggal bagi para penuntut ilmu yang datang dari luar kota untuk mengikuti berbagai kajian keislaman, air zamzam sebagai minuman jamaah dengan kuota 400 galon perminggu, dan lain-lain. Dan saat shalat jum’at di lantai dasar dikhususkan untuk shalat jum’at orang asing dimana khutbah langsung diterjemahkan ke berbagai bahasa, termasuk bahasa isyarat untuk jamaah yang tuna rungu dan tentu saja tersedia bahasa Indonesia.

      Maasyaa'Allah

      -------------------------------------
      Mari hijrah bersama ribuan orang lainnya, meninggalkan utang dan riba sambil terus berdoa semoga bank tanpa riba juga kelak akan hadir di Indonesia, agar semua nasabahnya tenang dalam bertransaksi disana.

      Insya ALLAH...
      @Saptuari