Showing posts with label Ide Bisnis. Show all posts
Showing posts with label Ide Bisnis. Show all posts

4 Jenis Passive Income, Yang Bisa Anda Milik Sobat

Ide Bisnis - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Ide Bisnis, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Bisnis Kreatif, Artikel Ide Bisnis, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : 4 Jenis Passive Income, Yang Bisa Anda Milik Sobat
link : 4 Jenis Passive Income, Yang Bisa Anda Milik Sobat

Baca juga


Ide Bisnis

 Apa kabar sobat, sehat selalu ?

Mungkin jika Anda pantau FB saya, saat ini saya lebih banyak membahas permasalahan Passive Income
dibandingkan dengan Bisnis Online Sobat.

Kenapa?

Alasannya karena jika Anda mempunyai uang dari Bisnis Online tentu, Anda ada 2 pilihan yaitu :

1. Ekspansi bisnis anda
2. Investasikan sebagian hasilnya ke Bisnis Passive Income

Betul ?

Lalu Apakah Sebenarnya Yang Dimaksud Dengan Passive Income tersebut?

Passive Income adalah dimana Anda menaruh uang dalam 1 bisnis dan bisnis itu menghasilkan uang
untuk Anda, tanpa harus Anda slalu memantau dan berada di bisnis tersebut.


Hanya ada 4 income yang bisa digolongkan kedalam PASSIVE INCOME!

Diluar ini adalah ACTIVE INCOME, dimana Anda menukarkan Waktu Anda untuk Uang.

1. Bunga.
   Anda tidak salah membaca. passive Income pertama yang sudah pasti Anda ketahui tentunya namanya
  Bunga Bank.

Anda menabung di bank, tiap bulan Anda mendapatkan bunga atas simpanan Anda. Tanpa harus Anda bekerja
untuk Bank tentunya Sobat.

 Dan jika  anda ingin profit bertambah, tentunya di pindahkan ke Deposit sehingga yang di dapatkan lebih tinggi tentunya sekitar 6% pertahun belum lagi dipotong pajak bunga 20%

Jika Anda dalam 1 bulan membutuhkan Biaya hidup untuk keluarga sekitar Rp. 25 juta sebulan.
maka Rp. 25 juta x 12 bulan = 300 juta..

Jadi dengan kata lain anda membutuhkan uang kurang lebih sekitar 6 MILYAR sobat untuk di depositokan.
supaya Anda mempunyai mendapatkan uang untuk biaya hidup tanpa harus bekerja.

2. Dividen
  Dividen adalah sejumlah uang yang anda dapatkan dari persentase keuntungan jika Anda memiliki sejumlah
saham di perusahaan tertentu atau anda memiliki saham di perusahaan Anda sendiri yang join dengan partner
bisnis Anda.


3. Royalti
 kalau Anda bisa menulis buku, menulis lagu, membuat film / video ecourse, paten merk / design. Apapun yang bisa mendatangkan royalti, maka Anda bisa mendapatkan passive income dari hasil karya tulis / ide Anda.

4. Uang Sewa dari properti.
   ini merupakan Bisnis yang sedang saya geluti dan dalami. dan menjadi Favorite saya saat ini.

Pertama, Sobat bisa mendapatkan uang dari hasil menyewakan properti dan Harga sewa yang menentukan
Sobat sendiri bukan si penyewa.


Contoh:
Anda memiliki sebuah rumah kost.
Setiap kamar anda sewakan 1 juta rupiah.
Nah anda ingin menaikan harga sewa, bisa atau tidak?
Sangat bisa!

Anda tambahin kamar mandi dalam, maka anda bisa jual 1,5 juta.
Lalu Anda pasangin AC ,anda bisa jual 2juta.
Lalu anda tambah TV CABLE dan internet, anda bisa jual 2,5 juta.
Lalu anda tambahin water heater, anda bisa jual 3 juta.
Banyak sekali yang anda bisa lakukan, dan semua kontrolnya ditangan anda!

Anda ingin terimanya tiap tahun sekali, anda sewakan per tahun
Anda ingin terima bulanan, anda sewakan per bulan
Anda ingin terima uang tiap hari, anda sewakan harian
Semua kontrol di tangan anda

Kalau interest, bank yang tentukan.
Kalau dividen, RUPS yang tentukan.
Kalau royalti, penerbit atau label yang tentukan
Kalau sewa Properti tentunya, ANDA SENDIRI yang tentukan harganya karena itu milik Anda Pribadi !

Kedua,
Harga nilai property yang disewakan juga PASTI akan SELALU ADA dan MENINGKAT nilainya!

Penghasilan interest ( uang ) nilainya turun tahun demi tahun, apalagi karena saat ini bank tidak membutuhkan uang terlalu banyak uang hasil tax amnesty yang masuk ke perbankan indonesia!

Penghasilan dividen ( Saham ) belum tentu ada 100 atau 20 tahun lagi.

Tentunya anda sudah tahu Nyonya menir perusahaan yang sudah melebihi 20tahun terpaksa Tumbang dan hilang, dan bahkan beberapa perusahaan lama lainnya sedang perlahan tetapi pasti menutup Offline Bisnisnya.

Penghasilan royalti ( karya anda) belum tentu masih laku terjual 5 - 10 tahun lagi, karena mungkin sudah ada yang membuatnya lagi, dan perusahaan tersebut sudah tidak ingin produksi karya anda lagi.

Tapi sekali lagi, penghasilan sewa Properti pasti akan tetap ada disana 100 tahun lagi, dan pasti meningkat nilainya!

Kalau anda menginginkan passive income sebesar 100 juta sebulan, maka yg perlu anda lakukan adalah memiliki
100 kamar dengan sewa 1 juta , atau
68 kamar dengan sewa 1,5 juta , atau
50 kamar dengan sewa 2 juta , atau
40 kamar dengan sewa 2,5 juta , atau
33 kamar dengan sewa 3 juta, atau
25 kamar dengan sewa 4 juta.
Propertinya sendiri akan meningkat nilainya dari tahun ke tahun!

Mari pilih passive income yang anda inginkan, dan berfokus untuk menghasilkan passive income yg cukup untuk menggantikan active income anda!

 Apa kabar sobat, sehat selalu ?

Mungkin jika Anda pantau FB saya, saat ini saya lebih banyak membahas permasalahan Passive Income
dibandingkan dengan Bisnis Online Sobat.

Kenapa?

Alasannya karena jika Anda mempunyai uang dari Bisnis Online tentu, Anda ada 2 pilihan yaitu :

1. Ekspansi bisnis anda
2. Investasikan sebagian hasilnya ke Bisnis Passive Income

Betul ?

Lalu Apakah Sebenarnya Yang Dimaksud Dengan Passive Income tersebut?

Passive Income adalah dimana Anda menaruh uang dalam 1 bisnis dan bisnis itu menghasilkan uang
untuk Anda, tanpa harus Anda slalu memantau dan berada di bisnis tersebut.


Hanya ada 4 income yang bisa digolongkan kedalam PASSIVE INCOME!

Diluar ini adalah ACTIVE INCOME, dimana Anda menukarkan Waktu Anda untuk Uang.

1. Bunga.
   Anda tidak salah membaca. passive Income pertama yang sudah pasti Anda ketahui tentunya namanya
  Bunga Bank.

Anda menabung di bank, tiap bulan Anda mendapatkan bunga atas simpanan Anda. Tanpa harus Anda bekerja
untuk Bank tentunya Sobat.

 Dan jika  anda ingin profit bertambah, tentunya di pindahkan ke Deposit sehingga yang di dapatkan lebih tinggi tentunya sekitar 6% pertahun belum lagi dipotong pajak bunga 20%

Jika Anda dalam 1 bulan membutuhkan Biaya hidup untuk keluarga sekitar Rp. 25 juta sebulan.
maka Rp. 25 juta x 12 bulan = 300 juta..

Jadi dengan kata lain anda membutuhkan uang kurang lebih sekitar 6 MILYAR sobat untuk di depositokan.
supaya Anda mempunyai mendapatkan uang untuk biaya hidup tanpa harus bekerja.

2. Dividen
  Dividen adalah sejumlah uang yang anda dapatkan dari persentase keuntungan jika Anda memiliki sejumlah
saham di perusahaan tertentu atau anda memiliki saham di perusahaan Anda sendiri yang join dengan partner
bisnis Anda.


3. Royalti
 kalau Anda bisa menulis buku, menulis lagu, membuat film / video ecourse, paten merk / design. Apapun yang bisa mendatangkan royalti, maka Anda bisa mendapatkan passive income dari hasil karya tulis / ide Anda.

4. Uang Sewa dari properti.
   ini merupakan Bisnis yang sedang saya geluti dan dalami. dan menjadi Favorite saya saat ini.

Pertama, Sobat bisa mendapatkan uang dari hasil menyewakan properti dan Harga sewa yang menentukan
Sobat sendiri bukan si penyewa.


Contoh:
Anda memiliki sebuah rumah kost.
Setiap kamar anda sewakan 1 juta rupiah.
Nah anda ingin menaikan harga sewa, bisa atau tidak?
Sangat bisa!

Anda tambahin kamar mandi dalam, maka anda bisa jual 1,5 juta.
Lalu Anda pasangin AC ,anda bisa jual 2juta.
Lalu anda tambah TV CABLE dan internet, anda bisa jual 2,5 juta.
Lalu anda tambahin water heater, anda bisa jual 3 juta.
Banyak sekali yang anda bisa lakukan, dan semua kontrolnya ditangan anda!

Anda ingin terimanya tiap tahun sekali, anda sewakan per tahun
Anda ingin terima bulanan, anda sewakan per bulan
Anda ingin terima uang tiap hari, anda sewakan harian
Semua kontrol di tangan anda

Kalau interest, bank yang tentukan.
Kalau dividen, RUPS yang tentukan.
Kalau royalti, penerbit atau label yang tentukan
Kalau sewa Properti tentunya, ANDA SENDIRI yang tentukan harganya karena itu milik Anda Pribadi !

Kedua,
Harga nilai property yang disewakan juga PASTI akan SELALU ADA dan MENINGKAT nilainya!

Penghasilan interest ( uang ) nilainya turun tahun demi tahun, apalagi karena saat ini bank tidak membutuhkan uang terlalu banyak uang hasil tax amnesty yang masuk ke perbankan indonesia!

Penghasilan dividen ( Saham ) belum tentu ada 100 atau 20 tahun lagi.

Tentunya anda sudah tahu Nyonya menir perusahaan yang sudah melebihi 20tahun terpaksa Tumbang dan hilang, dan bahkan beberapa perusahaan lama lainnya sedang perlahan tetapi pasti menutup Offline Bisnisnya.

Penghasilan royalti ( karya anda) belum tentu masih laku terjual 5 - 10 tahun lagi, karena mungkin sudah ada yang membuatnya lagi, dan perusahaan tersebut sudah tidak ingin produksi karya anda lagi.

Tapi sekali lagi, penghasilan sewa Properti pasti akan tetap ada disana 100 tahun lagi, dan pasti meningkat nilainya!

Kalau anda menginginkan passive income sebesar 100 juta sebulan, maka yg perlu anda lakukan adalah memiliki
100 kamar dengan sewa 1 juta , atau
68 kamar dengan sewa 1,5 juta , atau
50 kamar dengan sewa 2 juta , atau
40 kamar dengan sewa 2,5 juta , atau
33 kamar dengan sewa 3 juta, atau
25 kamar dengan sewa 4 juta.
Propertinya sendiri akan meningkat nilainya dari tahun ke tahun!

Mari pilih passive income yang anda inginkan, dan berfokus untuk menghasilkan passive income yg cukup untuk menggantikan active income anda!

Sebuah Kesempatan di Era Digital

Ide Bisnis - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Ide Bisnis, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel BISNIS, Artikel Ide Bisnis, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Sebuah Kesempatan di Era Digital
link : Sebuah Kesempatan di Era Digital

Baca juga


Ide Bisnis

Sebuah Kesempatan di Era Digital
Sebuah era baru mulai datang, bertajuk business digital berbasis online mulai menyerbu dan menaklukkan dunia bisnis. Era bisnis dominasi mulai terkikis dan mulai tergantikan dengan era bisnis kolaborasi.
Lihat gojek, grab, uber yang "hanya" punya aplikasi sedangkan bisnisnya sendiri dijalankan oleh tukang ojek, satpam, office boy, tukang bangunan, petani bahkan oleh seorang guru yang bertransformasi menjadi ojek online. Lihat tokopedia, bukalapak, lazada, olx juga "hanya" punya aplikasi yang bisnis sebenarnya dijalankan oleh toko-toko konvensional, ibu rumah tangga, mahasiswa, karyawan, buruh pabrik dan sebagainya yang bertransformasi menjadi online store.
Walaupun para dominator tentu tidak tinggal diam untuk mempertahankan dominasinya bluebird yang mulai dengan aplikasinya setelah pasarnya mulai tergerus, atau merek-merek barang retail yang mulai mempunyai online store sendiri. Membuat peta bisnis digital punya persaingan tersendiri selain tentunya bersaing dengan bisnis konvensional yang sedang ditaklukkan.
Kolaborasi adalah kata kunci dalam era digital, semua bisa jadi pemilik usaha dan semua bisa jadi konsumen. Persis kayak koperasi, cuma bedanya kalau koperasi semua anggota adalah pemilik. Andaikan saja, jika sebagai contoh seluruh umat Islam di negeri ini memiliki sebuah koperasi yang memiliki market place digital di mana produsen, konsumen dan pemiliknya adalah seluruh umat itu sendiri, mungkin Alibaba juga bisa lewat. Belum lagi kalo melakukan ekspansi ke negara lain, fokus ekspansi ke negara-negara islam dulu misalnya wah bisa-bisa lewat tuh ekonomi Amerika atau Tiongkok.
Kalau sistem iuran anggotanya bisa menggunakan zakat 2,5%, dengan subsidi silang untuk kaum tidak mampu baik untuk iuran anggota maupun uang elektronik yang dapat dibelanjakan kebutuhan sehari-hari di market digital tsb, mungkin masalah kemiskinan secara perlahan akan menghilang dari negeri ini. Karena kaum tidak mampu akan bisa memenuhi kebutuhannya sehari-hari dari zakat dan akan mendapatkan modal untuk berusaha dari pembagian SHU koperasi tersebut.
Andaikan saja, suatu saat nanti ada pemerintah Indonesia yang akan mewujudkan hal ini, saya yakin semua ulama dan umat akan "berjihad" untuk mewujudkannya dengan tentunya sesuai dengan kaidah ekonomi Islam. Mudah-mudahan Indonesia akan menjadi negara yang gemah ripah lohjinawi, sejahtera lahir dan bathin.
Andaikan saja.......

Sebuah Kesempatan di Era Digital
Sebuah era baru mulai datang, bertajuk business digital berbasis online mulai menyerbu dan menaklukkan dunia bisnis. Era bisnis dominasi mulai terkikis dan mulai tergantikan dengan era bisnis kolaborasi.
Lihat gojek, grab, uber yang "hanya" punya aplikasi sedangkan bisnisnya sendiri dijalankan oleh tukang ojek, satpam, office boy, tukang bangunan, petani bahkan oleh seorang guru yang bertransformasi menjadi ojek online. Lihat tokopedia, bukalapak, lazada, olx juga "hanya" punya aplikasi yang bisnis sebenarnya dijalankan oleh toko-toko konvensional, ibu rumah tangga, mahasiswa, karyawan, buruh pabrik dan sebagainya yang bertransformasi menjadi online store.
Walaupun para dominator tentu tidak tinggal diam untuk mempertahankan dominasinya bluebird yang mulai dengan aplikasinya setelah pasarnya mulai tergerus, atau merek-merek barang retail yang mulai mempunyai online store sendiri. Membuat peta bisnis digital punya persaingan tersendiri selain tentunya bersaing dengan bisnis konvensional yang sedang ditaklukkan.
Kolaborasi adalah kata kunci dalam era digital, semua bisa jadi pemilik usaha dan semua bisa jadi konsumen. Persis kayak koperasi, cuma bedanya kalau koperasi semua anggota adalah pemilik. Andaikan saja, jika sebagai contoh seluruh umat Islam di negeri ini memiliki sebuah koperasi yang memiliki market place digital di mana produsen, konsumen dan pemiliknya adalah seluruh umat itu sendiri, mungkin Alibaba juga bisa lewat. Belum lagi kalo melakukan ekspansi ke negara lain, fokus ekspansi ke negara-negara islam dulu misalnya wah bisa-bisa lewat tuh ekonomi Amerika atau Tiongkok.
Kalau sistem iuran anggotanya bisa menggunakan zakat 2,5%, dengan subsidi silang untuk kaum tidak mampu baik untuk iuran anggota maupun uang elektronik yang dapat dibelanjakan kebutuhan sehari-hari di market digital tsb, mungkin masalah kemiskinan secara perlahan akan menghilang dari negeri ini. Karena kaum tidak mampu akan bisa memenuhi kebutuhannya sehari-hari dari zakat dan akan mendapatkan modal untuk berusaha dari pembagian SHU koperasi tersebut.
Andaikan saja, suatu saat nanti ada pemerintah Indonesia yang akan mewujudkan hal ini, saya yakin semua ulama dan umat akan "berjihad" untuk mewujudkannya dengan tentunya sesuai dengan kaidah ekonomi Islam. Mudah-mudahan Indonesia akan menjadi negara yang gemah ripah lohjinawi, sejahtera lahir dan bathin.
Andaikan saja.......

Ke Raja Ampat Mahal???

Ide Bisnis - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Ide Bisnis, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Ide Bisnis, Artikel Marketing, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Ke Raja Ampat Mahal???
link : Ke Raja Ampat Mahal???

Baca juga


Ide Bisnis

Ke Raja Ampat mahal???


Aaah kamu hanya perlu menahan diri utk nggak melulu tergoda beli tiket2 promo ke LN dan mengubah mindset mainstream "kalo ke LN bisa lebih murah mending ke LN drpd ke Raja Ampat"...
Kamu punya bujet dan punya cuti kok, cuma kamu lebih rela menghabiskan bujet liburanmu dan jatah cutimu utk ke luar negeri. Hayo ngakuuu...
Jadi kapan kamu ke Raja Ampat??
Berkali2 aja seperti saya yg udh 13x dan awal Des akan yg ke-14, saya nggak pernah bosen. Selalu ada tempat baru, aktivitas baru, pengalaman baru. Tak pernah sama.... Percaya deh...
Life will never be the same again after seeing Raja Ampat..
.
Catatan tambahan: Hanya 2-3 foto sdkt diedit di Instagram. Selebihnya no edit no filter. Ada satu hari matahari kurang nyorot. Kalo mataharinya gahar, hasil foto pake HP apa pun gak perlu diedit!

Ke Raja Ampat mahal???


Aaah kamu hanya perlu menahan diri utk nggak melulu tergoda beli tiket2 promo ke LN dan mengubah mindset mainstream "kalo ke LN bisa lebih murah mending ke LN drpd ke Raja Ampat"...
Kamu punya bujet dan punya cuti kok, cuma kamu lebih rela menghabiskan bujet liburanmu dan jatah cutimu utk ke luar negeri. Hayo ngakuuu...
Jadi kapan kamu ke Raja Ampat??
Berkali2 aja seperti saya yg udh 13x dan awal Des akan yg ke-14, saya nggak pernah bosen. Selalu ada tempat baru, aktivitas baru, pengalaman baru. Tak pernah sama.... Percaya deh...
Life will never be the same again after seeing Raja Ampat..
.
Catatan tambahan: Hanya 2-3 foto sdkt diedit di Instagram. Selebihnya no edit no filter. Ada satu hari matahari kurang nyorot. Kalo mataharinya gahar, hasil foto pake HP apa pun gak perlu diedit!

Kalau Anda Disuruh Pilih, Mau Pilih Alat Mancing atau Milih Ikan 500 kg

Ide Bisnis - Hallo sahabat BELAJAR DROPSHIP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Ide Bisnis, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Ide Bisnis, Artikel Motivasi Bisnis, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Kalau Anda Disuruh Pilih, Mau Pilih Alat Mancing atau Milih Ikan 500 kg
link : Kalau Anda Disuruh Pilih, Mau Pilih Alat Mancing atau Milih Ikan 500 kg

Baca juga


Ide Bisnis

Akhir2 ini seorg pegawai Kedubes Indonesia di Beijing moodnya kurang baik, lalu dia coba pergi meditasi ke gunung Songshan di Henan. Kuil Shaolin berada di kaki gunung tsb, ada seorang biksu senior bertanya sama dia,

"Kalau anda disuruh pilih, mau pilih alat mancing atau milih ikan 500 kg?"

Dia jawab, "saya pilih ikan 500kg."

Si biksu geleng2 kepala sambil ketawa, katanya, "Anda jauh dari kebijaksanaan, apakah anda tidak tahu bahwa 500 kg ikan bisa habis dimakan sedangkan alat mancing bisa memancing ikan terus menerus selamanya."

Dia menjawab, "Anda yg terlalu naif. 500 kg ikan kl dijual seharga 50 rb/ kilo ... berarti hmpr 25 juta, sedangkan alat mancing harganya hanya sekitar Rp. 500rb, beli 10 set hanya sekitar Rp. 5jt. Saya bisa bayar Rp.5jt untuk menggaji 10 orang untuk memancing ikan bagi saya. Dan bisa ambil Rp. 5jt utk bersedekah. Sisa uang bisa dibuat hal lain2 misalnya mengajak teman2 utk bermain domino, catur atau berburu. Bahkan sambil main domino bisa sambil menjaga orang2 yg memancing ikan. Ikan hasil mancing bisa saya jual lagi. Nah, hobby mancing saya tersalurkan, bisa bersedekah, bisa bersosialisasi, bisa membuka lapangan pekerjaan, dapat untung pula."

Biksu, "Kamu orang mana ?"

Dia jawab, "Orang Padang."

Biksu, "Onde mande... "

Akhir2 ini seorg pegawai Kedubes Indonesia di Beijing moodnya kurang baik, lalu dia coba pergi meditasi ke gunung Songshan di Henan. Kuil Shaolin berada di kaki gunung tsb, ada seorang biksu senior bertanya sama dia,

"Kalau anda disuruh pilih, mau pilih alat mancing atau milih ikan 500 kg?"

Dia jawab, "saya pilih ikan 500kg."

Si biksu geleng2 kepala sambil ketawa, katanya, "Anda jauh dari kebijaksanaan, apakah anda tidak tahu bahwa 500 kg ikan bisa habis dimakan sedangkan alat mancing bisa memancing ikan terus menerus selamanya."

Dia menjawab, "Anda yg terlalu naif. 500 kg ikan kl dijual seharga 50 rb/ kilo ... berarti hmpr 25 juta, sedangkan alat mancing harganya hanya sekitar Rp. 500rb, beli 10 set hanya sekitar Rp. 5jt. Saya bisa bayar Rp.5jt untuk menggaji 10 orang untuk memancing ikan bagi saya. Dan bisa ambil Rp. 5jt utk bersedekah. Sisa uang bisa dibuat hal lain2 misalnya mengajak teman2 utk bermain domino, catur atau berburu. Bahkan sambil main domino bisa sambil menjaga orang2 yg memancing ikan. Ikan hasil mancing bisa saya jual lagi. Nah, hobby mancing saya tersalurkan, bisa bersedekah, bisa bersosialisasi, bisa membuka lapangan pekerjaan, dapat untung pula."

Biksu, "Kamu orang mana ?"

Dia jawab, "Orang Padang."

Biksu, "Onde mande... "